BAGIAN TUJUH: LO HARUS PEKA

273 22 0
                                        

Semoga lo Peka.

-Kaye Arell Dhania

BRIANIA

"Kapan sih Yan sampai nya?"tanya Nia bosan karena sudah hampir satu jam mereka berkendara.

"Bawel lo!"sarkas Brian sambil menatap wajah sebal Nia dari kaca spion.

"Gini lho Yan,gue ini harus beri mie ini ke mama.Entar mama marah lagi!"omel Nia sepanjang jalan.

"Gue udah ijin sama mama lo"

Penuturan Brian membuat mulut Nia menganga."Hah!"ucapnya hampir berteriak.

"Jangan teriak!"tegur Brian namun tak digubris oleh Nia.

"Kenapa?gimana lo ijin sama Mama gue?!"

"Gue punya nomer telpon mama lo"jawab Brian santai yang membuat mulut Nia terbuka lebar (lagi).

"Siapa yang ngasih nomer mama gue?"tanya Nia lagi.

"Nasyifa"jawab Brian.

"NASYIFA ELSA!"

BRIANIA

"Gue mau minta maaf sama Nasyifa soal Sean.Gue bener-bener gaktahu kalau Sean sama Nasyifa pacaran.Gue sumpah Ra,gue berani sumpah!"lirih Rona dihadapan Fara.

"Kita gak nyalahin lo kok Na,iyakan Ra?"tanya Aura disamping Fara.Fara mengangguk meng-iya kan.

"Apapun keputusan Sean itu pilihan Sean.Nasyifa bilang 'gue gak berhak lagi atas dia.'Jadi santai aja Na"ucap Fara menenangkan Rona.

"Cinta memang gak bisa disalahin Na.Yang perlu lo salahin takdir.Takdir yang buat kita jatuh cinta"jelas Aura yang membuat Fara dan Rona menatapnya penuh tanda tanya.

"Takdir gak salah"celetuk Alex dibelakang Aura.Aura melebarkan matanya.

"Ngapain lo?!"ketus Aura menutupi rasa gugupnya.

Alex meresponnya dengan senyuman tipis yang membuat jantung Aura dagdigdug serr.

Sementara Fara menunduk malu dan sesekali mencuri pandang Ikshan yang saat ini juga sedang menatapnya.

"Tumben Nia gak ada sama kalian?"tanya Rona pada semuanya.

"Iya,"

"Nia sama Brian"

"UHUK!"Aura dan Fara tersedak bersamaan saat itu.

"Astaga!"pekik Fara dan Aura berjingkrak-jingkrak."Kenapasi lo pada?"tanya Jody.

"Helo!"panggil Nasyifa saat sudah bergabung dengan teman-temannya di meja restoran.Pandangan Nasyifa terhenti ke Sean yang sedang menatapnya juga.

"Cih,lelaki memang sama.Menyakitkan!"

"Lho kalian ada disini juga?"tanya Nasyifa dengan kehadiran Jody dkk.

"Lagi makan aja nih lapar"balas Ikshan.Nasyifa menganggukan kepalanya paham.

Nasyifa tersenyum tipis saat menatap Rona.Rona pun membalas senyuman Nasyifa.

"Rona ada,Sean pun ada.Dan gak seharusnya gue ada disini"batin Nasyifa.

"Plis deh Syif"bisik Aura yang seolah-olah mengerti apa yang dibatinkan Nasyifa.

Nasyifa tersenyum tipis dan duduk di salah satu kursi.

BRIANIATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang