31: tanpa izin

1.4K 139 14
                                        

Vote nya dulu ya gaes
Kamsahamnida
uwu

Taehyung Pov

Aku.
Aku yang disini hanya menatap dari kejauhan, hanya sebuah pemeran figuran dalam drama sekolahan.

Tak ku sangka rasa suka pada Jungkook telah membuatnya melakukan hal nekat seperti ini. Ya, perempuan yang menyatakan cintanya pada laki-laki.

Tak ku sadari pula tas yang aku jinjing dari pulang sekolah telah jatuh tergeletak di alas kasar itu.

Hari ini seakan ada yang mengatur untuk membuat ku terus sakit hati sepanjang hari. Apakah sudah takdir alam, kalau y/n memang tak seharusnya menjadi milikku?

Taehyung Pov End


Y/n pulang bersama Seulgi sekarang, selagi arah jalan mereka masih searah walau nanti akan ada pertigaan yang memisahkan mereka.

"Ih lu bener-bener, gue gak pernah lihat lo se-gentle ini, bukannya cowok, malah cewek yang nembak, hihi," celetuk Seulgi.

"Ya, namanya juga mau gimana lagi, gue cuman penasaran sama itu orang, nanti juga gue putusin kalau udah tahu asal-usulnya," kata y/n.

"Hah?! Gak habis pikir gue, jadi lu cuman pura-pura aja gitu?"

"Iye," jawabnya singkat, "tapi rahasiain ini dari Jimin."

"Kenapa emangnya?" tanya Seulgi penasaran.

"Biar gue tunjukin, kalau gue tuh gak mau nagisan lagi!" Celoteh y/n sambil bergaya layaknya superhero.

Seulgi hanya terkekeh melihat kelakuan sahabatnya ini sambil menoyor kepala y/n dari belakang, dipikirannya, y/n adalah orang yang bisa dianggap lucu dan menggemaskan, namun ia akan sangat menjengkelkan ketika menangis.

"Oh iya, dipikir-pikir, kok ada ya orang yang punya sifat kaya gitu?" ujar y/n.

"Maksudnya?"

"Ya kaya Jungkook itu, pertama waktu ketemu orangnya manis, romantis pula, makin lama makin perhatian, tapi dia tiba-tiba ngehindar dan sikapnya jadi dingin, lah sekarang, jadi berubah lagi kan sifatnya," jelas y/n, "persis kaya temen ku dulu, naik turun sifatnya."

Seulgi bingung mau menjawab apa, jadi hanya mengangguk sebagai bentuk respon pernyataan y/n.

"Oh, udah sampai pertigaan, hati-hati ya lu, awas nabrak pohon," kata Seulgi.

"Apa sih kamu? Kamu juga hati-hati ya."

Mereka pun berpisah dan pulang ke rumah masing-masing.

📍rumah📍

"Abang! Adek pulang!"

"Kasih salam dulu kek, main terobos rumah aja," kata bang Njun sembari menjitak kepala y/n.

"Sakit tahu!" y/n meringis sambil mengusap-usap kepalanya.

Y/n melihat ada yang aneh di pemandangannya, mengapa koper-koper sudah tersusun rapi di ruang tamu. Dari pada dia pusing memikirkan, jadi lebih baik dia bertanya.

"Koper sama tas siapa ini bang?"

"Koper calon kakak ipar mu beserta adik nya, hehe, tadi udah dapet apartemen yang bagus tapi murah, jadi hari ini mereka mau pindah ke apartemen baru," ucap bang Njun.

Tiba-tiba saja pacar bang Njun alias kakak Taehyung datang menghampiri y/n dan berkata, "y/n, ini kayanya barang punya kamu deh."

"Apa ini kak?"

"Kalung, tadi kakak habis beresin kamar tamu, terus kakak nemuin ini di bawah kolong kasur."

"O...oh iya kak, makasih," kata y/n seraya mengambil kalung itu dari tangan kakak Taehyung.

Kemudian bang Njun memberi pesan pada y/n, "kamu jaga rumah ya, abang mau nganterin mereka dulu."

"Iya."

"Y/n," seseorang memanggil dari belakang y/n.

"Aku pamit dulu ya, makasih buat semuanya, selamat juga—udah jadian sama Jungkook," kata Taehyung.

"APA?!"

"Eh ayam, ayam," y/n latah.

"KAMU UDAH BERANI PACARAN TANPA IZIN SAMA ABANG?! APA KATA MAMA PAPA NANTI?!" wajah bang Njun sudah memerah siap banting-banting barang, gara-gara kalimat Taehyung tadi.

"Udah bang, udah, nganterin dulu sana, nanti bahasnya."

"Nanti kita ngomong serius y/n! Awas aja kalau ngunci diri di kamar!"

'Tahu aja abang' batin y/n.

"Yodah sono buruan!"

TBC

Ada apa lagi sama barang penemuan baru itu? Wkwkwk

Vomment nya jangan lupa ya gaes
Kamsahamnida
uwu

BETWEEN US [✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang