17.

649 117 35
                                        





XVII.
Flicker



Setelah Jisoo keluar dari ruang ganti dia melihat Seulgi dan Taehyung mulai berargumen mengenai dirinya. "Dia tidak cocok dengan baju itu. Dress itu terlalu pendek untuknya." Itu komentar dari Taehyung. "Justru sengaja mengambil yang agak pendek biar tubuh dia kelihatan tinggi, Taehyung." Balas Seulgi sambil menunjuk Jisoo yang berada didepannya. "Tapi itu kelihatan tidak sopan, Seulgi."

"Jika dia memakai yang dibawah lutut nanti kelihatan tua, Taehyung. Umurnya tidak sama denganku." Seulgi tidak mau kalah.

"Jadi kamu merasa tua sekarang?" Goda Taehyung.

"M-maksudku- Aish!" Taehyung tertawa karena Seulgi kehabisan kata-kata untuk membela dirinya.
"Kalau begitu cari atasannya dengan tangan panjang." Kata Taehyung setelah tawanya mulai reda.

"Astaga Kim Taehyung, dia bersusah payah melakukan diet lalu ujungnya hanya menutupi perjuangannya?"

"Tapi ini terlalu terbuka, Seulgi-ah."

Jisoo mendengar keduanya berargumen dengan baju yang akan dibelinya. Perasaannya kesal bercampur senang. Kesal karena keduanya asik berargumen tanpanya, dan senang karena ini kali pertama melihat Seulgi yang begitu cerewet dengan pria selain Daniel dan juga kakaknya Seokjin.

"Tapi dia kelihatan gendut kalau memakai dress pilihanmu-"

"Cukup!" Seru Jisoo cepat membuat keduanya bungkam seketika. "Aku ingin beli dress yang ini saja." Taehyung tersenyum puas setelah dress pilihannya dipilih oleh Jisoo. Taehyung melihat Seulgi yang kecewa dengan ekspresi sedihnya. "Nona tolong bawa di kasir dua dress yang dipakainya." Perintah Taehyung pada pelayan toko yang membuat Jisoo heran. "Aku diberi uang hanya untuk satu dress, oppa."


"Aku yang akan membayar keduanya." Senyum Jisoo mengembang lebar. Dia tidak menyangka akan jadi seperti ini.




Mereka pun melanjutkan perjalanan. Jisoo dibuat seperti anak Taehyung dan Seulgi. Bagaimana tidak, ketika mereka melewati tempat jajanan Seulgi tidak bosan mengatakan, "Ah, ini jajanan kesukaan Jisoo. Soo-ya kau mau makan ini?" Juga Taehyung yang tidak mau kalah jika melewati butik tidak bosan mengatakan, "Jisoo baju yang ada pada mannequin itu terlihat cocok untukmu. Tidak ada niat untuk mencobanya?". Dan berakhir dengan belanjaannya dipegang oleh Seulgi juga Taehyung.


Jisoo sibuk memegang jajanan yang dibelikan oleh keduanya. Dan sementara keduanya sedang bersenda gurau didepannya, ia pun memotret keduanya yang terlihat persis seperti pasangan yang sedang kencan.


Setelah meng-upload foto pada SNS-nya tiba-tiba ponselnya berdering. Jisoo mengerutkan alisnya melihat pada layar ponsel yang menunjukkan nomor yang tidak dikenalinya. Tanpa berpikir panjang ia pun menekan bulat berwarna hijau itu.


"Yeoboseyo?" Ada sedikit jeda sebelum dibalas oleh suara dari seberang. Lagi, Jisoo mengerutkan dahi mendengar suara sang penelpon.




"Yoongi?!"



***


"Oppa aku duluan." Kata Seulgi lalu melakukan high five bersama Seokjin. "Tentang yang dikatakan Jisoo waktu itu.." Seokjin terlihat berpikir sejenak. "Tak usah dipikirkan oke?"

"Fokus pada apa yang ada sekarang." Seokjin tersenyum membuat Seulgi juga mengikutinya. Belum sempat mengatakan sesuatu ponselnya lebih dulu berbunyi, membuat mata Seulgi teralihkan pada benda pipih yang sedari tadi dipegangnya.





TwitterpatedTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang