"Serius? Lu gak dikulitin sama Om Minhyun ntar?????" tanya Jungwoo kaget setelah Eunbi menyampaikan keinginannya buat bikin tato.
"Ya gak usah bilang lah, gimana sih?" tanya Eunbi.
"Berarti lu gak bisa kutangan lagi kalo dirumah dong," kata Jungwoo.
"Iya sih, yaudah gapapa. Lo mau juga gak? Kalo mau gue reservasi sekarang," tanya Eunbi.
Buat Jungwoo, tato bukan hal aneh lagi sih. Secara gitu Bapaknya juga pakai tato. Cuma dari dulu gak pernah ada keinginan sih, kalo di trigger gini baru mikir.
"Lu mau bikin dimana emang?" tanya Jungwoo. Ditunjukkin deh tuh sama Eunbi, dijelasin juga kenapa dia kepengen gambar itu dan lain-lain.
"Gua mikir dulu lah Bi, tato kan selamanya gak bisa ilang, harus dipikirin baik-baik," kata Jungwoo.
"YES TAPI MAU KAN????" tanya Eunbi.
"Mau kok."
"OKE MANTAAAAAP GUE CHAT ORANGNYA," seru Eunbi.
Eunbi:
Selamat soree, apa bisa reservasi untuk 2 orang di hari sabtu? Saya dapet rekomendasi dari Om Cho katanya disini bisa reservasi karena selalu penuh 😲
Hanse:
Sore, tentu bisa Kak. Atas nama siapa dan jam berapa?
"Bi gua bikin di pergelangan tangan sini aja," kata Jungwoo setelah memikirkannya matang-matang.
"Serius? Gambar apa? Atau tulisan?" tanya Eunbi.
"Angka 7," sahut Jungwoo.
"Tanggal ulang tahun lo ya? Eh lo bukannya 19 ya Woo?"
"Bukan, ini tanggal Mama Papa nikah."
***
Ketika bel bunyi, semua masyarakat kelas 12 di SMA Putra Bangsa berhamburan keluar kelas setelah menyelesaikan Try-Out nya. Chenle sengaja melewati kelas Jisung seakan mengatakan, "Selamat belajar anak kecil!"
Ini Try-Out terakhir sebelum akhirnya 2 minggu lagi mereka Ujian Nasional. Sedih sih, cuma gimana ya.
Selain Ujian Nasional, buat yang kelas 1 dan 2 juga ujian kenaikan kelas. Putra Bangsa hectic banget di minggu-minggu ini, semua ekstrakulikuler dibekukan alias di nonaktifkan sementara.
Justru di minggu-minggu terakhir gini karena udah gak ada ekskul buat yang kelas 3, Chenle dan kawan-kawan gunain buat bonding. Chenle selalu ngajak Ryujin main, Ryujin walaupun bolak-balik dimarahin Bapaknya tapi gak pernah jera.
Gak ada yang tau soal Ryujin selepas lulus nanti bakal kemana, kecuali Chenle. Chenle tau karena dia ngedesak Kepala Sekolah aka Pak Yixing buat ngasih tau.
Hyunjin, pacarnya Ryujin, gak tau. Yiren, pacarnya Chenle, gak tau.
Suatu hari setelah mereka selesai karaoke-an, tepatnya seminggu sebelum Ujian Nasional, Chenle yang nganter Ryujin kerumah karena waktu itu Hyunjin naik motor sama Jinyoung.
Di Alphard Chenle cuma ada Chenle, Ryujin, Mr. Kun dan Mr. John.
"Suatu saat kalo gua mau nyari lu harus kemana?" tanya Chenle.
Ryujin menggeleng, "Jangan dicari gak bakal ketemu. Biar gue aja yang suatu saat muncul lagi."
"That's scary, I swear," kata Chenle.
