6: New Environment

47K 10.1K 3.1K
                                        

Krystal invited you to join 'Mama Gaul'

Join | Decline

"Aduh apaan lagi ini ya?" gumam Minseo ketika melihat notifikasi di ponselnya. Tentu saja gak Minseo apa-apain karena.... Bingung.

Padahal niat Minseo kesini adalah untuk tidak berasosiasi sama Ibu-ibu tapi mau gimanapun kan Minseo juga ibu-ibu, gak bisa dihindari.

"Cho, dapet telepon dari walikelas Dodot katanya anaknya belum daftar ekskul apa-apa," kata Minseo.

"Wajib ikut emang? Dodot kan udah kelas 3," kata Seungyoun.

"Ya gak tau makanya, kamu kan kenal yang punya sekolah," kata Minseo.

"Aku masih bingung itu anaknya mau jadi apa nanti, olahraga gak suka, belajar kalo mau aja, untung anaknya pinter kayak Bundanya," ujar Seungyoun serius.

Anak semata wayangnya itu beneran kalo bisa rebahan dirumah ya mending rebahan aja. Pas kecil saking gak mau gerak, Dohyon sempet obesitas tapi semenjak itu Minseo nya jadi sedikit strict.

"Dodot juga di sekolah sebelumnya gak ikut apa-apa, nanti deh Ayah ajak ngobrol," kata Seungyoun.

"Ngomong-ngomong aku di invite ke grup ibu-ibu sini loh, Cho. Tapi kok cuma 5 orang doang termasuk Mbak Krystal."

"Oh ya join aja Bun."

Minseo terlihat ragu, tapi setelah denger suaminya jadi 'Yaudah deh join aja'.

Maka Minseo pencet Join.






Mama Gaul (6)

Minseo joined the group

Hani: akhirnya join juga.. welcome to the club Mama Dohyon 😍

Hani: aku Hani, Mama nya Arin 😊 tinggal di Blok C

Minseo: hallo mbak, saya minseo 😁 makasih mbak udah di sambut hehe..

Naeun: hallo Minseo 😍 gw Naeun, Mamanya Hyunjin di blok A, salam kenal yah kita bakal sering ngumpul abis ini

Minseo: iya mbak naeun 🙏🏻

Seulgi: Mbak Minseo.. Maaf belum sempet ketemu padahal rumah kita deketan 🙏🏻 aku Seulgi, Mama nya Kevin dan Hwall

Minseo: oh iya mbak seulgi.. kemarin mbak krystal cerita katanya mbak masih di Dubai..

Naeun: lo kapan balik Seul? kan Sabtu ada acara

Seulgi: Besok Mbak..

Krystal: Oh iya.. Minseo hari Sabtu kerumahku ya, aku open house

Minseo: iya mbak, ada acara apa?

Hani: Mingyu, anak pertamanya Krystal baru wisuda kemarin.. biasa lah perayaan kecil kecilan disini 😁

Krystal: gak usah bawa apa apa lho Mbak Hani

Minseo: wah selamat ya mbak krystal 👍🏻👍🏻 lulusan apa mbak anaknya

Krystal: Terimakasih Minseo, Sarjana Ekonomi, Seo..

Minseo: mantap... 👍🏻

Bona: Rame ya..

Bona: Minseo hallo.. Aku Bona, Mama nya Eunbi, Jinyoung, Hyunjin sama Seonho rumahku di Blok F.. Mampir Seo 😊

Minseo: wuih rame ya mbak bona.. iya mbak aku pasti mampir nanti 🙏🏻

Naeun: minseo.. gw kasih tips ya tinggal disini

Naeun: selain kita berlima, ibu-ibu disini sombongnya bukan main 🙄 kebanyakan OKB jadi norak.. so kalo lo ketemu sama yang aneh-aneh maklumin aja yah say

Hani: kalo ada yang rese bilang kesini aja ya 👍🏻

Minseo: tenang mbak.. saya biasa ketemu ibu-ibu begitu, saya gak takut 👍🏻

Naeun: betul.. gak usah takut

Naeun: diemin aja ya, bukan level nya

Seulgi: 😅😅😅Mbak Naeun...



"Belum tau mereka Cho seberapa sering aku berantemin Ibu-ibu di sekolahan Dodot dulu," kata Minseo.

"Bunda stop jadi bar-bar," kata Seungyoun.

"Iya, enggak," kata Minseo.

"Biar Ayah aja yang maju kalo ada yang rese di sekolah Dodot."

"Ya sama aja dong!!!"

Seungyoun ketawa kemudian membenarkan duduknya kembalu bicara serius, "Bun, aku mau ngenalin ini deh ke Mas Seungwoo. Kasian suka kewalahan ngurusin Dongpyo sendirian."

"Siapa, Cho?"










***









Sekitar seminggun Dohyon sekolah, semua lancar-lancar aja. Sempet kaget ketika tau betapa ambisiusnya temen-temen sekelas Dohyon, hampir setengah kelas selalu ngacungin tangan ketika guru nanya.

Termasuk Wonyoung sama Dahyun yang gak pernah berhenti ngacungin tangan. Intinya kelas Dohyon ini aktif banget-banget-banget. Dohyon mah kalau gak ditanya ya diem aja.

Kata Ayah Cho hidup itu harus santuy gak usah buru-buru.

Suatu hari, pertama kalinya di pelajaran Matematika gak ada yang bisa jawab pertanyaan. Dohyon bingung, mau nanya ke Dahyun anaknya lagi sibuk banget ngitung.

"No one wants to answer this one?" tanya guru Matematika itu, gak sengaja mata guru itu ketemu sama mata Dohyon. PANIK.

"Dohyon, maybe you want to try?" katanya.

TREMOR.

"I'm sorry Miss, I give up right after I finish reading the question," jawab Dohyon polos yang langsung diketawain sekelas.

"Miss!" Dahyun mengangkat tangannya.

"Oh Dahyun, you want to try? Please come forward."

Dahyun sekali lagi melihat catatannya, baru kemudian maju dengan tangan kosong.

Dibanding Dohyon, Dahyun ini mungil banget. Bahkan dibanding Wonyoung pun masih keliatan kecil. Jadi ketika cewek itu nulis di papan tulis, cuma sampenke setengah papan tulis aja.

Cute.

Setelah beberapa menit nulis akhirnya selesai, langsung dibahas sama gurunya. Jawaban Dahyun 100% bener. Sekelas tepuk tangan, bahkan guru Matematikanya juga kagum.

Dohyon dalem hati mikir, beneran nih ajak pinter bukan kaleng-kaleng. Ketika Dahyun balik ke tempatnnya, Dohyon masih tepuk tangan pelan sambil ngeliatin cewek itu.

"Dahyun," kata Dohyon.

"Yes?"

"On scale 1-100, how smart are you?" tanya Dohyon.

"Jung Dahyun," sahut Dahyun.

Family CornerTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang