52: Let The War Begin

27.4K 5.5K 2.2K
                                        

Cho Seungyoun gak sabar pengen buru-buru masuk rumah ketemu anak keduanya. Tapi ngeliat ada banyak sepatu menandakan ada temen-temennya Dohyon disini.

Bener aja, pas Seungyoun nyari dimana Bunda dan Baby-nya, ada Wonyoung disana.

"Afternoon, Mr. Cho!" sapa Wonyoung.

"Good afternoon, Miss Wonyoung," sahut Seungyoun sambil senyum, "Dodot mana? Sepatunya ada dua itu sama Dahyun ya?"

"Yep! I don't know where are they," kata Wonyoung.

"Wony sibuk sama Yuli daritadi. Kamu mandi deh Cho, abis itu gantian sama aku, ini aku nyiapin kamu makan dulu," ujar Minseo.

"No no just take a rest, nanti Ayah aja ambil makan sendiri oke," sahut si kepala keluarga kemudian mandi.

Gak lama Dahyun dan Dohyon muncul ikutan join karena Yuli lagi bangun jadinya lucu.

"Bunda mandi deh, kalian disini dulu sama Yuli ya sampe Ayah selesai mandi," kata Minseo.

"Alright, Mrs. Cho!" sahut Wonyoung semangat.

Ketika orang tua udah gak ada, Wonyoung merasa ada yang aneh sama Dahyun dan Dohyon. Kayak dua-duanya salah tingkah.

"What is going on?" tanya Wonyoung.

Dohyon menggeleng cepat, "I swear nothing happened."

"Why are you shuttering?" tanya Wonyoung lagi sambil menyipitkan matanya.

"Do you know Haruto?" tanya Dahyun mengalihkan pembicaraan.

"Watanabe?" tanya Wonyoung, Dahyun mengangguk. "Of course I know him, he's my people too. What's wrong with him?"

"Apparently he likes you and want to get to know you," sahut Dahyun lagi.

Mata Wonyoung mendelik, "FOR REAL??"

"Right?" tanya Dahyun pada Dohyon, lelaki itu mengangguk.

"Don't mess around, my friend will die if your fiance know about this," ancam Dohyon.

"THAT is exactly what I'm going to do, messing around with my fiance. Give me Haruto's instagram, I need to follow him right now," kata Wonyoung, mengeluarkan ponselnya.

"Let me call him first," kata Dohyon mengeluarkan ponselnya.

"For what?"

"I guess he'll just have to be prepared to die."

"Tsk," sahut Wonyoung kemudian berhasil nemuin Instagram Haruto. "Jesus Christ, I never knew Haruto was this attractive. SMASH THAT FOLLOW BACK BUTTON."

wonyoungjang:
hi there :-)

harutowata:
IS THIS REAL???




























"I think that's all for today, thank you and see you in another meeting," kata Jisung, menutup rapat OSIS dadakan siang itu. Beberapa siswa langsung kabur dari ruang OSIS untuk beristirahat sementara Jisung masih memberekan beberapa berkas disana.

Sampai dia sadar kalau Lami masih ada di ruangan.

"Gak keluar juga?" tanya Jisung.

"Nungguin lo, Kak. Yang kunci ruang OSIS kan gue," kata Lami.

Family CornerTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang