BAGIAN TIGA PULUH LIMA:AWAL BERTEMU 2

172 16 0
                                        

BANYAK DRAMA KAO!

###

''Baiklah kita akan menilai dan mencicipi masakan kalian.Saya harap rasanya tidak mengecewakan.''ujar kakak pembina

Author PoV.

Nia menutup matanya,mulutnya berkomat-kamit,memohon agar masakannya bersama Brian memiliki rasa yang enak.Sementara Brian menatap datar beberapa Osis yang berdiri didepannya yang sedang mencicipi makanan.Wajah ketua dan wakil Osis itu bermimik berbeda.

Ketua dan Wakil tersebut memberikan senyum untuk Brian dan Nia yang membuat Nia lega.Dia menghirup udara dalam-dalam.

"Lo?"ucap Brian yang membuat Nia menoleh.Dahinya berkerut,apanya?apa yang dimaksud Brian dengan kata 'Lo?'.

"Apa?"tanya Nia bingung,Brian terbahak melihat ekspresi Nia.Nia menganga,Brian?tertawa?hey ini bukan mimpi kan.

Seakan sadar,Brian menormalkan raut wajahnya.

"Kenapa?"tanya Brian.Nia menggeleng,setelah itu Brian mengalihkan pandangannya.Wajah Brian memerah seperti remaja labil yang baru jatuh cinta.

Nia yang melihat rona di pipi Brian dari samping membuat Nia mengernyit."Lo sakit ya?"tanya Nia hati-hati.

Brian menoleh."Sakit?gak"jawabnya.

"Tapi kok muka lo merah gitu?"tanya Nia sambil memegang pipi Brian.

Brian terdiam,begitupun Nia.

Keduanya dilanda rasa canggung,Nia dan Brian saling bertatapan.Tangan Nia belum lepas dari pipi Brian.

Sadar akan situasi,Brian melirik tangan Nia yang berada di pipinya.Nia salah tingkah lalu menarik tangannya dan menyembunyikan di balik punggungnya.

"Eum..maaf gue lancang pegang.....pipi lo."

Brian diam yang membuat Nia gelisah.Aish tangannya kurang ajar sekali!

"Iya."

Hanya itu respon yang didapat Nia.Hingga suara yang berasal dari ketua OSIS menyadarkan Nia dan Brian.

"MOS berakhir,terima kasih atas kehadiran kalian.Saya harap,MOS besok akan berjalan lancar,jangan lupakan ya.Kita masih menjalani masa challenge best couple.Bye sampai jumpa,sebelum itu kita berdoa menurut agama masing-masing."

Setelah berdoa,MOS atau Masa Orientasi Siswa itu berakhir.Brian pulang kerumah begitupun dengan Nia.

Keesokan harinya,Masa Orientasi Siswa berlanjut.Challenge yang direncanakan akan segera di lakukan.

Nia sudah berdiri gelisah menunggu kedatangan Brian.Hingga sepuluh menit,tak ada tanda-tanda kedatangan Brian.

Nia:Lo Dimana?

Belum sempat Nia menarikan jemarinya diatas keyboard,suara bariton mengagetkan Ni dari belakang.

"Maaf,"

***

Brian mengendarai motornya diatas kecepatan.Dirinya sebentar lagi terlambat dalam acara MOS.Sudah diduga bahwa Nia menunggunya.

Saat di koridor menuju aula,Brian berlari.Tak sengaja bahunya menabrak seorang bahu cewek yng menyebabkan cewek itu meringis.

"Aduh.."pekiknya.

"Eh Sorry gue...."

BRIANIATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang