Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

BAGIAN DUA PULUH TIGA: SEAN SENSIAN

191 16 0
                                        

"Tuh Alex lama banget sih datang kesini?"gerutu Jody kesal sambil menekuk wajahnya.

Sean berbaring di sofa dan menatap kosong ke atas."Gue kok rindu moment-moment dimana ada Ikshan ya?".

Jody mengangguk membenarkan,"Dia kenapa ya?semenjak ada cewek itu dia menghindar".

"Kalau gue denger-denger dari Nasyifa ya,cewek itu sepupu nya Nia dan tunangannya Ikshan"jelas Sean menghadap ke arah Jody dan menatapnya serius.

"What the!"

"Iya.."

"Kasihan banget sih si tante Fara"keluh Jody yang membuat Sean melotot.

"Dia masih muda kali,bukan tante-tante!"

"Hehe,btw kok elo tau dari Nasyifa sih?emangnya lo udah baikan sama mantan lo itu?"

Skakmat.

"E-enggak"

"Wah ada yang lo rasian yah?"tanya Jody curiga dan dihadiahi gelengan keras dari Sean.

"Gue waj-"

"Sorry gue baru datang,soalnya ban motor gue..hehe"cengir Alex yang baru saja bergabung.

"Lama banget sih!"

"Maaf lah,sensi amat lo Jod,kek cewek PMS"ucap Alex terkekeh melihat wajah Jody yang ditekuk masam-masam.

"Oh iya,Si curut Brian mana?"tanya Alex,matanya menyapu bersih seluruh ruangan.Artinya dia mencari Brian.

"Jalan sama Nia"jawab Sean.

Alex terkekeh."Apa-Apa berdua.Sekalian mandi aja berdua".

Pletak!

Sean menyentil dahi Alex keras yang membuat Alex meringis."Kejam banget lo Se".

"Omongan lo!dijaga ya!"sinis Sean yang membuat Alex menyengir kuda.

"Sensian amat,kayak Jody aja"ketus Alex.

BRIANIA

Langit memancarkan sinar Matahari,dan artinya itu pagi.

Nia mengerjap matanya berkali-kali karena cahaya yang memasuki penglihatan nya yang masih remang-remang.

Nia membalikkan badannya dan menangkap boneka beruang.Nia tersenyum lebar karena boneka itu dari orang yang sangat dicintainya,siapa lagi kalau bukan Brian?.

Di dada boneka itu,terdapat surat dan Brian yang menulisnya.

"kalau lo rindu sama gue,peluk boneka ini.Kalau lo marah sama gue,pukul boneka ini".

Nia duduk tegak dan menggeliat membuka kedua tangannya sambil menguap.Lalu Nia bergegas ke kamar mandi.

Setelah mandi dan memakai seragam lengkap.Dia turun kebawah untuk sarapan pagi.

Disana hanya terdapat Kirana,dimana mama dan papanya,om Reza dan Tante Mira kemana?.

"Pagi kak"sapa Nia lebih dahulu.

"Too"jawab Kirana.

"Gimana sekolahnya?dapat temen baru dikelas kakak?"tanya Nia berbasa-basi sambil mengambil centong nasi.

"Lumayan"sahut Kirana sambil tersenyum dan Nia tertular senyum juga.

Kirana hendak bertanya tentang Fara,namun lidahnya kelu untuk berkata.

BRIANIACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang