"Makasih ya, Mas!" ujar Ryujin sambil nyodorin helm, kemudian nyodorin uang lembaran ke abang Gojek.
"Kembaliannya Mbak??"
"Udah Mas bawa aja, anggep aja bonus," kata Ryujin sebelum akhirnya kabur. Kalo gak gini pasti abang gojeknya manggilin maksa ngasih kembalian.
Jarak dari pintu gerbang ke gedung sekolahnya sebenernya JAUH banget. Karena harus ngelewatin gedung TK, SD, SMP, baru SMA. Tapi gapapa, olahraga pagi.
Mobil Alphard putih berhenti tepat disebelah Ryujin, padahal Ryujin baru beberapa meter dari gerbang. Tau banget ini mah mobil siapa.
"Ngapain? Sini masuk," kata Chenle, kepalanya muncul dari jendela. Mr. Kun, personal assistant Chenle melakukan hal yang sama.
"Selamat pagi, Nona Ryujin," sapa Mr. Kun.
"Pagi, Mr. Kun. Makin ganteng aja yang mau nikah nih," ledek Ryujin.
"Excuse me??? I'm talking to you, dumbass," seru Chenle.
"Lo keluar lah, sini jalan," perintah Ryujin.
"Ngapain?"
"Katanya Presiden? Blusukan lah," ujar Ryujin. Chenle memutar bola matanya, kemudian memakai tas ranselnya sebelum akhirnya turun dari mobil.
"Oh?" Mr. John dan Mr. Kun bingung ketika Chenle tiba-tiba turun.
Ryujin nyengir, "Gitu dong!"
"See you later, Mr. Kun and Mr. John," ujar Chenle.
"Alright, then. Have fun Mr. Zhong," kata Mr. John.
"Its Chenle."
"Yes yes, see you," kata Mr. Kun kemudian meninggalkan Ryujin dan Chenle.
"Lo udah belajar? Katanya kelasnya Sunwoo ulangan Math dadakan," kata Chenle.
"Ryujin??? Belajar????? Ayah gue syukuran kayaknya," kata Ryujin, "Enggak, gue gak belajar. Soalnya kelas gue udah ulangan kemaren."
"Terus susah gak— Ah salah nanya." Chenle menggeleng.
"MAKSUD LO APA," omel Ryujin.
Baru sampe gedung TK, suara motor Satria F kedengeran. Baik Ryujin maupun Chenle paham sih ini motor siapa.
"Pagi-pagi udah selingkuh aja lu," seru Hyunjin, didepannya ada Jinyoung lagi bawa motor.
"Turun lu," perintah Ryujin.
"Yaiyalah turun, enak aje," omel Hyunjin kemudian turun. Jinyoung jalan gitu aja setelah Hyunjin turun.
"BANG ANJEEEENG HELM GUA BELOM DICOPOT!!!!!" seru Hyunjin.
"PAKE AJA UDAH!!!" balas Jinyoung, tetep jalan gak berhenti. Ryujin sama Chenle ngetawain, udah gitu tetep dipake gak dilepas sama Hyunjin T_T
"Hari ini Basket apa Dance?" tanya Hyunjin.
"Basket aja ah, kemaren gue udah bolos," sahut Ryujin.
"Hadeh, udah mepet ujian masih aja mikirin ekskul," celetuk Chenle.
"Berisik lu aja masih berkuda minggu kemaren," celetuk Hyunjin.
"Daripada ribut mending lomba lari, yang kalah traktir di kantin nanti istirahat," kata Ryujin.
"Hah?"
"Gua pake helm bangsuy kaga adil," omel Hyunjin.
"Lagian lu pake rok emang gak takut robek?" tanya Chenle nunjuk rok sedengkul Ryujin.
