Bagian 6

3.1K 201 1
                                        

Sakura, Hinata dan semua gadis membuka pintu mobil bersamaan dengan kedatangan Naruto dari belakang.

Sakura membuka topi yang menutupi wajah cantiknya. Melihat ke arah rumah  besar di depan matanya.

" Rumah yang indah, ya kan ?" Ino membawa banyak koper sambil menatap rumah bertuliskan " SAINHISU "

" Sepertinya tempat yang baru di bangun, apakah benar begitu ?" suara Tenten dengan keras sambil mengunyah permen karet dengan kasar.

" Hn.. sepertinya begitu, " jawab Hinata acuh sambil menatap beberapa mobil di belakangnya.

" Naruto !" Panggil Hinata sambil melangkah ke salah satu mobil, berharap melihat tunangannya itu.

" Kau disini ? Eh...." Hinata salah mobil, yang ia datangi harusnya mobil merah, bukan mobil putih.

" Ma- maaf "

" Tidak apa-apa "

Seorang pria keluar dari mobil, rambutnya melawan gravitasi dan ia berwajah tampan.

" Dia temanku " ucap Naruto sambil mengeluarkan koper dan merangkul pundak pria itu.

" Sakura. Kemari !" Panggil Hinata dengan suara kerasnya sambil menatap sakura. Sakura yang mendengarnya hanya tersenyum sambil melangkah mendekati Hinata.

" Apa ?"

" Kita ada teman baru, berkenalan dengannya dulu sebelum kita masuk !" Ucap Hinata sambil menarik tangan sakura.

Sakura diam kaku. Melihat orang yang ada di depan matanya itu, " di- dia.. "

" Kau mengenalnya ?" Tanya Naruto sambil tersenyum menatap pria itu dan Sakura.

" Sepertinya kita pernah bertemu. Bukankah begitu nona ?" Pria itu tersenyum menatap sakura.

" I- iya, namamu... Uchiha Sasuke " ucap sakura sambil memegang tangan Sasuke, bersalaman.

" Ku pikir kau lupa dengan namaku " pria dengan nama Sasuke itu tersenyum menatap sakura. Sakura yang mendapat senyuman tentunya membalas dengan senyuman juga.

"Ingatlah bahwa Ingatanku tajam. "

" Akan ku ingat "

" Oh iya Naru, apakah rumah ini milikmu ?" Tanya Hinata dan tenten bersamaan, rumah lantai dua di depan matanya ini benar-benar lebar dan besar.

" Bukan. Ini milik Sasuke " semua gadis meloncat kaget, tak percaya dengan perkataan yang di katakan Naruto. Bahkan sakura saja tampak terkejut.

" Be- benarkah ?"

" Iya, aku tidak bercanda "

" Ok, sudah.. mari kita masuk " ucap Hinata membuat sakura tersenyum menatap Sasuke dan Hinata, kemudian melangkah mengambil kopernya.

.

.

.

" Ada 7 kamar, bagaimana ini ?" ucap Hinata, berpikir apakah kamar-kamar ini cukup untuk semua orang.

" Memangnya tujuh tidak cukup ?" Tanya Sasuke sambil menatap Hinata.

TIDAK SENDIRI✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang