Yein tidak bisa memejamkan matanya karena ucapan Daniel tadi yang terus terngiang di kepalanya.
Tidak bisa di tepis bahwa sebenarnya Yein masih menyukai Daniel,namun bagaimanapun juga dia sudah menjadi istri dari orang lain.Apakah ia boleh mencintai pria lain disaat dia sudah mempunyai suami?tentu saja jawabannya tidak.
Hei!Yein adalah wanita baik-baik,bagaimana mungkin ia bisa berselingkuh dari suaminya.Tetapi di hatinya yang paling dalam ia masih mencintai Daniel,lalu apa yang harus ia lakukan?.
Flashback on
Saat ini Yein dan Daniel sedang duduk di bangku depan rumah milik Yein,hanya angin sepoi-sepoi yang menemani mereka baik Daniel maupun Yein belum berani bersuara sama sekali.
Karena merasa tidak nyaman dengan keheningan ini Daniel pun memulai pembicaraan mereka.
"Yein,aku ingin menjelaskan mengenai kepergian ku beberapa tahun lalu" Saat Daniel berbicara Yein masih belum berani menatap pria dihadapannya itu dan hanya mengangguk sebagai jawabnya.
"Sebenarnya saat aku akan pergi meninggalkanmu aku ingin sekali menemui dirimu,tetapi waktuku sudah tidak banyak karena ayah sangat membutuhkanku saat itu"
"Setiap aku ingin menghubungimu ayah tidak mengijinkan ku dan menyuruhku fokus pada perusahaan dulu.Dan aku tau semenjak aku meninggalkan mu saat itu kau sering datang ke rumah untuk menemui ku kan?"
Yein yang mendengar penuturan Daniel pun langsung berkaca-kaca,entah mendapatkan tarikan dari mana Yein pun memeluk Daniel melupakan semua emosi yang ia pendam selama ini karena kepergian Daniel yang begitu mendadak baginya.
Setelah dirasa tangisan Yein mulai reda Yein pun melepaskan pelukannya dari Daniel,ia baru sadar kalau saat ini dia bukan lagi wanita lajang melainkan wanita yang sudah mempunyai suami.
"Ma-maafkan aku Oppa aku tidak sengaja,itu hanya refleks saja" Ucap Yein sedikit gugup.
"Tidak apa,aku mengerti"
"Yein apa aku boleh jujur mengenai perasaanku saat ini?" Tanya Daniel pada Yein,Yein pun mengangguk sebagai persetujuannya.
"Jika suatu saat Jungkook menemukan mantan kekasihnya lalu lebih memilih wanita itu dibandingkan dirimu apakah kau mau kembali bersama ku?" Tanya Daniel begitu serius kepada Yein.Namun perkataan Daniel membuat dahi Yein berkerut menandakan bahwa saat ini ia sedang kebingungan.
"Maksud Oppa apa?" Tanya balik Yein.
"Apa kau tau,aku menyelidiki mengenai Jungkook dan aku mendapatkan kabar kalau Jungkook dulu mempunyai seorang kekasih yang hampir dinikahi namun semua itu tidak terjadi karena ibu Jungkook tidak menyetujui hubungan mereka.Lalu tiba-tiba wanita itu hilang begitu saja dari hadapan Jungkook setelah datang ke rumah Jungkook,dan sampai sekarang Jungkook masih mencari wanita itu " Ujar Daniel menjelaskan,Yein yang mendengar semua itupun tiba-tiba merasakan sesak di didadanya.
Flashback off
Tidak terasa air matanya merosot begitu saja tanpa komando dari dirinya.Yein lalu berbalik lalu berhadapan dengan wajah tampan Jungkook yang sedang terlelap.
Yein mengamati lekat wajah suaminya itu,entah bagaimana takdirnya nanti kedepannya Yein hanya bisa berpasrah.Namun ia berharap semoga baik Yein maupun Jungkook bisa menerima semuanya jika takdir menginginkan mereka untuk berpisah,tetapi justru Yein berharap hubungan ini akan berjalan dengan baik tanpa ada kata perpisahan.
Karena rasa kantuk sudah menyerang Yein ia pun tertidur dengan air mata yang masih mengalir dari pelupuk matanya,tanpa sepengetahuan dirinya sang suami ternyata belum tertidur.
Jungkook hanya memejamkan mata karena kedekatan Yein dan Daniel masih terngiang di kepalanya.
Jungkook menatap wajah istrinya yang tengah tertidur di hadapannya dengan air mata yang masih mengalir di pipinya,entah mendapatkan tarikan dari mana Jungkook meletakan jarinya di pipi Yein untuk menghapus air matanya.
Jungkook tau mungkin pernikahan hanya sekedar perjodohan biasa,namun karena sudah terbiasa dengan kehadiran Yein ia jadi merasa ada yang kurang saat wanita itu tidak bersamanya.
Saat ini Jungkook benar-benar takut kalau Yein akan meninggalkan dirinya dan memilih Daniel yang sangat mencintai Yein.
Bicara soal cinta apakah Jungkook mencintai Yein?jawabannya adalah tidak tau.Jungkook sendiri juga bingung dengan perasaannya saat ini.
Saat ia melihat Yein bersama dengan Daniel sebenarnya ia merasakan sesuatu yang membuat dirinya harus menghampiri Yein dan menariknya dari hadapan Daniel.Tetapi Jungkook tidak melakukan teriakan hatinya itu dan lebih memilih egonya.
Mungkin saat itu ia bisa dikatakan sedang cemburu,namun ia segera menepis jauh pemikiran itu.Ia tidak mencintai Yein lalu bagaiamana ia bisa cemburu?dan sekali lagi Jungkook lebih mementingkan egonya dan menepis jauh-jauh pemikirannya itu.
Jika ia tidak mencintai Yein untuk apa dia harus cemburu bukan,Jungkook tertawa sinis saat mengingat semua pemikirannya tadi itu.Jungkook yang juga sudah lelah karena terus berfikir pun akhirnya ikut terlelap bersama Yein.
-
Pagi telah tiba,kedua insan yang masih terlelap kini pun mulai satu persatu bangun dari tempat tidur,berawal dari Yein yang langsung pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka dan membersihkan dirinya.
Pagi ini ia harus kembali lagi ke Seoul karena Jungkook masih memiliki banyak pekerjaan,ia tidak mau Jungkook mendapat pekerjaaan menumpuk karena menemaninya lagi untuk menginap di rumah ke dua orang tuanya.
Yein sebenarnya masih ingin tinggal sehari lagi dengan kedua orang tuannya,namun ia sadar kalau ia sudah menyusahkan Jungkook jadi ia tidak mau membuat Jungkook kembali mengambil cuti untuk menemani dirinya.
Setelah sarapan Jungkook dan Yein memutuskan untuk pulang,mereka terlebih dahulu berpamitan kepada kedua orang tua Yein dan adiknya.
Saat akan pergi Yein menangis dipelukan sang ibu karena masih merindukan ibunya tersebut.
"Jangan menangis,kau sudah besar dan menjadi seorang istri" Yein hanya mengangguk karena ia tidak bisa berbicara karena ia tidak mau semakin terisak nantinya.
"Nak Jungkook,tolong jaga putriku baik-baik di sana aku mempercayakan putriku sepenuhnya padamu" Ucap ayah Yein sambil memeluk Yein yang sudah berganti di pelukan sang ayah.
"Baik abeoji,saya akan menjaga Yein dengan baik karena dia adalah istri saya" Balas Jungkook.Yongbin pun juga ikut memeluk kakak iparnya tersebut sebagai ucapan perpisahan.
"Hyung,tolong jaga nona jangan sampai kau menyakitinya karena Daniel hyung akan siap mengambil nona jika kau menyakitinya dan membuatnya menangis, dan aku tidak bisa menjamin kau akan mendapatkan nonaku kembali nanti" Ucapan Yongbin membuat Jungkook merasa bingung tentang maksud dari perkataan adik iparnya tersebut.
"Eomma,appa,Yongbin aku pamit dulu,jaga diri kalian baik-baik disini aku akan selalu merindukan kalian" Ucap Yein.
"Kami juga akan selalu merindukanmu,jaga diri baik-baik juga dan jadilah istri yang baik untuk suamimu" Ucap ibu Yein,Yein pun hanya mengangguk lalu pergi menuju mobil,sebelum pamit Jungkook membungkukkan badannya untuk memberikan hormat kepada mertuanya itu sebelum pergi.
Setelah beberapa jam menempuh perjalanan mereka berdua akhirnya sampai di rumah,setibanya di rumah Jungkook menyuruh Yein masuk terlebih dahulu karena ia masih memiliki pekerjaan di kantor.
Yein pun hanya mengangguk lalu pergi menuju kamarnya,sedangkan Jungkook langsung pergi dengan mobilnya menuju kantor.
Haloha!
Jangan lupa Vote dan coment ya😊
Kalau ada typo komen aja,ntar biar bisa aku perbaiki 😉
Makasih masih setia nunggu cerita ini🙃
See youuuu💜💜💜
KAMU SEDANG MEMBACA
Sorry {Jungkook & Yein}
AcakTidak disangka oleh Yein hanya karena menyelamatkan seorang nenek-nenek Yein dijodohkan dengan cucunya. Yein tidak mau dijodohkan dengan cucu nenek tersebut tapi nenek tersebut tetap memaksa Yein untuk menikah dengan cucunya sebagai rasa terimakasih...
