21. Hari Pertama Ngampus

1.2K 110 2
                                        

Alarick Bale Sebentar lagi aku nyampe

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Alarick Bale
Sebentar lagi aku nyampe. Ini macet. Tunggu ya.

Iya, ini aku masih sarapan kok.

Setelah mengirimkan pesan itu, Irish menyimpan ponselnya dan kembali melanjutkan kegiatan sarapannya.

"Rish, skripsi gue banyak banget yang harus di revisi. Ah, males banget." Nida mengeluh sembari mendorong mangkuk bekas mi rebus yang telah habis.

"Gue belum bimbingan sama sekali," sahut Irish.

"Pasti lo juga bakalan bete pas nanti skripsi lo di coret-coret karena banyak yang salah."

Irish terkekeh geli. "Ya wajar," katanya, gadis itu melirik jam tangan di lengannya. "Mau bareng nggak?"

"Di jemput Alarick?"

Irish mengangguk.

"Ikut deh. Ini 'kan hari pertama lo masuk kampus sebagai pacar Alarick. Jadi, gue harus jagain lo," ujar Nida membuat Irish terkekeh geli.

"Terserah deh." Irish menggeleng-gelengkan kepalanya. Segera ia menghabiskan mi rebus miliknya sebelum Alarick sampai.

Setelah makan dan mencuci mangkuk bekas mi, Irish dan Nida lekas keluar dari unit apartemen dan menghampiri Alarick yang sudah mengirimkan pesan padanya jika pria itu sudah menunggu di luar.

"Mas." Irish tersenyum begitu ia masuk ke dalam mobil Alarick. "Hari ini Nida nebeng nggak papa, 'kan?"

Alarick tersenyum lantas mengangguk. Pria itu melirik Nida yang duduk di jok belakang. "Nggak papa, kok."

"Ini hari pertama Irish masuk kuliah sebagai selebgram. Jadi, sebelum julitawati menyerang, saya harus melindungi Irish dari segala kejulitan."

Alarick tertawa renyah. Astaga, apa Nida sereceh ini aslinya?

"Apaan sih, Nid." Irish mendengkus geli mendengar ucapan Nida barusan.

"Beneran deh. Coba aja nanti lihat, pasti banyak yang menanti kehadiran lo." Nida tersenyum lebar—terlihat begitu senang.

Iya, Nida senang. Karena berkat Irish yang berpacaran dengan Alarick. Lalu Irish sekarang sudah famous tak hanya di media sosial saja, Nida jadi kecipratan.

Iya, followers instagramnya naik menjadi hampir 8000-an dan itu berkat Irish. Jadi Nida bersedia mengawal Irish mulai sekarang.

Sekitar dua puluh lima menit berkendara, mobil Alarick sudah berhenti tepat di depan kampus.

"Kalo ada apa-apa, hubungi aku aja ya," ucap Alarick.

Closer To YouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang