EXTRA CHAPTER (1)

2K 93 13
                                        

Langkah kaki yang terdengar cepat membuat mata seorang laki-laki terbuka lebar, sambil mengusap-usap matanya lelaki itu berdiri dan menatap dirinya kearah cermin besar.

Sambil tersenyum tipis lelaki itu bersiap-siap agar terlihat fresh. Setelah ia selesai dengan banyaknya kegiatan, laki-laki itu membuka pintu kamarnya.

Wajahnya bengong menatap keadaan rumah yang kosong dan sepi, padahal ia terbangun karena suara langkah kaki yang keras tengah berlari-lari.

" Sakura-chan?" Suara bariton laki-laki bungsu pemilik marga uchiha menggema di seluruh ruangan bawah, ketika tatapannya bingung tiba-tiba saja lampu di seluruh ruangan mati total.

Sinar matahari tertutup korden berwarna hitam gelap, sambil menatap ruangan gelap Sasuke berjalan ke arah jendela ruangan.

'Apa yang terjadi dengan rumah? Kenapa sepi sekali? Kemana orang-orang rumah meninggalkan diriku sendiri? Sakura-chan meninggalkan diriku tanpa suara, harusnya ia bilang ingin kemana.' Sasuke menggerutu dalam hatinya, tak mendapatkan pagi yang indah seperti kemauannya membuat ia sangat-sangat kesal.

Seketika itu tiba-tiba saja semua lampu menjala, " Happy birthday to you... Happy birthday to you... Happy birthday happy birthday... happy birthday to you." Sasuke langsung menoleh ke arah belakangnya.

" Happy birthday!!" Semua orang berseru senang sambil melemparkan balon-balon berwarna-warni kearah pemuda berusia 24 tahun itu.

" Happy birthday, Sasuke-kun." Sasuke menatap seorang gadis cantik yang tak lain istrinya tengah berjalan sambil tersenyum kearahnya.

" Maaf, meninggalkan dirimu sendiri

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

" Maaf, meninggalkan dirimu sendiri." Sakura mencium bibir Sasuke singkat, sebelum memberikan kue ulang tahun kepadanya.

" Terima kasih banyak, Sayang." Sasuke memeluk istrinya lembut, sambil berbisik, " Kamu benar-benar yang terbaik, dan kenapa kamu sangat cantik pagi ini?" Sakura menampar pipi Sasuke lembut sambil melepaskan pelukannya.

" Sasuke-kun! Ada banyak orang, dasar tidak tau malu!" Sakura menyerahkan pisau kue kepadanya, sambil menyanyi lagu 'Happy birthday' Sakura tersenyum malu-malu ketika melihat Sasuke yang meliriknya sambil mengedipkan mata genit.

Sasuke tersenyum kepada semua orang-orang yang berada di sana, meskipun demikian Sasuke bimbang karena ia tak bisa membagi pandangannya antara Sakura atau orang-orang.

Saatnya membuka kado-kado dari semua tamu-tamu yang bersorak gembira menyambut ulang tahunnya. Sasuke membuka kado pertama dari Ibunya, mendapatkan sesuatu yang membuat Sasuke binggung membuat Sasuke terdiam sejenak, kemudian ketika ia mengerti apa maksud dari hadiah itu, Sasuke langsung memeluk dan mencium sayang ibunya.

Potret seorang anak yang cantik jelita menjadi hadiah dari Nyonya Uchiha, wanita paruh baya itu menginginkan seorang cucu yang cantik jelita seperti Sakura menantunya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Potret seorang anak yang cantik jelita menjadi hadiah dari Nyonya Uchiha, wanita paruh baya itu menginginkan seorang cucu yang cantik jelita seperti Sakura menantunya.

" Aku sedang berusaha, Kaasan." Sasuke ingin ibunya itu bersabar, " Kaasan sudah lama bersabar, Sasuke. Jika kamu benar-benar tidak bisa memberikan Kaasan seorang cucu yang cantik jelita, jangan harap Kaasan mengakui kamu sebagai anak!" Sasuke membelalakkan matanya mendengar kata-kata tajam ibunya, sambil memelas Sasuke membuat ibunya berjalan pergi.

" Sakura-chan, bukankah ini saatnya kamu memberikan hadiah untukku?" Sasuke memelas, Dari jauh Sakura mendekat, saatnya ia untuk memberikan hadiah kepada suami tercintanya.

Ketika menatap Sasuke, Sakura tersenyum lebar sambil memegang hadiahnya dibalik bajunya, ketika saatnya, dengan sengaja Sakura menjatuhkan hadiahnya ke lantai.

" Maaf, terjatuh. Maukah kau mengambilnya untukku?" Sasuke terkekeh pelan sambil menunduk untuk menggapai hadiah yang ingin Sakura berikan kepadanya.

Ketika Sasuke berhasil mendapatkan hadiahnya, Sasuke terdiam kaku bersama dengan semua orang yang ada di sana menatap Sakura terkejut.

" Sa- Sakura-chan? Su- Sungguh?!"

" Hadiahku, adalah seorang anak yang akan melengkapi hidup kita berdua

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

" Hadiahku, adalah seorang anak yang akan melengkapi hidup kita berdua." Semua orang terdiam, mereka syok melihat testpack hamil positif milik Sakura.

" Hahaha!! Terima kasih menantuku! Kamu memang yang terbaik dalam hal kejutan!" Nyonya Uchiha sangat-sangat bahagia, bahkan saking bahagianya wanita paruh baya itu pingsan.

" Kaasan!" Semua orang membantu Nyonya uchiha dan membawanya kedalam kamarnya, tapi tidak dengan anaknya yang durhaka ini.

" Kenapa kamu tidak menolong, Nyonya Uchiha?" Sasuke masih terdiam syok memandangi testpack itu.

" Dasar, anak durhaka!" Sakura tertawa pelan sambil berjalan ke arah kamar Ibu mertuanya yang tengah pingsan, namun Sasuke memegang tangan Sakura dan menariknya ke arahnya.

" Sasuke-kun! Apa-apaan kamu itu?" Sasuke tersenyum lebar tiba-tiba, sambil tersenyum laki-laki itu memeluk Sakura erat, " Terima kasih, ini hadiah paling bagus yang pernah aku dapatkan." Sakura merona, sambil berusaha melepaskan tangan suaminya Sakura tak bisa berkata-kata.

" Kita akan punya bayi?" Sakura mengangguk sambil tersenyum malu-malu.

" Kamu... Kamu.... Astaga, aku benar-benar tak bisa berkata apa-apa lagi, ini benar-benar membuatku terkejut." Sasuke mencium kening istrinya lembut, sambil mengelus-elus perut rata istrinya yang sebentar lagi akan tumbuh besar.

" Terima kasih banyak, Sayang."

" Apapun untukmu, Sasuke-kun."



















TBC


Selesai dibuat : 10 Juni 2020

Tgl dipublikasikan : 23 Juni 2020.

Pukul : 21.15

Vote n comment jangan lupa, guys.
Terima kasih dan sampai jumpa. See you next time...

TIDAK SENDIRI✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang