Epilog

2.6K 50 1
                                        

Adikku akan berkuliah di Jakarta. Karena aku pernah tinggal disana, maka aku akan menemani dia kesana.

Sudah 3 tahun aku tidak menginjakkan kakiku di kota ini. Tidak banyak yg berubah. Masih banyak yg sama.

Setelah sampai, kami langsung menuju hotel terlebih dahulu. Lalu, kami berjalan², aku menunjukkan banyak tempat wisata dan tempat makan yg terkenal.
Besok baru kami akan menuju ke kampus pilihan adikku.

Malam ini, aku mengajak adikku utk makan di restaurant dekat sekolahku dulu, aku ingin mengenang masa² itu. Adikku menolak, dia merasa sangat lelah, jadi ingin istirahat saja.
Jadi, aku hanya pergi sendiri.

Sampai disana, berbagai kenangan menghampiri otakku. Aku duduk di tempat aku biasa duduk dgn Albert.

Saat aku ingin memanggil pelayan..

"Fanny?"

Suara yg sangat aku kenali dan rindukan. Aku menoleh, dan melihatnya.

"Albert?", tanyaku tak percaya.

"Kamu apa kabar? Boleh aku duduk disini?", tanya Albert.

Aku mengangguk.

"Aku baik, kamu bagaimana?", tanyaku tersenyum padanya. Ingin sekali kukatakan kalo aku rindu padanya.

"Baik.", katanya. Lalu kami sama² terdiam. Merasa canggung karena sudah lama tidak berjumpa.

"Kamu sudah menikah? Terakhir aku dengar, kamu dekat dgn Vivi.", tanyaku penasaran.

"Ooo ngak, kami dekat hanya sebentar. Aku belum menikah. Kamu sendiri?"

"Aku jg belum. Boleh aku jujur? Aku ga bisa menemukan penggantimu. Setiap aku dekat dgn lelaki, aku selalu membandingkannya denganmu."

Albert terdiam mendengarnya, lalu menjawab, "Aku jg sama. Ga ada yg bisa gantiin kamu di hati aku, Fan. Aku masih sayang sama kamu. Waktu itu, aku bener² sakit hati, lalu emosi. Seiring berjalannya waktu, sakit itu mereda. Tp rasa sayang dan cinta ke kamu ga pernah hilang."

"Aku minta maaf atas kejadian dulu. Aku.."

Albert memotong perkataanku.

"Aku udah ga peduli apa yg terjadi di masa lalu, Fan. Kita lupakan saja. Apa kamu mao memulai hubungan ini dari awal lagi?"

Aku menutup mulutku dgn tangan karena terkejut dan tidak percaya.

"Aku mao, Albert. Maafin aku yg dulu.", kataku menangis.

Albert menggenggam tanganku.

"Lupakan semua yg sudah terjadi, kita mulai lg semua nya ya. Aku sayang kamu, Fanny.", katanya tersenyum dan mencium tanganku.

"Aku jg sayang kamu, Albert "

❤️❤️❤️❤️❤️

Teacher's Story [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang