BAGIAN DELAPAN: NIA CANTIK

278 19 0
                                        

Gue bukan siapa-siapa lo.Jadi berhenti perlakukan gue sebagai ratu lo.Gue takut baper dan jatuh kelubang yang salah.

-Kaye Arell Dhania.

SELAMAT MEMBACA!SEMOGA PART INI BIKIN KAMU DAPAT FEEL😂.SALAM SAYANG DARI GWA BUAT SI DOI YANG TAK KUNJUNG PEKA😌.

"Bacot lo Thor!"Brian.

"Diem lo tai kucing!"Nia.

BRIANIA


"Makasih ya buat jalan-jalannya".

Brian mengernyit bingung,bagaimana gadis didepannya ini punya dua kepribadian?.Tadi marah sok jual mahal.Sekarang?

"Gue kira lo ngambek"ucap Brian yang membuat dahi Nia bergelombang.

"Buat apa gue marah ya?"tanya Nia sambil menunjuk dirinya dengan jari telunjuk.Brian mengangkat bahunya lalu merapikan rambutnya.

"Mana gue tahu,ya gue takut lah kalok lo marah"

"Lho,kok elo yang repot?!"ketus Nia.Padahal didalam hatinya sangat senang diperhatikan oleh Brian.

"Gue cuman tanya!"ucap Brian dengan suara dingin dan memakai helm nya lagi.Tanpa bicara sepatah kata,Brian meninggalkan Nia yang masih berdiri mematung.

"Orang cantik di tinggalin?lagi?"batin Nia sambil menunjuk dirinya sendiri.

"DASAR BATU!"

"GUE GAK SUKA SAMA LO!"

"GUE BENCIII SAMA LO!"

"DASAR!TEMENNYA KULKAS AJA SANA!"

"ARGHHHH!!!"

Cecar Nia Frustasi sambil menghentak-hentakkan kakinya.Namun sedetik kemudian ia tersenyum."Gue ini kenapa sih!bisa gila deh gue gara-gara Brian!"gerutu Nia berbicara dengan dirinya sendiri.

Nia menggelengkan kepalanya tak percaya.Lalu kakinya melangkah menuju kedalam rumah dengan senyum yang tak terlupakan.

BRIANIA

Brian menghempas tubuhnya diatas kasur empuk yang menyita sebagian rungan kamarnya.Brian tersenyum sendiri dengan sikap menggemaskan Nia.

"Tunggu-tunggu,kok gue mikirin si curut sih?"batin Brian sambil menggeleng tak jelas.

"Lo gak jelas Nia!lo gak jelas!"gumam Brian sambil tersenyum merekah.Namun sedetik kemudian Brian berteriak.

"LO GAK JELAS!"

LINE!

Satu pesan masuk ke handphone Brian melalui aplikasi Line.Brian segera membukanya dan menangkap bayangan chat dari Nia.

Nia:Gue marah!

Brian mengernyit bingung.

Brian:Oh

Nia:Dasar es batu!temenan ama kulkas aja sana!

Brian:Sorry gue punya temen yg g pantas buat ditinggalin.

Nia:Lebay kelas kakap!.

Brian:Bodo lah!

Sementara di ruang yang berbeda.Nia memasang wajah cemberutnya dengan mata yang tetap mengawasi chat room nya dengan Brian.

Namun wajah cemberutnya hilang dan digantikan dengan pipi yang merona malu akibat balasan dari chat Brian.

Brian:Jangan marah Nia,cantik.

Senyum Nia benar-benar lolos saat itu juga.Dirinya berjingkrak-jingkrak senang saat itu juga.

Brian:Cantik kayak pantat panci.

Nia memasang wajah marahnya saat balasan Brian yang ia harapkan tak sebanding dengan pemikiran.

Nia:BRIAN ANAKNYA SI ***** DAN SI *****!

BRIANIA

"Assalamualaikum Nia berangkat sekolah ya Mam."ucap Nia lalu menyalimi tangan sang Mama atau yang biasa dipanggilnya dengan sebutan 'Mam' itu jika mood nya baik.

"Walaikumsallam,belajar yang rajin ya Nia"nasehat Mama Nia.Nia mengangguk paham dan melangkahkan kakinya memasuki sekolah sebagai tempat menuntut ilmu.

"NASYIFA!"teriak Nia sambil memanggil Nasyifa yang berjalan dengan alur yang berlawanan."Udah datang?"tanya Nasyifa.

"Bareng aja?"tawar Nasyifa.Nia menganggukkan kepalanya."Kenapa lo ga nunggu di kelas aja?"tanya Nia.

"Gak enak gue jadi obat nyamuk."sahut Nasyifa dengan senyum pedih.Nia sudah tahu apa arti perkataan Nasyifa.

"Sabar ya,".

Nasyifa mengangguk dan berjalan beriringan bersama Nia."Cie yang kemarin kencan sama doi"sindir Nasyifa menggoda Nia.

"A-apaan sih gak ada kencan-kencan an!"elak Nia namun senyumnya tak dapat ditahan lagi.

"Uhuy!"

Namun Nia menempelkan jari telunjuk di bibir sebagai tanda 'diam'.Dirinya melihat Brian datang dengan Zaskia.

Nasyifa menganga.Sementara Brian sudah menghentikan langkah nya saat ditatap Nia.Nia tersenyum miris sebagai sapaan pagi.

Nia melanjutkan langkahnya dengan nafas yang memburu.Dada nya luar biasa sesak.

"Jangan salah paham"suara Brian menghentikan langkah Nia.

Nia membalikkan badannya,Brian pun melangkah untuk lebih dekat dengan Nia.

Brian sedikit membungkuk dan membisikkan sesuatu ditelinga Nia.

"Yang Menarik kalah sama yang terbaik."

~~•~~

BRIANIATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang