Sakura, Hinata dan semua gadis membuka pintu mobil bersamaan dengan kedatangan Naruto dari belakang.
Sakura membuka topi yang menutupi wajah cantiknya. Melihat ke arah rumah besar di depan matanya.
" Rumah yang indah, ya kan ?" Ino membawa banyak koper sambil menatap rumah bertuliskan " SAINHISU "
" Sepertinya tempat yang baru di bangun, apakah benar begitu ?" suara Tenten dengan keras sambil mengunyah permen karet dengan kasar.
" Hn.. sepertinya begitu, " jawab Hinata acuh sambil menatap beberapa mobil di belakangnya.
" Naruto !" Panggil Hinata sambil melangkah ke salah satu mobil, berharap melihat tunangannya itu.
" Kau disini ? Eh...." Hinata salah mobil, yang ia datangi harusnya mobil merah, bukan mobil putih.
" Ma- maaf "
" Tidak apa-apa "
Seorang pria keluar dari mobil, rambutnya melawan gravitasi dan ia berwajah tampan.
" Dia temanku " ucap Naruto sambil mengeluarkan koper dan merangkul pundak pria itu.
" Sakura. Kemari !" Panggil Hinata dengan suara kerasnya sambil menatap sakura. Sakura yang mendengarnya hanya tersenyum sambil melangkah mendekati Hinata.
" Apa ?"
" Kita ada teman baru, berkenalan dengannya dulu sebelum kita masuk !" Ucap Hinata sambil menarik tangan sakura.
Sakura diam kaku. Melihat orang yang ada di depan matanya itu, " di- dia.. "
" Kau mengenalnya ?" Tanya Naruto sambil tersenyum menatap pria itu dan Sakura.
" Sepertinya kita pernah bertemu. Bukankah begitu nona ?" Pria itu tersenyum menatap sakura.
" I- iya, namamu... Uchiha Sasuke " ucap sakura sambil memegang tangan Sasuke, bersalaman.
" Ku pikir kau lupa dengan namaku " pria dengan nama Sasuke itu tersenyum menatap sakura. Sakura yang mendapat senyuman tentunya membalas dengan senyuman juga.
"Ingatlah bahwa Ingatanku tajam. "
" Akan ku ingat "
" Oh iya Naru, apakah rumah ini milikmu ?" Tanya Hinata dan tenten bersamaan, rumah lantai dua di depan matanya ini benar-benar lebar dan besar.
" Bukan. Ini milik Sasuke " semua gadis meloncat kaget, tak percaya dengan perkataan yang di katakan Naruto. Bahkan sakura saja tampak terkejut.
" Be- benarkah ?"
" Iya, aku tidak bercanda "
" Ok, sudah.. mari kita masuk " ucap Hinata membuat sakura tersenyum menatap Sasuke dan Hinata, kemudian melangkah mengambil kopernya.
.
.
.
" Ada 7 kamar, bagaimana ini ?" ucap Hinata, berpikir apakah kamar-kamar ini cukup untuk semua orang.
" Memangnya tujuh tidak cukup ?" Tanya Sasuke sambil menatap Hinata.
KAMU SEDANG MEMBACA
TIDAK SENDIRI✓
Teen FictionJudul awal : Muzai Judul selanjutnya : Hitorijanai [Muzai] Judul sekarang : [TIDAK SENDIRI] Setelah merasakan patah hati dari Gaara, Sakura tak ingin mengenal yang namanya pria. Mempunyai seorang kakak perempuan yang jahat membuat sakura juga merasa...
