25 | Kebusukan Azwar ✅

547 22 2
                                        

25 | Kebusukan Azwar

H a p p y R e a d i n g !

"Arka kamu kok..." Ucapan Drycel langsung terhenti ketika melihat orang - orang yang sedang duduk melingkar di hadapannya.

Saat Arka meninggalkannya di parkiran Drycel mengejar Arka yang berjalan cepat menuju privat room tanpa memperdulikan panggilannya.

"...gabilang kalo mau ke coffe's" lirih Drycel dengan suara yang semakin kecil.

Brakk !!!

"Nai, jawab gue! Lo sengaja ngerencanain ini?!" ucap sinis seseorang yang langsung bangkit dari duduknya saat melihat Arka dan Drycel datang.

"Jasmine, gue bisa jelasin" Ucap Naila, iya. Seseorang yang bangkit dari duduknya adalah Jasmine, dan yang di bentak Jasmine adalah Naila.

Jasmine menoleh kearah Bayu, Ezra dan juga Kaniyya yang duduk satu meja dengannya.

"Lo bilang... Oh bukan, lebih tepatnya lo berlagak seakan - akan kita ketemu Bayu, Kaniyya sama Ezra di sini adalah ke tidak sengajaan..." Ucap Jasmine memperhatikan orang - orang yang ada di sana.

"Tapi kenyataannya?! Ini semua settingan kan?! Lo semua sengaja!" Bentak Jasmine.

Dia benar - benar muak melihat orang - orang yang sudah menghianati dan menyakiti hatinya berkumpul semua disini.

"Mine, jangan salahin Naila. Ini semua rencana gue! Gue mau perbaikin masalah yang terjadi karena gue!" Ucap Bayu.

Dengan cepat Jasmine menyambar tasnya, "Basi, gue gak ada waktu!" Ucap Jasmine lalu melangkah keluar privat room.

Baru satu langkah kakinya keluar, sebuah cekalan tangan di iringi perkataan sinis yang terkesan dingin menghentikannya.

"Jangan kekanakan, lo udah cukup dewasa untuk kembali duduk dan selesaikan semuanya sekarang"

Jasmine menghempaskan cekalan tangannya kasar, lalu berbalik dengan tatapan mengejeknya.

"Lo bilang apa? Gue...kekanakan? Kalo lo minta gue berfikir dewasa harusnya lo juga bisa berfikir dewasa, Ka." Ucap Jasmine menggebu - gebu.

"Gunain akal sehat lo!" benak Jasmine menunjuk dahi Arka,

"Lo liat... Saat ini, lo belain dia" Tunjuknya pada Jasmine.

"Yang bahkan jadian sama orang lain tanpa mikirin perasaan lo!" ucap Jaamine lagi, airmatanya jatuh meluruh saat menekankan setiap kalimat yang keluar dari mulutnya.

"Lebih kekanakan mana, gue atau lo yang lebih memilih memusuhi seseorang yang bahkan hanya di jadikan kambing hitam.." Jawab Arka dengan santai.

"Kambing hitam lo bilang?! Ka, lo harusnya sadar-"

"Elo yang harusnya sadar! Gak seharusnya lo seegois ini!" bentak Arka memotong ucapan Jasmine.

ARKANA (Completed)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang