Pijitan sang sekretaris

2.5K 147 2
                                        

"Baik pak" telpon tertutup setelah mendengar balasan dari Silla lalu ia bangkit dari kursi nya berjalan memasuki ruangan yang tak jauh dari meja tempat nya bekerja.

"Sini kamu" Reivan sudah duduk di sofa dengan kepala yang ia sandarkan ke kepala sofa.

"Ada yang bisa saya bantu pak? "

"Pijitin saya, gak terima tolakan dan bantahan! " mendengar itu Silla hanya bisa tersenyum mengiyakan permintaan Reivan sambil mendumel dalam hati.

Mau nanya deh, yang kerja sekretaris ada tugas buat mijitin boss nya?

Ini memang bukan yang pertama kalinya Reivan meminta dipijitkan bahu nya oleh Silla, namun Silla masih agak canggung untuk melakukan hal yang Reivan, minta itu tidaklah masuk akal menurut Silla.

Secara kan, meskipun dirinya lulusan dari Sekolah swasta dan tidak melanjutkan kuliah perkantoran. Tapi, sedikit nya ia tau bagaimana cara kerja Sekretaris, tidak seperti ini yang menurutnya tidak masuk akal.

Reivan memang suka meminta Silla untuk memijitnya jika dia baru selesai melakukan golf bersama rekan bisnis nya. Katanya lengan dan bahu nya pegal jika sudah bermain Golf bersama Rekan bisnis nya.

Tulang udah mau keropos aja masih sok-sok-an main golf.

Ya, meskipun kalo lagi di pijitin boss nya ini masih saja suka mendumel tidak jelas.

"Yang bener pijitnya! Gak ikhlas" Tuh kan baru juga di bilang apa.

"Ikhlas pak" Silla tersenyum sambil memijit lengan kanan Reivan.

"Saya gaji kamu! " Silla mengangguk tanpa membalas perkataan Reivan tapi senyum nya masih belum pudar di wajah Silla.

Senyum karna siksaan.

Selama tiga bulan bekerja dengan menjabat sebagai Sekretaris bigg boss Silla menjadi tau bagaimana sikap kepribadiaan Reivan. Selain berbicara yang emang suka salah pernyataan ataupun pertanyaan, Reivan juga mempunyai Sifat yang menyebalkan.

"Kamu saya gaji itu untuk melakukan apa yang saya minta! "

Iya, bahkan lo suruh gue terjun ke jurang pun gue turutin! "

"Yang bener dong " Kata Reivan lagi saat Kini bergantian Silla yang memijit lengan Kiri Reivan.

"Kamu orang bandung kan"

Nanya atau apasih

"Iya pak" Jawab Silla sambil mengangguk.

" Makanya pijit yang benar, orang bandung itu terkenal dengan pijatan yang enak"

Lu kira orang bandung tukang urut semua hah?!

Astagfirullah Silla dosa, dia sumber darimana gaji keluar Sill.

"Sudah ini belikan saya makan siang"

***

Reivan Pov.

Gue buka berkas-berkas yang masuk ke e-mail gue sambil nunggu sekretaris gue yang lagi beli makan siang.

RESILLATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang