"felix, jangan lari-larian dulu!"
"woi lu conge apa?! itu bokap lu teriak-teriak jangan lari lu malah makin lari ih goblok!"
"felix!"
hari ini, hari kepulangan felix dari rumah sakit setelah 6 bulan koma dan kurang lebih 3 minggu dirawat untuk memulihkan keadaannya semenjak koma.
selama itu, felix tidak memberi tahu semua yang diketahuinya kepada siapapun. termasuk papa.
pemuda itu lebih memilih mengunci mulutnya. felix lebih memilih untuk membuktikan semuanya sendiri.
"heh, budeg! tunggu dulu!"
felix mengabaikan teriakan hyunjin juga papanya.
omong-omong soal hyunjin, pemuda itu memang langsung gembar-gembor menjenguknya terus-terusan dari hari diberi tahu jika felix sudah sadar.
padahal felix sudah bilang hyunjin tidak bersalah dan dia tidak perlu seperti itu. tapi tetap saja, hyunjin keras kepala.
kembali ke pemuda lee yang terus tergesa, ia segera membuka pintu dan berhambur masuk ke dalam. sekali lagi mengabaikan seruan papa dan hyunjin, felix langsung berlari masuk lebih jauh menuju tempat yang ia tuju.
begitu sampai, felix lantas menarik sebuah pegangan kecil di internit yang otomatis membukakan akses tangga menuju loteng.
felix menelan ludah sudah payah.
dia tidak tahu benar atau tidak, namun felix merasa semua mimpi buruknya selama koma adalah sebuah petunjuk.
bukan sebuah lagi, seluruh lebih tepatnya.
"gila..." felix merinding, perlahan menaiki tangga dan membuat ingatannya tentang naik ke loteng bersama chaewon kembali terlintas, "semoga bener, semoga bener."
"lix, lo mau ngapain?" hyunjin mendadak menginterupsi.
"udah, lo ikutan aja sini. papa jugaa, sinii."
papa yang sedikit kewalahan membawa barang lantas mendekat, "ngapain naik ke loteng?"
felix terlihat cemas sesaat, "chaewon....mungkin selama ini ada di sini..."
mata papa membulat, "maksud kamu, chaewon?"
"pa, selama aku koma aku mimpi banyak hal. meskipun aku gatau bener apa engga, aku tetep mau buktiin." felix tersenyum tipis, "kalo mau, papa boleh ikut buktiin kok."
tanpa sepatah kata lagi, ketiganya kemudian menaiki loteng. langsung disapa banyaknya debu juga pemandangan tumpukan barang yang sudah lama tak dipakai.
"lo yakin chaewon di sini?"
felix tidak menghiraukan ucapan hyunjin. pemuda itu justru mulai berjalan mengitari loteng yang tidak seberapa luas itu dengan langkah ragu. dalam diam meniti setiap sisi loteng, mungkin ada yang mencurigakan di sana.
"oh,"
dan dugaan felix benar.
ada tumpukan kardus yang tampak menghalangi sesuatu di belakangnya.
tidak ingin membuang waktu, felix langsung mendekati kardus-kardus itu dan dia turunkan walau tangannya sedikit bergetar.
sesaat setelah semua selesai, giliran badan felix yang bergetar. salah satu tangannya refleks menutup mulut guna menahan emosinya yang dengan mudah meluap.
hatinya mencelos seiring dengan degupan yang semakin memekakkan telinga.
pandangan felix mengabur, air mata memenuhi penghujungnya.
"chaewon!"
chaewon akhirnya ditemukan.
ended.
epilogue soon!
KAMU SEDANG MEMBACA
[iv] nightmare side ✓
Fanfictionfelix dan mimpi anehnya. ft. felix, chaewon. est. 2019 ⚠️ violence, harsh words, lowercase, unrevised
![[iv] nightmare side ✓](https://img.wattpad.com/cover/187330093-64-k805305.jpg)