***
Kei yang tak tega membangunkan yuki, akhirnya menggendong yuki dan membawa nya untuk menaiki pesawat yang sebentar lagi akan take off. Mengabaikan semua perhatian orang yang menatap ke arah mereka.
Dengan hati hati kei menurunkan yuki setelah mereka berada di dalam pesawat.
Yuki yang belum juga terbangun, membuat kei hanya tersenyum dengan memandang wajah cantik istrinya. Dan berharap agar yuki tidak cepat bangun, karena ia merasa belum puas memperhatikan wajah cantik nya.
Yuki menggeliatkan tubuh nya, karena merasa mulai tak nyaman. Dan jelas saja hal itu membuat kei buru buru mengalihkan perhatian nya ke arah lain, tidak ingin yuki tau jika ia telah memperhatikan nya.
Yuki mengerjapkan mata nya menyesuaikan cahaya yang masuk kedalam matanya. Dan nampak terkejut ketika menyadari dirinya telah berada di dalam sebuah pesawat yang saat ini sudah berada di udara.
Yuki menoleh dan menemukan kei yang tengah membaca di samping nya, dan entah kenapa membuat yuki merasa lega.
Yuki kembali menyandarkan tubuh nya, namun kali ini yuki menyandar pada bahu kei dan kembali memejamkan matanya.
" kei, bisakah aku kembali saja ke jepang ?" ujar yuki membuat kei menoleh padanya.
" kenapa ?"
" aku pasti akan kesepian nanti jika kau berangkat bekerja. Kalau di jepang kan masih ada ayumi dan ka kirei yang menemani ku " sungguh kei tak dapat menahan senyum nya, mendengar penjelasan yuki yang menggemaskan.
" apa kau ingin kuliah ?" yuki mengangkat kepalanya dan menoleh menatap kei yang juga tengah menatap nya.
" tidak tau jika nanti, tapi saat ini aku tidak ingin kuliah " dan kei hanya mengangguk mendengar perkataan yuki, walaupun sampai detik ini kei masih tak mengerti kenapa yuki tak ingin melanjutkan pendidikan nya lagi.
" baiklah, jika kau merasa mulai bosan kau boleh ikut dengan ku bekerja " dan kali ini yuki tersenyum, merasa senang akan apa yang kei katakan.
" ok, aku setuju " yuki kembali menyandar pada bahu kei. Dengan terus tersenyum entah memikirkan apa. Tapi yang pasti yuki sangat merasa senang.
Sedangkan kei, ia ingin sekali menyentuh rambut yuki dan mengusap nya, Namun kei menahan dirinya dan lebih memilih kembali membaca buku yang sebenar nya tak ia baca, semua itu kei lakukan hanya untuk mengalihkan perhatian nya dari yuki.
Sementara itu yuki menjadi termenung, memikirkan al yang juga berada di amerika. Yuki hanya takut jika sampai ia kembali bertemu dengan al, takut hati nya tak dapat ia tahan sedangkan ia sendiri sedang belajar untuk mencintai kei seutuhnya, karena lelaki itu sekarang adalah suami nya. Yuki hanya tidak ingin melakukan kesalahan yang pada akhirnya menyakiti perasaan dari salah satu nya.
Yuki mengalihkan perhatian nya ketika merasakan kepala kei yang juga bersender di kepalanya, dengan perlahan yuki menoleh dan yang ternyata lelaki itu tertidur dengan buku yang menutupi wajah nya.
Dengan hati hati yuki membetulkan posisi kei agar lelaki itu tidur dengan nyaman, dan meletakan kepala kei di bahu nya. Seperti saat ia tertidur di bahu kei tadi.
Yuki menatap lekat wajah tampan suami nya, yang entah kenapa akhir akhir ini membuat yuki merasakan jika ada yang aneh dengan kei. Entah kenapa lelaki itu terasa semakin menjauh dari nya, dan yuki ingin tau apa alasan kei melakukan itu pada nya.
Apakah kei menyesal telah menikahi nya, atau kah justru kei berniat untuk meninggalkan nya. Astaga sungguh pikiran nya menjadi kacau jika harus memikirkan perubahan sikap kei pada nya.
***
Setelah beberapa jam dalam perjalanan akhirnya kini mereka telah sampai di negara paman sam, yang akan menjadi awal lembar baru bagi mereka. Yuki yang dengan keyakinan nya akan menjadi istri sesungguh nya bagi kei. Dan kei yang dengan niat nya untuk kembali menyatukan al dengan yuki.
Kei menarik koper nya memasuki sebuah mansion yang sangat besar dan mewah. Mansion yang akan mereka tinggali selama di amerika.
Dengan beberapa pelayan dan bodyguard yang telah bersiap untuk melayani yuki dan kei.
Sungguh yuki merasa tidak ada bedanya dengan jepang ataupun amerika. Karena masih saja harus di kelilingi dengan bodyguard yang begitu banyak nya, membuat yuki hanya menghembuskan nafasnya pasrah.
" yuki, kau ingin menempati kamar yang sebelah mana, sebelah kiri atau sebelah kanan ?" tanya kei ketika mereka berada di lantai atas yang terdapat dua kamar hanya untuk nya dan yuki. Namun hal itu membuat yuki mengerutkan kening nya, merasa tak mengerti dengan apa yang baru saja kei katakan.
" aku tidak mengerti " ujar yuki menatap kei.
" iya kau ingin tidur di kamar yang sebelah mana, biar ku bawakan barang barang mu " dan kini yuki mengerti apa maksud dari perkataan kei, namun yang membuat yuki masih tak mengerti mengapa kei mempunyai pemikiran seperti itu.
" jika pada akhirnya akan seperti ini, seharus nya kau tidak usah mengajak ku. Letakan saja barang nya di situ. Biar ku bawa sendiri " yuki yang terlanjur kecewa dengan kei pergi begitu saja, meninggalkan kei yang terdiam melihat kepergian nya.
Yuki menghapus kasar air matanya, entah kenapa rasa nya terasa menyesakan.
Padahal ia akan mulai belajar untuk menjadi istri yang baik untuk nya. Namun justru kei lah yang menghancurkan harapan nya.
Yuki yang berjalan dengan kekecewaan pada hatinya, membuat yuki tidak fokus dan memperhatikan sekeliling nya. Hingga tanpa sengaja yuki menabrak seseorang yang perpapasan dengan nya. Dan membuat ia terjatuh karena memang tubuh nya yang melemah.
" maaf, apakah kau baik baik saja " yuki mengangkat wajah nya dan melihat uluran tangan yang hendak membantu nya.
" tidak apa, aku baikk... " ucapan nya terhenti ketika matanya pertatapan dengan dengan lelaki yang tadi bertabrakan dengan nya. Tubuh nya yang mematung, membuat aliran darah nya terasa terhenti.
Lelaki yang selama ini ia rindukan sekaligus coba ia lupakan, kini hadir di hadapan nya. Membuat yuki semakin tak mengerti dengan takdir yang selalu mempermainkan nya.
Sama hal nya dengan yuki, al pun ikut terdiam ketika melihat gadis yang selama ini mengisi hati nya, ada di depan nya, dengan paras yang semakin cantik. Namun hati nya kembali teriris ketika melihat air mata dan kesenduan yang selalu ada pada wajah gadisnya. Membuat al tidak tahan melihat nya yang selalu terluka.
" kau baik baik saja " ujar al begitu lembut.
Membuat air mata yuki kembali jatuh membasahi pipi nya.
Perlahan tangan al terulur, dan menghapus air mata yuki, senyum nya kini terukir di bibirnya. Entah sudah berapa lama, namun rasa nya masih terasa sama. Seperti awal ia mengenal yuki dan jatuh cinta pada nya.
Merasa tak bisa lagi menahan hatinya, al menarik yuki kedalam pelukan nya. Mendekap erat gadisnya yang selama ini ia rindukan.
Sungguh al merasa bahagia, melihat yuki yang kini ada di hadapan nya. Walaupun ia tidak tau alasan gadis itu berada di tempat ini.
Dan tanpa mereka ketahui, kei yang memang mengikuti yuki melihat semuanya. Pertemuan yang tak disengaja mereka, membuat kei terdiam. Kini hati nya seolah tak menentu, namun yang pasti rasa sakit nya kini mulai ia rasakan. Walaupun kei memang berencana untuk kembali menyatukan mereka. Namun kei juga tak dapat membohongi perasaan nya jika memang ia sangat mencintai yuki.
Merasa tak bisa lagi melihat keduanya, kei memutuskan untuk pergi dan kembali ke mansion nya, dengan hati dan pikiran yang sangat sulit kei jelaskan.
Nih yang kangen al, yang selalu tanya kemana al pergi. Nih orang nya come back 😂😂😂
Salam dari saya sang penulis amatir 😜😜
KAMU SEDANG MEMBACA
Meaning Of Love
RomanceYuki hanya bisa diam dan menuruti setiap keinginan sang ibu. berjalan seperti boneka itu lah hidup nya. Namun yuki tidak pernah menunjukan rasa lelah nya di hadapan siapapun. Yuki begitu pintar menyembunyikan luka, di hati nya Pertemuan nya dengan a...
