Bagian 17

2.2K 129 5
                                        

Sakura berjalan dari meja riasnya keluar dari kamar, " mau ku temani ?" Tanya Sasuke yang bangun dari kasur, melihat sakura yang ingin keluar malam-malam membuat pria uchiha itu tak tega jika membiarkan sakura keluar sendiri.

" Oh... Tidak perlu," sakura menggeleng-gelengkan kepalanya membuat Sasuke terlihat mengerucutkan bibirnya kesal.

" Di keluargaku, perempuan tidak boleh keluar kalau sudah malam-malam. Sudah tugas seorang pria untuk menjaga perempuan kalau ingin keluar malam-malam." Sasuke tersenyum sambil berjalan mendekati sakura. Saat sampai di   kamar Gaara mereka mendengar sesuatu yang membuat sakura terdiam kaku. Dan Sasuke mengepalkan tangannya marah.

" Kau benar-benar percaya, ya? Waktu itu aku bilang sakura jalan dengan laki-laki lain dan kau dengan bodohnya percaya padaku?! Kau benar-benar naif dan polos, Gaara!! Bahkan sampai sekarang sakura tidak tau jika aku yang merencanakan segalanya, tapi kau ? Dengan mudahnya menjadi pacarku dan aku menginginkan apapun kau kabulkan. Seperti ratu, ya?"

" Nee-san, tidak!" Sakura meneteskan air matanya membuat Sasuke terlihat sangat marah, tanpa sadar selama ini Sasuke benar-benar ingin menjaga dan ia tak ingin ada seorang pun yang menyakiti gadisnya itu.

Suara langkah kaki mendekat ke arah pintu, membuat sakura menatap tajam pintu yang akan terbuka, dan yang benar saja! Tayuya keluar dengan tersenyum membuat sakura sangat marah.

" WOW... Kau menguping ?" Tanya Tayuya sambil tersenyum lebar menatap sakura dan Sasuke, " kau tau segalanya, ya ? Ck.. ck.. itu tidak bagus untuk Gaara, kan ?" Tayuya menyipitkan matanya melihat Gaara yang duduk di pinggir kasur dengan tatapan ingin membunuhnya.

" Tapi bagus juga kau tau, aku tidak perlu menyembunyikan fakta jika aku dan Gaara sudah putus," Tayuya menatap sakura dan Sasuke yang menatapnya tajam.

" Aku benar-benar tidak menyangka, kau yang membuat aku dan Gaara putus." Sakura mengepalkan tangannya kuat membuat Tayuya mengangkat alisnya.

" Maafkan aku,"

" Sakura-chan,"

Sakura terpaku melihat Gaara yang menetaskan air mata penyesalannya. Sakura hanya terdiam sambil tersenyum miring membuat Gaara semakin merasakan penyesalannya.

Sementara Tayuya ? Gadis itu tengah melarikan diri sepertinya, disaat Gaara berbicara pada sakura gadis merah itu sudah melarikan diri membuat Sasuke mengejarnya dan membiarkan sakura berbincang dengan Gaara.

" Kau menyesal, ya? Semuanya sudah berlalu bukan ? Apakah kau benar-benar merasakan apa yang kurasakan ketika aku tidak salah tapi tiba-tiba kau memutuskan diriku ?" Tanya sakura sambil meneteskan air mata membuat Gaara semakin merasakan penyesalan yang datang terlambat.

" Maafkan aku! Maafkan aku!" Gaara menutup matanya dengan kedua tangan yang ia miliki, dari depan pintu sakura yang melihatnya hanya tertawa pelan.

" Kau menyesal melepaskan cinta pertamamu, ya?" Tanya sakura sambil tertawa diiringi tangis membuat Gaara ikut menangis dengan diam.

" Tak apa! Tak apa! Kau akan merasakan yang lebih parah ketika melihat aku bertunangan nanti!" Ucap sakura membuat Gaara melotot tak percaya.

" Secepat itu?" Tanya Gaara membuat sakura menutup mulut dan tertawa cukup keras. " Kenapa kau tertawa, sakura ?"

" Kau pikir aku akan beneran bertunangan? Aku hanya bercanda, aku ingin mengetahui apa reaksi yang kau berikan... Haha, aku puas!" Sakura tertawa sambil menghapus air matanya membuat Gaara tersenyum.

" Kau masih seperti yang dulu, sakura. Seperti pacarku yang kucinta!" Sakura terdiam setelah mendengar Gaara mengatakan hal itu.

" Sungguh ? Aku tidak berubah, ya ? Padahal aku sangat ingin berubah." Sakura kembali meneteskan air mata membuat Gaara terlihat bertanya-tanya, " itulah bedanya kita Gaara! Aku tidak gampang berubah, dan kau! Sangat gampang berubah membuatku muak!" Gaara terdiam kaku melihat sakura yang menatapnya tajam. " Padahal kita hampir bertunangan waktu itu! Tapi kau mengubah semuanya yang membuat kehidupanku berubah 180 derajat."

" Aku ingin seperti dulu, sakura. Aku benar-benar serius! Aku benar-benar ingin menjadi seorang pria yang baik untukmu. Aku benar-benar ingin kita seperti dulu, sakura!" Gaara berjalan mendekati sakura kemudian memeluk sakura dengan air mata yang membasahi pipinya.

" Hentikan!" Sakura melepaskan pelukan hangat Gaara membuat lelaki itu merasa sangat sedih, " tak ada kata maaf, Gaara! Aku tidak ingin menjalin hubungan denganmu. Aku hanya ingin memulai hidup baru dengan banyak orang baru!" Sakura berteriak saking kesalnya membuat Gaara meneteskan air mata lagi.

" Ayolah sakura, maafkan aku! Aku benar-benar menyesal, sakura!" Gaara bersujud memohon pada sakura membuat sakura yang merasa bersalah, sakura tak ingin kembali mengingat Gaara membuatnya langsung meninggalkan Gaara di sana.

" Sakura!" Gaara bersuara sedikit kencang membuat gadis musim semi itu meneteskan air matanya, tapi suka atau tidak sakura tidak ingin bersama dengan Gaara! Gaara sudah membuat kesalahan paling besar di kehidupannya, dimana ia meninggalkan sakura yang tidak bersalah sama sekali. Ini waktunya ia menyesal dan merasa bersalah, ini waktunya ia tau siapa yang benar dan salah.




































TBC

Bagaimana pendapat kalian ?
Apa kalian suka ?
Dukung cerita ini ?
Dukung author?

Jangan lupa bagikan saran berguna kalian dan juga bagikan vote n comment nya, salam hangat dari author untuk kalian semua..♡

TIDAK SENDIRI✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang