[ aku tau kalian pasti ngerti cara ngerhargain penulis ]
ㅡ
"pagi jagoan!"
esoknya, felix terbangun dengan sapaan sayup-sayup suara sendok yang beradu nyaring dengan piring. keluarganya sedang sarapan, hanya dia yang tertinggal karena bangun cukup siang.
"stop it, aku bukan anak kecil." tatar si pemuda pada papa yang terkekeh mendengar jawabannya, "jangan panggil jagoan gitu, geli."
"ey, anak papa galak banget sih."
"papa! stop. it." ulangnya lagi, kali ini penuh penekanan.
"okey okey, bercanda. sini duduk," pria itu menarikkan kursi, "kamu sih dibangunin mulai tadi gak bangun. cuma ham hem ham hem terus kebo lagi."
felix tidak menjawab.
memilih duduk dan mulai melahap sarapan miliknya. meski begitu, diam-diam felix melirik ke arah ibu dan lino yang makan dengan begitu tenang.
"ini piring siapa?" tanya felix, menunjuk piring bekas pakai di sebelahnya.
mendengar ujaran felix, ibu mendengus kesal. jelas nampak kekesalan di sana yang muncul dengan alasan yang tidak felix ketahui. sedangkan di sisi lain, lino menatap piring yang dia tunjuk.
"itu 'kan piriㅡ"
ucapan lino terpotong oleh papa yang mendadak gaduh, "waduh! udah jam 8, ayo lix ikut papa." ujarnya, menarik tangan felix.
"ke mana?"
"jemput temen-temen kamu di villa! lino mau ikut?"
lino menggeleng, "gausah pa."
"okede berarti felix aja."
"males ah paaa, capek."
papa menggeleng, menguatkan tarikannya, "tidak ada penolakan, let's go."
"no, capek dibilangin."
"gak ada penolakan dibilangin."
"ya tapi paㅡpAPA! IYA IYA AKU IKUT TAPI GAUSAH DIGENDONG PUNGGUNG SEGALA HSHSHSH,"
"LAGIAN DIBILANGIN GAK ADA PENOLAKAN SEGALA NOLAK!"
"IYA IYAAAA, LEMME DOWN NOW PAPAAAA!"
memang, buah jatuh tidak jauh dari pohonnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
[iv] nightmare side ✓
Fanficfelix dan mimpi anehnya. ft. felix, chaewon. est. 2019 ⚠️ violence, harsh words, lowercase, unrevised
![[iv] nightmare side ✓](https://img.wattpad.com/cover/187330093-64-k805305.jpg)