part 3

607 83 3
                                        

***
Kini al dan yuki berjalan menuju dimana al tinggal, yuki yang ngotot ingin tau dimana al tinggal dan tanpa bisa menolak akhir nya al pun mengajak yuki ke rumah nya.

Jarak menuju rumah al lumayan jauh, dan setiap hari al selalu berjalan tanpa memakai kendaraan. Al bilang dia lebih suka jalan kaki ketimbang berkendara, padahal al mempunyai sebuah motor.

Sesampai nya di rumah al, hal pertama yang yuki lihat adalah kesederhanaan, rumah al memang terlihat kecil jika dibandingan dengan rumah nya yang memang sangat besar.
Di depan rumah al terdapat pohon bunga sakura, dan disamping nya terdapat pohon jeruk yang membuat rumah nya terlihat sunyi.
Al pun membuka pintu nya dan mempersilahkan yuki untuk masuk.

" yuki, maaf ya rumah ku kecil " ucap al tidak enak.
Yuki pun dengan cepat menggeleng lalu tersenyum.
" rumah kamu sangat nyaman al, aku suka " ucap yuki lalu duduk di sebuah kursi yang ada di ruangan itu.

" oh ya al, kamu disini tinggal sama siapa ?" tanya yuki yang penasaran

" aku tinggal sendiri disini, orang tua ku tinggal di amerika, karena mereka bekerja disana, tapi setiap ada waktu kosong okasan slalu menyempatkan untuk pulang " cerita al lalu pergi menuju dapur untuk membuatkan yuki minuman.

" yuki, apa kamu tidak di cari orang tua mu ?" tanya al yang nampak santai walau hari sudah malam.

" dirumah tidak ada siapa pun, okasan sibuk kerja, jadi yaa.. Aku kesepian " ucap yuki sambil tertawa.

Al pun menghampiri yuki dengan minuman dan cemilan yang ia bawa untuk yuki.

Sejenak yuki pun terdiam, dan memperhatikan al, yuki menatap al dalam. Lelaki di depan nya ini begitu dewasa, sederhana, dan penuh kehangatan, wajah nya yang tampan mendambah nilai lebih untuk al. Kini yuki pun mengagumi al.

Al yang merasa di perhatikan oleh yuki pun menjadi salah tinggah, ia bingung harus bersikap seperti apa. Pura pura tidak menyadari yuki yang memperhatikan nya adalah pilihan terbaik untuk nya.

Setelah lama memperhatikan al, yuki pun mengalihkan pandangan nya lalu tersenyum entah kenapa.

" al, seperti nya aku harus pulang, okasan pasti mencari ku " ucap yuki membuat al menoleh

"yaudah, ayo aku antar " ucap al kemudin berdiri.

" tidak perlu al, aku pulang sendiri, aku akan naik taxi, aku tau kamu pasti lelah, jadi selamat istirhat, sampai ketemu besok di sekolah " ucap yuki yang kemudian keluar dari rumah al, dan al pun tidak mungkin memaksa yuki.
Setelah yuki pergi, al pun mulai membersihkan dirinya dan mulai istirahat.

***

Sesampai nya di rumah yuki langsung mauk ke dalam kamar, ia berniat membersihkan dirinya sebelum tidur..
Tiba tiba pintu nya terbuka dan okasan nya masuk begitu saja, membuat yuki hanya menghela nafas.

" dari mana saja kau yuki, kau tidak tau ini jam berapa ?" sepertinya yuki akan lebih lama menunda membersihkan dirinya.

" aku dari perpustakaan kota, dan setelah itu pergi ke rumah teman untuk meminjam buku" berbohong demi kebaikan tidak apa kan ya, karena jujur yuki sangat lelah hari ini.

" besok sepulang sekolah pergi ke kantor, mulai besok kamu akan belajar mengurus perusahaan" ucap okasan lalu pergi begitu saja.

Yuki pun menjatuh kan tubuh nya di atas bed nya, sejenak memjamkan mata lalu mengucapkan mantra yang selama ini ia pakai " yuki, lo pasti bisa, lo harus kuat " itu lah mantra yang selalu yuki gunakan.

" yuki apa kamu baik baik saja " ayumi yang datang dengan membawa makanan mengagetkan yuki, yuki pun melirik ke arah ayumi seraya tersenyum.

" it's ok ayumi, i'm fine " yuki slalu seperti ini, belagak kuat, belagak tidak terjadi apa pun dengan hidupnya.

" kamu selalu saja membawakan makanan ke kamar ku, percuma ayumi aku tidak akan makan " ucap yuki terlihat tak berminat

" kenapa ?" tanya ayumi menatap yuki.
Dan yuki pun hanya terdiam.

" mau makan bersama ? Itu pun jika kamu mau " tawar ayumi yang membuat yuki menatap nya.

Yuki pun tersenyum lalu mendekat ke arah ayumi, dan mulai memakan makanan nya bareng dengan ayumi.

Semenjak sang ayah meninggal dan ibu nya yang berubah, sejak saat itu yuki sudah tidak pernah makan dirumah. Hanya sesekali yuki mau makan itu pun jika sang ibu mengajak nya.
Ayumi yang sangat tau tentang yuki, terus berusaha mengerti akan yuki walaupun ayumi diam tapi dia tau apa yang yuki mau, seperti saat ini, yuki akan makan jika ada teman nya. Dan satu satu nya yang dekat dirumah ini dengan yuki hanya lah ayumi.

" ayumi, bisakah besok pagi buatkan aku bekal dengan porsi lebih " ucap yuki yang sudah menyelsaikan makan nya.

Dan tanpa banyak tanya ayumi hanya mengangguk, lalu membereskan bekas makan nya.

" selamat istirahat yuki" ucap ayumi lalu keluar dari kamar yuki. Setelah itu yuki pun memutuskan untuk berendam sebentar karena tiba tiba ia ingin berendam air hangat.

Maaf ya jika masih banyak kekurangan, harap di maklumkan hehehe..
Dan terimakasih sudah mau membaca cerita ini

Meaning Of LoveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang