14. Romantic Night

1.4K 135 4
                                        

Alarick menutup mulut Irish yang sedang menguap

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Alarick menutup mulut Irish yang sedang menguap. "Kalo nguap itu ditutup, sayang, nanti cantiknya berkurang."

Irish memeluk lengan Alarick lalu menyandarkan kepalanya di bahu Alarick. "Ngantuk, Mas," katanya.

Mereka baru saja sampai di Paris setelah melakukan penerbangan dari Doha ke Paris selama 7 jam.

Selama penerbangan, baik dari Jakarta ke Doha atau Doha ke Paris, Irish sedikit mual karena belum terbiasa melakukan perjalanan sejauh ini. Jadi yang ia lakukan hanya tidur saja.

"Kamu mau makan, hm?"

Irish menggeleng. "Aku ngantuk, Mas, masih agak mual gitu. Norak banget ya?"

Alarick terlekeh, ia mengelus pipi Irish. "Nggak kok. Sebentar lagi kita sampe hotel ya?"

Irish mengangguk dengan mata terpejam. Mereka sedang berada di dalam taksi yang akan mengantarkan mereka menuju hotel.

Butuh 30 menit untuk sampai ke hotel. Selanjutnya Gara melakukan check-in sebentar.

"Kita sekamar," bisik Alarick.

Irish sontak membuka matanya lebar-lebar. "Apa?!"

Alarick terkekeh. "Tenang aja, kita nggak satu ranjang."

"Ta-tapi kenapa harus sekamar? Mas bisa satu kamar sama Mas Gara, 'kan?"

Alarick menggeleng. "Gara pasti bakalan bawa cewek mumpung lagi di sini." Pria itu tersenyum. "Ayo."

Irish menelan ludahnya susah payah. Kenapa ia sangat gugup sekali sekarang? Ish!

Mereka kemudian masuk ke dalam sebuah kamar yang berada di lantai enam. Memang benar, mereka ternyata tidak satu ranjang karena ranjang di sana ada dua ranjang single.

Tapi perhatian Irish langsung teralihkan pada pemandangan di luar yang langsung menunjukan view Menara Eiffel

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Tapi perhatian Irish langsung teralihkan pada pemandangan di luar yang langsung menunjukan view Menara Eiffel.

"Whoaaa..." Irish mendekati jendela sembari berdecak kagum, membuka jendela dan langsung menuju balkon.

Closer To YouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang