.
.
.
.
.
Antonerei, City Of Scholars
Para anggota S.A.B.E.R Squads berhasil menemukan lokasi keberadaan Markas V.E.N.O.M Squads yang berada di wilayah Selatan Kota Antonerei. Di bantu Oleh Unit pasukan Tentara Cybers Force Of Defender (CFD) yang dipimpin langsung oleh Komandan Alpha, dan bersama dengan Kapten Bruno, Kapten Lolita, Agent Claude, dan Jawhead mengepung Markas V.E.N.O.M Squads. Tujuan mereka kini untuk menyelamatkan salah satu anggota S.A.B.E.R Squads, Rafaela dengan Code Name Savior.
Segala sisi dan pintu masuk bangunan sudah di kepung oleh pasukan CFD dan S.A.B.E.R Squads. Terjadilah pertarungan hebat antara S.A.B.E.R Squads dan V.E.N.O.M Squads, namun V.E.N.O.M Squads kalah jumlah, karena S.A.B.E.R Squads dibantu oleh Alpha, Lolita, Claude, dan Jawhead, sehingga membuat V.E.N.O.M Squads harus mundur dari pertarungan.
"Kalian menyerahlah, V.E.N.O.M Squads, dan aku ingin kalian melepaskan teman kami, Rafaela..." Teriak Kapten Bruno dengan pengeras Suara.
Di dalam markas nampak Gusion memikirkan untuk mencari cara agar S.A.B.E.R Squads dan Unit Tentara CFD tidak memasuki bangunan Markas mereka.
"Sial, mereka mengepung kita." Ucap Hanabi sambil mengintip di balik jendela, dia melihat para pasukan Tentara CFD dan S.A.B.E.R Squads bersiap untuk memasuki markas mereka.
"Tidak ada cara lain, kita harus melawan mereka." Ucap Harley kepada ke empat anggota V.E.N.O.M Squads.
"S.A.B.E.R Squads dibantu oleh Tentara CFD. Kita tidak mungkin bisa mengalahkannya." Seru Angela wajahnya terlihat panik.
"Grock... ingin bertarung." Kata Grock dengan suara kerasnya, sambil memegang sebuah tabung sebagai senjatanya. Mereka juga mengubah Skin menjadi Skin V.E.N.O.M Squads, yaitu baju khusus yang dibuat dalam pertarungan untuk para Anggota V.E.N.O.M Squads.
Melihat teman-teman mereka yang kelihatan panik. Gusion sebagai ketua V.E.N.O.M Squads mencoba untuk menenangkan teman-temannya.
"Kalian tenanglah, kita harus memikirkan sebuah rencana." Seru Gusion kepada teman-temannya.
"Aku tidak bisa tenang. Kita mendapatkan dua masalah pertama kita bertarung melawan pasukan S.A.B.E.R Squads dan kita hampir dikalahkan oleh S.A.B.E.R Squads yang dibantu oleh Tentara CFD. Namun kita bisa bertahan sejauh ini. Kedua, tuan Argus kini menghadapi dua orang anggota suruhan dari Ratu Vexana untuk menyelamatkan nona Rafaela, salah satunya merupakan Panglima Necrokeep, Leomord dan satu orang lagi merupakan buronan ahli mekanik dari Eruditio yang berpihak kepada Ratu Vexana, X.Borg sang Firaga Armor. Aku tidak ingin tertangkap oleh Pasukan CFD dan S.A.B.E.R Squads." Seru Hanabi kini wajahnya terlihat sangat panik, dan membuat dia gelisah. Nampak peluh keringat terlihat diwajah gadis ninja itu.
Gusion kini memeluk Hanabi dan mencoba menenangkannya.
"Aku tahu kau sangat gelisah, Hanabi. Tetapi dalam situasi ini, kita harus kuat dan kita harus saling bekerja sama." Seru Gusion sambil memeluk Hanabi. Hanabi pun hatinya merasa tenang. Hanabi kini melihat sosok Gusion mengingatkan teman masa kecil rivalnya. Dia seorang pria Ninja yang berasal dari Negeri Scarlet Shadow. Gusion pun melepaskan pelukan Hanabi dan kini menghadap ke arah teman-temannya.
"Kita harus memikirkan cara agar bisa bertahan dari para pasukan CFD dan anggota S.A.B.E.R Squads. Hanabi benar, kini situasi tidak berpihak kepada kita dan sulit untuk mengalahkan mereka, karena mereka memiliki pasukan yang banyak. Masalahnya adalah tuan Argus kini juga bertarung dengan anggota Ratu Vexana, Leomord dan X. Borg. Untuk menyelamatkan nona Rafaela. Maka dari itu, kita harus menghadapi bersama-sama dan mencoba untuk mencari jalan keluar." Seru Gusion memberikan semangat kepada teman-temannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mobile Legends : The Heroes
FantasyMobile Legends : Heroes terinspirasi dari kisah-kisah para hero di Mobile Legends. Tujuan pembuatan cerita Mobile Legends : Heroes ini, untuk sarana hiburan bagi para pembaca dan pecinta Mobile Legends maupun kalangan umum. Saran dan Kritikan bisa...
