"felix!"
untuk kesekian kali, mata felix terbuka. perlahan, membiarkan cahaya menerangi indra dan mendapati nuansa putih sedang menyapanya.
setelah netra itu terbuka sempurna, tangan felix diangkat mendekati kepalanya, bermaksud memegang sebab linu yang terasa.
namun, niat felix terhenti kala mengetahui sebuah infus menancap di punggung tangannya.
"nak, kamu sudah sadar?"
felix melirik ke sumber suara. terlihat papa yang terus mengusap puncak kepala felix begitu ia mendapatkan kembali kesadarannya. juga terlihat ibu dan lino sedang berdiri dengan raut khawatir.
tunggu sebentar, lino?
kenapa dia berdiri di sana? bukankah lino harusnya tengah berbaring sama seperti felix sebab kecelakaan tadi?
kenapa lino baik-baik saja?
"kak lino.....gapapa?"
yang dipanggil langsung menyahut, "gapapa, memangnya kenapa?"
"kan tadi kecelakaan, kenapa kak lino gak ada lukanya?"
mungkin felix kini terlihat seperti meracau asal karena lino menjadi bingung sendiri sehabis mendengar ucapan felix, "kecelakaan? kapan?"
"tadi, waktu mau ke rumah sakit di persiㅡah." felix meringis, rasa ngilu kembali menghujani kepalanya.
"p-papa!" seru felix tanpa sadar, "kenapa kak lino baik-baik aja? kenapa kak lino gak ada lukanya sama sekali?"
"dia kecelakaan sama aku! aku sama kak lino kecelekaan tadi!" pungkas felix sembari memegangi lengannya yang ia kira terdapat banyak luka.
tapi apa-apaan?!
kenapa tidak ada satupun luka di sana?!
"pa, i got an accident right....?" dengan alis bertaut felix melirih.
"who says?" papa mendekatkan wajahnya, "kamu cuma pingsan gara-gara kecapekan habis pulang dari villa terus nganterin hyunjin ke rumah. cuma itu."
KAMU SEDANG MEMBACA
[iv] nightmare side ✓
Fanfictionfelix dan mimpi anehnya. ft. felix, chaewon. est. 2019 ⚠️ violence, harsh words, lowercase, unrevised
![[iv] nightmare side ✓](https://img.wattpad.com/cover/187330093-64-k805305.jpg)