part 12

320 59 12
                                        

***

" yuki.." seru kei menghentikan yuki

Yuki menoleh dan menatap kei dengan pandangan yang begitu tajam.
Melihat yuki yang menatapnya seperti itu membuat kei langsung meloncat dan melewati tembok pembatas anara kamarnya dengan yuki yang hanya setinggi perut.

Melihat aksi kei membuat yuki terkejut, bisa bisa lelaki ini hampir membuat nya jantungan, bagaimana jika dia terjatuh dari atas balkon yang lumayan tinggi ini.

" apa kau gila ? Apa kau ingin mati hah.. " teriak yuki di depan kei

" aku hanya ingin berbicara pada mu sebentar " kei terlihat tak perduli dengan kemarahan yuki.

" memang nya kau tak bisa berjalan dan lewat pintu depan "

" tentu saja bisa, tapi aku tidak yakin kau akan mau membukakan pintunya untuk ku " yuki terdiam, membenarkan ucapan kei.

" yasudah cepat, apa yang ingin kau bicarakan "  yuki berjalan masuk dan duduk di sebuah sofa.

" aku tidak tau apa yang sebenarnya terjadi, dan apa yang sedang kau alami. Tapi aku ingin mengajak mu membuat kesepakatan " yuki terdiam bingung dengan perkataan kei.

" hanya aku yang bisa membuat mu terbebas dari mrs. Yumiko, dan aku akan membantu yuki, asalkan dengan satu syarat" yuki terlihat tertarik dengan penawaran kei, tapi apa sayartnya.

" apa syaratnya ?"  tanya yuki penasaran.

" bantu aku agar aset yang ayah aku punya jatuh ketangan ku, karena kakak tiri ku mempunyai niat jahat.. Karena itu lah aku menerima perjodohan ini, hanya untuk menyelamatkan perusahaan ayah dari kekacauan nya " jelas kei kembali membuat yuki terdiam, ternyata lelaki tengil didepannya tidak seperti yang dia pikirkan.

" gimana caranya ?"

" terimalah perjodohan ini, dan mau bertunangan dengan ku " ujar kei membuat yuki langsung terkejut.

" kau gilaa.. Aku tidak mau "

" hanya sebatas bertunangan yuki, karena setelah itu semua yang ayah miliki akan jatuh atas nama ku, dan kau akan terbebas dari ibu mu, aku pastikan hanya sebatas pertunangan tidak akan lebih " yuki masih terdiam memikirkan penawaran kei.

" tapi itu semua terserah kau yuki, bahkan sekarang kau tidak bisa keluar kemanapun jika tidak dengan bodyguard mu"

" baiklah aku mau, tapi kau harus berjanji kau akan menepati janji mu, dan satu lagi, jangan mengharapkan cintaku " ucpan yuki tentu saja membuat kei tertawa.

" mana mungkin aku suka dengan gadis aneh dan tak berbentuk seperti mu " yuki membulatkan matanya , kei bilang apa tadi, yuki tak berbentuk astagaaa..

" terserah kau saja, dasar kau lelaki tengil, rusuh, menyebalkan " dengus yuki mebuat kei semakin tak bisa menghentikan tawanya.

" mendengar ocehan mu membuat telinga ku berdenging yuki " ujar kei yang langsung berlari keluar kamar yuki sebelum gadis itu mengeluarkan amarah nya..

" keiiiii.. " teriak yuki yang dapat di dengar kei dari kamarnya.
Sedangkan kei hanya tertawa membayangkan ekspresi yuki yang kesal.

Kei menjatuhkan tubuhnya di atas kasur, mengingat betapa lucunya yuki ketika kesal, dan apa yang tadi yuki katakan, jangan mencintainya.. Ahh gadis itu, apa kurang nya kei, dia tampan dan memiliki pesona yang membuat semua wanita menoleh dua kali pada nya, tapi yuki.. Gadis itu sama sekali tidak tertarik dengan nya.

***
Ke esokan hari nya yuki berencana untuk masuk sekolah, yuki telah mengenakan seragam nya dan akan pergi menuju sekolah.

" mau kemana kau yuki ?" mrs. Yumiko menghentikan langkah yuki.
Yuki membalikan badanya dan membungkuk memberi hormat kepada sang ibu.

" aku akan pergi ke sekolah "

" siapa yang mengizinkan mu pergi ?" begitu sangat sinis terdengar di telinga yuki.

" bukan kah kau aku tugaskan untuk mulai belajar di perusahaan" yuki hanya terdiam mendengar kemarahan mrs. Yumiko di pagi hari.

" ohayo mrs. Yumiko " sapa kei mengalihkan kemarahan mrs.yumiko kepada yuki.

" ohayo stefano " mrs.yumiko membalas sapaan kei dengan senyuman yang begitu manis, membuat yuki hanya menghembuskan nafasnya.

" stefano, ayo ikut sarapan bersama " ajak mrs. Yumiko

" ah.. Maaf mrs. Yumiko saya ingin meminta izin untuk mengantarkan yuki ke sekolah, maaf juga karena tadi saya tidak sengaja mendengar pembicaraan anda dengan yuki, sebenarnya saya yang menyuruh yuki untuk kembali fokus dalam belajar, dan masalah pekerjaan saya yang akan menggantikan nya, bukan kah sebentar lagi yuki akan menjadi tunangan ku, jadi saya berfikir untuk membantu yuki dan saya sendiri yang akan mengajarkan nya nanti kepada yuki" melihat kei yuki hanya terdiam tak percaya, ternyata kei sangat jago dalam beracting.

Seperti tidak dapat berkata kata lagi mrs. Yumiko hanya mengangguk mengiyakan, membuat yuki kembali tak percaya dengan apa yang ia lihat.

" baiklah yuki, sudah waktunya kau berangkat. Ayo ku antar " kei menarik tangan yuki dan memberikan hormat kepada mrs. Yumiko sebelum pergi mengantarkan yuki.

Di dalam mobil, yuki terus menatap kei. Bagaimana mungkin lelaki ini begitu berani kepada ibunya dan bahkan para bodyguad itu tak berani membantah perintahnya. Membuat yuki tersenyum karena bisa bebas dari pengawasan sang ibu.

" apa kau mulai mengagumi ku ?" pertanyaan kei jelas membuat yuki menghela nafasnya.

" aku tak menyangka rasa percaya dirimu begitu besar, tapi aku tak peduli. Dan terikakasih untuk yang barusan " ujar yuki terlihat malas untuk berdepat dengan kei.

Kei hanya mengangkat bahu nya acuh , sebelum kembali fokus pada kemudinya.

Sesampainya di sekolah, yuki langsung turun mobil yang di ikuti oleh kei. Membuat yuki bingung dengan apa yang di lakukan lelaki itu bahkan kei mengikuti nya sampai ke kelas.

" kenapa kau mengikuti ku ?" tanya yuki yang terlihat mulai kesal.

" pelankan suara mu bodoh, ada yang mengikuti kita, ku rasa dia orang suruhan ibu mu " bisik kei membuat yuki kaget.

" kau serius ?"

" tentu saja, jadi bersikap lah seperti kita mempunyai hubungan "
Yuki tidak dapat lagi berpikir, matanya menatap lurus ke depan dimana ada al yang kini tengah menatapnya.

" baiklah sayang kau belajarlah yang rajin, pulang sekolah nanti aku akan menjemput mu " ujar kei dengan suara kerasnya sehingga membuat semua mata menatap ke arah mereka. Dan tanpa aba aba kei mencium nya begitu saja, membuat yuki melebarkan mata nya karena terkejut.
Sedangkan kini kei telah pergi meninggalkan nya, setelah berhasil mencuri ciuman pertamanya.

Yuki masih terdiam seperti patung, sebelum tersadar dan akhirnya melangkah masuk kelas.
Namun seketika tatapan nya berubah menjadi sendu begitu melihat al dengan senyuman tulusnya.

" al " yuki bahagia karena akhirnya ia bisa bertemu dengan al.

" apa kabar yuki ?" tanya al begitu lembut

" al maaf , aku tidak bermaksud .." al menghentikan ucapan yuki dengan menggenggam tangan nya.

" aku tau yuki, kau tidak perlu menjelaskan apa pun kepada ku " al membelai kepala yuki, membuat yuki tersenyum merasakan kenyamanan.

Hubungan nya dengan al memang tidak lebih dari sekedar sahabat, namun bagi yuki al adalah segalanya, apa lagi dengan hati yang kini mulai tumbuh untuk lelaki dihadapannya. Yuki tidak ingin al menjadi salah paham, dan menjauhinya.

" al, ada yang ingin ku bicarakan, tapi nanti saat jam istirahat " ujar yuki membuat al hanya mengangguk tersenyum.


Nih al nya muncull.. Btw kira kira apa ya yang bakal yuki bicarakan kepada al  ? Ayo coba tebakkk 😜

Meaning Of LoveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang