Nia mendatangi meja kumpulan Brian.Tangannya terkepal kuat seolah memberi semangat pada dirinya sendiri.
Nasihat sahabat-sahabatnya kemarin,memotivasi Nia untuk bertanya pada Brian.Siapa perempuan itu?
Nia sudah berada didepan Brian,namun cowok itu main game tanpa memperhatikan sekitarnya.Ruangan kelas penuh dengan bisik-bisik hubungan mereka.
"Hm"
Nia berdehem agar Brian sadar akan kehadirannya.Namun sepertinya tidak,Brian masih tidak mengubris.
"Bri-"
"Apa?"tanya nya dengan nada datar dan dingin.
"Ke-kemarin...ka-kamu salah paham"ucap Nia sambil menundukkan kepalanya.
Sadar akan menjadi pusat perhatian kelas,Brian menarik tangan Nia dan membawanya keluar kelas untuk menyelesaikan masalah kemarin.
Dan ya,mereka pergi ke rooftoop sekolah.Surga dunia setelah taman belakang.
"Sekarang gak ada yang perlu dijelasin dihubungan kita".
Nia mendengarnya.
"Gue mau hubungan kita sampai sini".
Nia mengangkat kepalanya dan menatap Brian yang sedang menatapnya datar.Mata Nia berkaca-kaca,kenapa mereka putus?apa gara-gara perempuan kemarin.
"Kenapa?"lirih Nia pelan.Air matanya meluruh dan hatinya hancur berkeping-keping.
Brian menghela nafasnya kasar."Lo milik Ilham!dan seharusnya gue gak datang di hubungan kalian berdua!".
Nia menggeleng keras lalu menyeka air matanya.
"Gak!Ilham bukan siapa-siapa gue!dia bohong Brian!bohong!.Gue cinta sama lo!mungkin Ilham sahabat kecil gue,itu benar.Tapi kalau kata Ilham kita pernah ngejalin hubungan,itu salah!sangat-sangat salah!"jelas Nia.
Brian tersenyum kecut lalu ia pergi dari rooftoop tanpa mengucap satu kata pun.Nia hanya bisa berdiri ditemani angin yang menyerpa sebagian rambutnya.
"Lo jahat!"lirihnya sambil menyembunyikan wajahnya di tekukan lutut sambil menangis deras.
Persetan dengan mata pelajaran setelah ini.Yang hanya ia perlukan adalah ketenangan.Tak lebih dari ketenangan.
BRIANIA
"Brian,Brian lo ada liat Nia ga?setelah yang lo sama dia keluar itu,dia gak keliatan lagi.Bolos lagi!"ucap Fara.
"Di rooftoop"jawab Brian seadanya.Fara bergegas mengambil tas Nia lalu pergi dari kelas tanpa memberi tahu Aura dan Nasyifa.
"N-Nia!"panggil Fara dengan nafas memburu.Fara mengatur nafasnya dan berjalan pelan kearah Nia.
Tak ada hubungan nya dengan Ikshan saat ini,yang Fara pentingkan adalah sahabatnya.Nia juga menghiburnya saat dirinya down karena Ikshan.
"Lo kenapa?"
Nia tak menjawab.
"Lo..."
"Brian putusin gue"jawabnya dengan nada serak dan pelan yang mampu membuat Fara diam seribu bahasa.
"P-putus?"tanya Fara meyakinkan.Nia mengangguk lemah.
Nia berdiri dan menatap Fara.Betapa memperhatinkan nya kondisi Nia sekarang,matanya sembab dan hidungnya merah.Rambut yang tadinya rapih sudah tidak tertata lagi.
Fara menggelengkan kepala tidak percaya.Lalu beralih menatap Nia prihatin.
"Cepet kita udah pulang,bersihin wajahlo di Wc dulu".
Nia mengangguk pelan dan mengambil tasnya dari tangan Fara.Dengan langkah gontai,ia mencoba turun tangga.
BRIANIA
"Nasyifa sama Aura pasti udah pulang duluan".
Fara dan Nia sedang berjalan beriringan menuju gerbang sekolah.
"Gerbang kapan tutup?"tanya Nia tak sabaran.
"Belum".
Nia menarik tangan Fara dan duduk disalah bangku yang berada tak jauh dari lapangan.
"Gue mau cerita".
"Kemarin.."
Flashback on..
"Nia ada Brian datang!"
Nia mengerjapkan matanya berkali-kali.Lalu turun kebawah untuk memastikan apa kata Kirana.Benar saja,Brian datang.
Namun ada Ilham juga disitu.Senyum Nia pudar saat melihat Ilham.
"Ngapain lo kesini?"tanya Nia datar pada Ilham.
"Gue mau.."
"PERGI!"sentak Nia yang membuat Brian maupun Kirana terkejut,apalagi Ilham.
"Gue-"
"GUE BILANG PERGI LO DARI SINI!LO BUKAN SAHABAT GUE LAGI!PERGI!"bentak Nia lagi sambil menunjuk pintu keluar,matanya memerah menahan tangis.
"Okay gue pergi"ucap Ilham lalu berbalik badan.
Setelah Ilham tak terlihat,Nia menghembuskan nafas perlahan dan menatap Brian yang masih setia duduk diatas sofa.
Kirana yang paham pun langsung meninggalkan mereka berdua.
"Apa?".
"Gue cuma mau bilang,kalau gue gak bisa jemput lo kayak biasa"jawab Brian the point.
Nia menghembuskan nafasnya pelan seraya berkata."Oke"lirihnya.
Brian pun langsung pergi tanpa bicara sepatah katapun.
Flashback off..
"Lo udah tanya,siapa perempuan itu?"tanya Fara.Nia menggeleng.
"Gue dan dia udah gak ada hubungan apa-apa lagi.Gue gak berhak atas dia,dan dia gak berhak atas gue".
~~•~~
Akhirnya putus yahuuu...
Bentar lagi gaes bentar lagiiii
VOMENT NYA DITUNGGU!
KAMU SEDANG MEMBACA
BRIANIA
Genç KurguSaat Brian mulai membalas perasaan Nia, ada rahasia yang terungkap diantara dia dan gadis itu. Terbongkarnya rahasia tersebut membuat Nia sakit hati, lalu memilih untuk memutuskan hubungan mereka.
