"gimana pa?"
felix spontan merespon begitu terdengar suara pintu terbuka. sedari tadi, dia hanya menunggu sendirian dalam cemas. felix sengaja menyuruh hyunjin pulang supaya pemuda itu tidak kerepotan.
"dehidrasi sama malnutrisi, untungnya ga terlalu parah." papa mendudukkan diri di samping si pemuda, "kamu kok gak masuk sendiri? gak kangen chaewon?"
"kangen, tapi." felix menjeda, "belum siap lihat mukanya aja hehe."
"ey, kenapa? kamu aja nangis tadi."
"yee, papa juga nangis aja looo."
keduanya tertawa lepas. sama-sama merasa telah ditarik dari beban yang berat sehingga mereka kini jauh lebih tenang.
mereka terlampau senang chaewon telah ditemukan.
"but, how?"
"apanya?"
papa menaruh telunjuk di dada kiri felix, "kamu, kok bisa tau chaewon ada di sana?"
"gimana ya jelasinnya." felix mengayunkan kaki, "kalo aku bilang semua aku lihat lewat mimpi, papa percaya gak?"
"sebenernya engga, tapi kalo felix mau jelasin papa bakal dengerin kok."
felix tertawa kecil kemudian menarik napas panjang, "aku sudah bilang ke papa 'kan kalo aku mimpi banyak hal selama koma?"
papa mengangguk, siap menyimak cerita sang anak.
"di dalam mimpi itu, aku mimpiin chaewon. aneh banget pokoknya, muter-muter. bahkan dalam mimpi itu chaewon sempet ketemu dan sempet gak dikenal semua orang juga termasuk papa, mama, sama kak lino."
"beneran?" papa berkomentar, "serem."
"iya, terus aku juga mimpiin soal kecelakaan yang sama kak lino itu. kecelakaan yang sempet aku lupain...."
felix mengendik, "makanya aku mesti dejavu kalo lewat persimpangan itu, ternyata aku pernah kecelakaan di sana."
"papa sudah duga kamu bakalan lupa." ujarnya, "badan kamu kehimpit waktu itu dan kepalamu juga kebentur cukup keras jadi wajar kamu lupa."
pemuda lee mengangguk, "terus aku jadi sadar, kecelakaan sehabis nganterin hyunjin ituㅡgara-gara dejavu juga."
"maksudnya?"
"waktu nyetir itu gatau kenapa aku gabisa ngontrol diri sendiri. apa ya bilangnya? kerasukan? eh, gak juga sih. pokoknya aku kayak liat ada anak cewek lari ke tengah jalan padahal gak ada siapa-siapa waktu itu."
"kok malah horor?"
"enggak, bukan paaaa. itu tuh kaya bayangan aku sendiri aja."
papa mengangguk berulang kali, "kamu bilang anak cewek? berarti ceweknya bayangan? siapa itu?"
"chaewon, bayangan dia yang lari ke tengah jalan waktu itu."
"chaewon??"
"oh, papa gatau ya? waktu itu, aku sama kak lino dipaksa naik mobilnya gatau ke mana. terus chaewon nyusul dan lari ke tengah jalan. yang aku inget kak lino nabrakkan mobil ke chaewon tapi ternyata kak lino malah banting stir."
"jadi itu yang bikin lino gak kenapa-napa waktu kecelakaan?"
"exactly. kalo papa mau tau, sebenernya kak lino sengaja ngelakuin itu."
"he is on purpose??"
"chaewon, mama, kak lino ada masalah. kak lino sengaja ngelakuin itu, biar aku lupa, terus chaewon dia hilangin." jelas felix.
KAMU SEDANG MEMBACA
[iv] nightmare side ✓
Fanfictionfelix dan mimpi anehnya. ft. felix, chaewon. est. 2019 ⚠️ violence, harsh words, lowercase, unrevised
![[iv] nightmare side ✓](https://img.wattpad.com/cover/187330093-64-k805305.jpg)