"Kak!Melati bangun! Sudah mau jam tujuh nih, berangkat dan antar adikmu sekolah"
Seorang wanita yang berusia 40 tahun itu memanggil anak pertamanya, Melati. Ya Melati Aysha Siva, anak pertama dari pasangan Asakura Sakira Djom dengan Bima Atma Prasetya. Jadwal pagi Melati itu menjadi ojeg khusus mengantarkan adiknya, Mawar Aika hanum. Tidak ada suara Melati yang menjawab panggilan Mamah
"(menghela nafas) ke kamar, bangunkan kakakmu" pinta Mamah ke Mawar yang sedang sarapan
"Aku sudah bangun Mamah!" suara Melati melambung jauh sampai terdengar oleh Bi Siti, pembantu rumah.
Melati turun dari tangga dengan langkah yang terhitung cepat. Mata Mamah dan Mawar menuju kepada Melati sampai dia duduk di kursi meja makan. Sebelum jam tujuh pas, Melati tak akan dulu turun dari kamarnya di lantai dua karena drama korea lebih ampuh membuatnya tak ingin berpaling daripada sarapan yang nantinya juga keluar lagi. jadi, jika Melati harus memilih antara makan dengan drama korea?, dia pasti akan memilih drama korea. Kerana itu juga, Melati hanya bisa bertemu dengan Papahnya di malam hari saja, karena Papahnya sudah harus berangkat kerja di jam enam pagi, sedangkan jam segitu, yang ada Melati baru detik-detik akan bagun. Mamah menyajikan nasi goreng di piring Melati dan langsung Melati lahap dengan cepat.
"Nonton drama korea apalagi kakak?" Mawar bertanya polos kepada Melati
Melati tersedak nasi. Dia memukul dadanya. Mamah langsung memberikan minum.
"(bernafas lega) sekarang aku sudah melihat drama baru lagi, Strong Woman Do Bong Soon"
Melati menjawab dengan mulut yang tetap mengunyah makanan. Mawar hanya menganggukan kepala dengan jawaban kakaknya yang dia tak tahu apa itu.
Melati yang bergingsul dan Mawar berlesung pipi, kakak adik yang berjarak tiga tahun. Sekarang Melati duduk di pengujung SMP, tiga SMP, dan Mawar duduk di pengujung SD, enam SD. Tahun ini, keduanya akan lulus dari jenjang mereka masing-masing. Melati sudah memakai seragam SMA dan Mawar sudah memakai seragam SMP. Bukan main kebahagiaan Melati yang mulai merasa dirinya bertumbuh dewasa saat nanti menginjak lantai SMA, begitupun Mawar yang akan menginjak lantai SMP. Melati berbeda dengan Mawar, Melati begitu rapih dan peminim dengan penampilan dengan rambut yang selalu di ikat, sedangkan Mawar acuh terhadap penampilan, rambutnyapun tak pernah dibiarkan memanjang, sedikit terlihat memanjang, Mawar langsung memotongnya sendiri dengan gunting tanpa harus ke salon ataupun minta tolong kesiapapun itu. Mungkin saja, Mawar belum cukup umur untuk seperti Melati.
"Udah beres kak?"
Tanya Mamah dengan nada becanda dan pandangan yang membuat Melati tertawa malu.
"Udah kok bu, masakan mamah enak sih, aku gak nahan"
Mamah mencubit pipi Melati, "awwww" Melati mengeluh kesakitan dan tangannya mengelus-elus pipi yang dicubit Mamah. Baru saja Mamah mengeluarkan kunci motor dari kantong celananya, Melati langsung merenggut kunci motor dari mamah.
"Assalamu'alaikum mamah" Melati mencium pipi dan tangan Mamah.
Dia melambaikan tangan berlari ke garasi kendaraan. Sedangkan Mawar masih berdiri disamping Mamah.
"Mawar? Cepet susul kakakmu" Mamah menyadarkan pandangan kosongnya kepada Melati
Dia langsung mencium tangan dan pipi mamah
"Assalamu'alaikum bu"
Mawar melambaikan tangan dan mamah membalas melambaikan tangan juga.
"Wa'alaikumsalam! Bilangin ke kakak, hati-hati"
Mawar mengangguk dengan senyuman khasnya.
...
Melati sudah menunggu Mawar sambil memanaskan motor scoopy pink. Mawar datang dan langsung duduk di jok belakang. Melati memberikan helm kepadanya
KAMU SEDANG MEMBACA
MEKAR [✓]
Novela Juvenil[REVISI] "Iya pacar pura-pura gue pinter" goda Melati "Gak usah pake pacar pura-pura juga Mel! Nyesek!" Jawab Zaka cemberut "Ya masa pacar beneran? kan mustahil!" " MElati zaKA Relationship " ... banyangin! gimana rasanya punya masalah keluarga samp...
![MEKAR [✓]](https://img.wattpad.com/cover/224785510-64-k796549.jpg)