4.3

5K 1.2K 136
                                        

















"kak linoo!"

"eh chae, kebetulan ini kamar kakak kok berantakan? kamu ya yang berantakin?"

"ih, sebelum aku masuk juga udah berantakan kok!"

lino sekedar tertawa, memungut kembali album foto yang berada di lantai, "kenapa nih kok teriak-teriak cari kakak?"

"duh, lupa..." chaewon memelankan suaranya, "mama gak ada di rumah 'kan? takutnya kalo mama tau aku deket-deket kak lino, mama bakal marah besar...."

"mama di rumah, tapi gak kedengeran kok kayaknya. sibuk di belakang soalnya."

chaewon menghela napas lega. bayangan ibu yang marah juga menghajarnya sebab berani mendekati lino langsung menghilang. syukurlah jika ibu tidak mendengarnya.

"kenapa kok nyari aku?" ulang lino.

"hp chaewon macet, kak lino bisa benerin?"

"oh, coba sini lihat." begitu chaewon menyerahkan benda pipih itu, lino spontan bertanya, "dibuat apa aja sampe ceket gini?"

"baca artikel doangg, soalnya tadi gak sengaja baca potongan koran di kamar kak lino."













ingin rasanya felix menyumpal mulut chaewon.

dia memang sedang bodoh atau bagaimana? apa dia tidak bisa menangkap jika lee minho di koran itu adalah sosok di depannya sekarang?




























"potongan koran?"

"iya, di map itu~"

astaga,

jika saja felix nyata, dia pasti langsung memukul lino hingga pingsan dan membawa chaewon pergi. bagaimana bisa chaewon sepolos itu untuk menyadari apa yang sebenarnya terjadi?















"sudah belom kak? aku mau lanjut baca soalnya."

lino melirik ke arah layar hp di genggamannya, membaca beberapa baris kalimat di sana, "bentar kok, bentar lagi~"














































mama

ma |
chaewon sudah tau semuanya |
sekarang dia ada di kamarku |

| mama ke kamar kamu

[iv] nightmare side ✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang