#37 NGEGENDONG?

51 13 1
                                        

"Udah atuh Hayu pulang" Ajak Zaka

"Lu salting Ya.."

Zaka menelan ludah sendiri mendengar pernyataan sekaligus tuduhan Melati tadi. Melati tidak menunggu jawaban dari Zaka, dia langsung berdiri dan jalan keluar

'Kumaha teu saltingna gusti nu agung' Gumam Zaka dalam hati

"WOY BEBEP!!! AYOOO!"

teriakan Melati menyadarkan Zaka yang masih duduk di kursi karena terbawa arus saltingnya.

"Ih gusti nambah salting" keluh Zaka

Zaka masih saja duduk di tempat

"ASTAGHFIRULLAH!!!"

Zaka langsung berdiri dengan teriakan kedua Melati dan berlari mengejarnya. Akhirnya Zaka sejajar juga dengan Melati

"Lu ngelamunin apa Emang Zak?"

"Ngelamunin Kata 'BEBEP' "

"LAILAHA ILLALLAH"

Melati langsung mempercepat jalannya. Zaka tertawa, sepertinya sekarang Melati yang salah tingkah. Zaka buru-buru mengejar Melati di depannya

"Cepet buka, gue ngantuk" pinta Melati

"Oh iya"

Zaka langsung membukakan pintu untuk Melati. Melati tak bicara apa-apa, Dia langsung memasuki  pintu yang sudah dibuka oleh Zaka.

Di dalam mobil, Melati langsung memutarkan lagu tapi tidak ikut bernyanyi. Hanya Zaka yang bernyanyi. sampai akhirnya Zaka berhenti bernyanyi ketika mobil sudah memasuki garasi rumah

"Yu Mel udah dateng"

Zaka kaget, ternyata Melati tertidur sangat pulas. ini kali kedua Melati tertidur di mobil jadi Zaka tak terlalu bingung seperti saat pertama

"Mel.."

Zaka menepuk pelan pipi Melati dengan hati-hati

"Mmmm"

Melati tak menjawab apa-apa, Yang ada Melati menyingkirkan tangan Zaka tanpa sadar

"Kumaha atuh?"

Zaka bingung lagi, dia keluar dari Mobil . Zaka memilih masuk ke rumah dulu, tapi tidak ada siapa-siapa di dalam, termasuk bu siti. Zaka ke kamarnya dan ibu Siti dulu, ternyata ibu sudah tertidur pulas

"Gusti.. Kumaha ieu?"

Zaka keluar dari rumah dan dia berjalan ke depan Mobil. Zaka mondar-mandir mengelilingi mobil karena bingung, Harus apa dia sekarang?

"Maenya Abdi ngagendong Melati?"

"Maenya abdi ninggalken Melati?"

"Maenya Melati sare di mobil???"

"Aduh gusti Kumaha ieu?"Keluh Zaka kepada diri sendiri. 

Zaka melihat jam di hp, ternyata sudah jam 10 malam. Mau tidak mau Zaka harus melakukan, karena takut semakin malam

"Ya Allah Demi kesejahteraan bersama, hampura"

Zaka langsung membuka pintu mobil dimana Melati tertidur. Kenapa Melati sangat pulas?

"Bismillah, hampura nya Mel"

Zaka langsung menggendong Melati. Melati benar-benar Pulas, sampai dia tidak terasa kalau digendong Zaka

"Untungna hampang"

Zaka menggendong Melati sampai ke kamarnya. Zaka membaringkan Melati di atas kasur. Akhirnya, Melati tidur dengan memakai baju yang tadi dia pakai. karena sudah selesai, Zaka pun balik meninggalkan Melati, tapi

"Eh, sepatuna"

 Zaka menyadari Melati masih memakai sepatu. Zaka pun membukakan sepatu yang Melati pakai, Melati masih saja tidur

"Dasar Bebep"

Zaka menertawakan dirinya sendiri Kenapa bisa bicara seperti itu dikala Melati tertidur. Zaka pun berjalan keluar dari kamar

"Selamat tidur Melati Aysha Siva"

Zaka menutup pintu kamar pelan-pelan. Zaka menuruni tangga dengan mata yang melihat pintu kamar Melati, Zaka tersenyum bahagia melihat bayangan tadi dia menggendong Melati

"Melati sadar gak yah?" tanya Zaka ke dirinya sendiri

Zaka menyudahi rasa yang tak karuan dengan masuk ke dalam kamarnya untuk tidur seperti Melati

...

TINGGALKAN VOTE DAN KOMEN AGAR AUTHOR SEMANGAT BERKARYA

MEKAR [✓]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang