XV.
A 'Nah'
Setelah kuliah umum dikampusnya selesai dengan cepat dirinya keluar dari auditorium mengejar sosok yang tadi menjadi pemateri kuliah umumnya. Dapat dilihat olehnya bahwa sosok yang dicarinya itu mendapat pengawalan yang cukup ketat. Cukup susah baginya untuk sekedar bersalaman ataupun tegur sapa. "HYUNGNIM!" Dirinya pun memutuskan untuk berteriak, berharap yang dipanggilnya membalikkan badan lalu melihatnya.
Terkesan tidak sopan memang. Tapi Daniel sudah kehabisan akal. Dan dewi fortuna mungkin sedang berpihak kepadanya. Pria yang dikejarnya itu membalikkan badan lalu melihatnya yang berdiri kurang lebih lima meter jaraknya. Daniel pun memberanikan diri untuk mendekat. "Aku ingin bertanya sesuatu padamu." Lagi, tidak ada sopan santun. Dirinya sudah terlanjur dan dia tidak peduli.
Pria itu melihatnya dengan tatapan tidak suka. "Maaf tapi aku begitu penasaran. Apakah kau mengenal Kang Seulgi?"
Deg.
"Siapa kau?" Tanya pria itu ketus. "Ekhem!" Lanjutnya berdeham, dan herannya membuat Daniel puas dengan pertanyaannya yang tidak terjawab itu. "Perkenalkan, aku adalah pacarnya Seulgi." Ekspresi kaget dari pria itu mendengar suara Daniel terlihat amat sangat kentara tetapi dia tetap mencoba untuk terlihat biasa saja. "Namaku Kang Daniel."
"Tunggu!" Daniel menahan tawanya kali ini. Dia menunggu pria itu melanjutkan bicaranya. "Sepertinya aku pernah mendengar namamu itu." Setelah mengatakannya seorang disampingnya membisikkan sesuatu yang membuat Daniel penasaran. "Kau... Adiknya Seulgi bukan?' Kali ini Daniel mengembangkan senyumnya lalu membungkukan badan.
Kaget? Tentu saja Daniel kaget. Sang kakak memiliki hubungan dengan salah satu orang tersukses di Korea yang memimpin perusahaan startup membuatnya amat sangat bangga. Sosok Kim Taehyung didepannya kali ini adalah salah satu panutannya.
"Senang bertemu denganmu, Taehyung hyung!"
***
Seokjin memberikan sebuah majalah binsis kepada Seulgi dengan sampul majalah menampilkan sosok Kim Taehyung. "Dia pacarmu bukan?" Seulgi memutar bola matanya mendengar pertanyaan itu. "Kenapa, oppa?" Tidak menjawab, gadis itu pun malah balik bertanya. "Aku hanya penasaran seperti apa hubunganmu dengannya, Seulgi-ah."
"Entahlah." Jawab Seulgi singkat.
"Maksudmu?"
"Kita berkenalan lewat aplikasi Twitterpated. Dan sampai sekarang aku masih belum mengerti hubungan apa yang aku jalani ini. Walaupun aku sering bersama dengannya dan dia mulai memperkenalkanku kepada ibunya, tetap aku masih merasa hubungan ini masih abu-abu." Jelas Seulgi. "Dia belum pernah menyatakan cinta padamu?" Pertanyaan itu dibalas dengan sebuah anggukan oleh Seulgi. "Setelah tahu siapa dirinya.. Aku merasa diriku ini jauh dari kata layak untuk bersamanya."
"Kalau begitu jauhi dia mulai sekarang."
"Oppa! Apa hakmu menyuruhnya seperti itu huh?" Suara Jisoo yang tidak tahu sudah sejak kapan berada disana mengagetkan keduanya yang sedang duduk berhadapan. Jisoo berjalan mendekat lalu duduk disamping Seulgi. "Unnie, mungkin Taehyung oppa masih belum siap untuk mengungkapkan. Ini masalah meyakinkan diri dan proses. Aku yakin Taehyung akan memastikan hubungan kalian." Jelas Jisoo kepada Seulgi yang tersenyum simpul setelah mendengarkan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Twitterpated
Fanfic[completed] Cerita tentang hubungan yang saling mengikat, hampir tanpa ada kata 'cinta' didalamnya. Kata bukan berarti rasa, tetapi makna dari sebuah kata yang memunculkan 'perasaan'. Berawal dari sebuah aplikasi chatting, nasib mereka menjadi beru...
