Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
”aku tak pernah mengatakan bahwa aku tak membutuhkanmu aku terlambat mengatakan itu padamu aku tahu cinta ini salah tetapi aku benar-benar takut untuk kehilanganmu suasana menjadi gelap dan dingin terlebih saat kamu ada bahkan aku menyanyi dengan bibirku terjawab saat kamu ada”
Renjun berlarian di lorong rumah sakit, tak dipedulikan nya beberapa orang yang ditabraknya bahkan tanpa mengucapkan maaf. Teman nya yang terbaring sakit saat ini lebih penting.
Ia memasuki sebuah ruangan yang terisi oleh satu orang dengan amat lesu. Pandangannya langsung tertuju pada pemuda bersurai karamel yang tertidur dengan damainya diatas bangsal ruang inapnya.
Barusan saja ia berbincang dengan dokter yang telah menangani teman baiknya tersebut, dan perkataannya itu membuat hatinya teriris. Sakit dan nyeri bercampur menjadi satu.
"Apakah anda kerabat dari saudara Na Jaemin?"
"Iya dok, bagaimana keadaannya? Baik baik saja kan?"
"Saya tidak bisa mengatakan hal itu. Tapi saya disini ingin menyampaikan perihal yang penting kepada Anda. Karena keluarganya tidak pernah menjenguk, jadi mungkin anda orang yang tepat."
'Orang tuanya tidak akan pernah peduli padanya. Ayahnya pemabuk berat dan entah pergi kemana, sedangkan ibunya hanya terobsesi dengan pria muda dan kaya.' Renjun membatin
"Jadi dia sudah mengidap penyakit jantung sejak masih di umurnya yang dibilang kecil. Dan sayangnya semakin tahun penyakitnya semakin parah, karena penyebab utamanya tidak ada penanganan dari pihak sendiri."
Renjun masih menyimak dengan seksama
"Pembuluh darah yang membawa oksigen ke paru paru dan aliran darah tersumbat mengakibatkannya mengalami sesak nafas secara tiba tiba-
Ia juga mengalami Aritmia, atau gangguan pada irama jantung. Dan kini jantungnya juga berdetak lemah serta mulai tak berfungsi secara baik-
Jadi, saya mohon maaf sebesar besarnya. Waktu yang pasien Na Jaemin punya di dunia tidaklah lama. Saya mohon bantuannya untuk kesembuhannya."