Yuki hanya bisa diam dan menuruti setiap keinginan sang ibu. berjalan seperti boneka itu lah hidup nya. Namun yuki tidak pernah menunjukan rasa lelah nya di hadapan siapapun.
Yuki begitu pintar menyembunyikan luka, di hati nya
Pertemuan nya dengan a...
Ke esokan hari nya kei telah bersiap dengan dua sepeda yang telah ia siapkan, kei sengaja membawa dua sepeda agar ia tidak harus membonceng yuki yang pastinya akan semakin membuat ia berdebar karena berdekatan dengan nya. Kei melirik jam tangan nya, gadis itu belum juga kelur, ntah apa yang yuki lakukan. Lama terdiam membuat kei jadi mengingat perkataan mrs. Yumiko tadi malam padanya, dan sekarang kei merasa bingung. Apa ia harus menceritakannya pada yuki, ataukah tetap diam dan berpura pura tidak tau. Astagaa.. Sungguh ia tidak ingin terjebak dalam situasi seperti ini.
Musim yang mulai memasuki musim gugur membuat dedaunan yang ada disekitar nya mulai berjatuhan, dedaunan yang jatuh mengenai dirinya membuat kei tersadar dari lamunannya. Kei tersenyum dengan mengambil sehelai daun yang akan jatuh ke tanah.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ntah kenapa rasa nya begitu melegakan, dan ia mulai mengerti sekarang, akan apa yang harus ia lakukan. Dan senyum nya semakin mengembang ketika melihat yuki yang berdiri di hadapan nya, terlihat sangat cantik dan bersinar. Namun buru buru kei mengabaikan nya, agar ia tidak semakin jatuh dalam pesona gadis itu.
Yuki tersenyum begitu melihat kei dan sebuah sepeda yang telah tersedia, ia merasa senang karena akhirnya lelaki itu menepati janji nya. Yuki mengambil sepeda dan mulai menaikinya, namun sebelum nya gadis itu terdiam karena sempat melihat kei yang melamun. Awal nya yuki ingin bertanya namun ia urungkan dan berusaha mengabaikan nya. " kau ingin balapan dengan ku ?" suara kei mengalihkan perhatian yuki, membuat yuki menoleh dan menatap nya. Dapat yuki lihat jika kei, lelaki itu seperti nya sengaja ingin meledek nya. Dia pikir ia akan takut, haiss.. Lelaki menyebalkan.
" kau ingin menantangku ? Kau akan menyesal nanti " yuki tersenyum mengejek kei, tidak tau kah dia jika yuki terbiasa bersepeda dalam jarak yang lumayan jauh ketika di amerika sana. Dan sudah dapat yuki pastikan jika ia akan mengalahkan kei.
" ya.. Tentu saja, dan jika kau menang aku akan membelikan mu barang apa pun yang kau inginkan " yuki semakin melebarkan senyum nya ketika kei membuat sebuah penawaran dengan nya.
" baiklah, dan jika kau yang menang aku akan bersedia menikah dengan mu " senyuman dibibir kei kini menghilang, di gantikan dengan keterkejutan yang membuatnya seperti patung.
" yahh.. Kau pikir ini lelucon " seru kei yang tak menyukai cara gadis itu mempermainkan nya.
" tidak, aku serius dengan ucapan ku " kei kembali terdiam tak menyangka jika yuki akan mengatakan nya, kini pikran nya semakin kacau. Bukan nya ia tak ingin menikah dengan yuki, hanya saja ia tak ingin menikah dengan gadis yang tak mencintainya, apa lagi ia tau jika yuki hanya mencintai al, tapi kenapa yuki seakan mempermainkan hatinya.
" berusahalah semampumu untuk dapat mengalahkan ku kei, karena aku tidak akan membiarkan mu menang " dan tanpa sadar gadis itu kini telah pergi jauh meninggalkan nya membuat kei sadar jika kini ia telah di kerjai oleh yuki. Kei pun mulai mengejar yuki yang sudah jauh meninggalkan nya.
Dan tanpa kei ketahui jika sebenar nya yuki memang serius mengatakan jika ia akan bersedia menikah dengan nya dan mempunyai rencana agar kei dapat memenangkan balapan nya ini. Awalnya yuki ingin mulai kembali mencari keberadaan al dan berniat untuk kembali bersama lelaki yang di cintainya, namun semua nya berubah ketika tanpa sengaja ia mendengar semua ucapan ibu nya ketika menjenguk kirei. Di saat itu lah yuki sadar dan tau di balik alasan sang ibu yang berubah. Dari seorang wanita lembut menjadi sosok yang sangat menakutkan. Akhirnya kini yuki tau, dan bodohnya ia selama ini, jika sang ibu berjuang sendiri untuk melindungi nya, namun apa yang telah ia lakukan, ia justru membenci ibu nya dan berniat meninggalkan nya. Sungguh pada saat itu ingin sekali yuki berteriak dan berlari memeluk sang ibu. Namun ia urungkan dan berencana akan membantu sang ibu tanpa sepengetahuannya, yuki akan melakukan apa pun untuk membantu ibunya. Termasuk menikah dengan kei yang menjadi salah satu rencana sang ibu. Yuki juga menjadi penasaran, dan akan mencari tau apakah kei mengetahui semua rencana jahat ayahnya. Atau kah lelaki itu hanya menjadi korban dan alat untuk semua misi ayah nya. Namun jika dilihat dan di perhatikan, kei adalah lelaki baik yang yuki sendiripun meyakininya, jadi besar kemungkinan kei hanya dijadikan umpan oleh ayah nya sendiri. Sungguh yuki merasa iba pada nya.
Kei berhasil menyalip yuki dan kini ia memimpin di depan, membuat yuki yang melihat nya tersenyum karena telah berhasil dengan rencananya. Dan ketika kei menoleh, yuki kembali memasang wajah kesal nya. Dan berpura pura akan dapat mengalahkan lelaki itu.
Sedangkan disisi lain, seorang pria baya tengah tertawa lepas, sebentar lagi semua rencana nya akan berhasil. Setelah sekian lama. Mrs. Yumiko yang sungguh bodoh itu dengan mudah nya ia kelabuhi, hanya dengan bertukar keselamatan untuk kedua putrinya ia rela menyerahkan semua asetnya. Dan tanpa mrs. Yumiko ketahui, jika semua sertifikat dan aset yang di milikinya, semua nya atas nama yuki. Karena itu lah dengan cara apapun ia akan menikahkan putra nya dengan yuki, dan setelah berhasil mendapatkan semua kekayaan milik mrs. Yumiko ia akan mendepak semua nya.
Kei yang tanpa sadar telah mengayuh sepeda nya dengan kencang membuat ia meninggalkan yuki dengan jarak yang lumayan jauh. Kei menghentikan sepedanya tepat di depan sekolah yuki, dan merasa senang karena telah berhasil mengalahkan yuki. Yuki yang baru sampai terlihat mengatur nafasnya, dan memasang wajah kesal menatap kei.
" wahh.. Ternyata kau ingin sekali menikah dengan ku ya, kau sangat bersemangat sekali tadi mengayuh sepedanya " ucapan yuki kini membuat kei terdiam, astaga kenapa ia bisa melupakan hal itu.
" baikalah, karena kau yang menang aku akan menikahi mu, tenang saja aku tidak akan mengingkari janji ku " yuki kembali berujar dan kemudian mulai menuntun sepedanya untuk memasuki gedung di depan nya.
Melihat yuki yang akan pergi kei buru buru menahan nya, sehingga membuat yuki menghentikan langkah nya. Kei menatap dalam mata yuki, mencari kebenaran di dalamnya, yang sialnya tak dapat kei temukan disana. Kei melepaskan tangan yuki merasa kini ia tak tau harus melakukan apa.
" kau tau, semalam mrs. Yumiko datang menemuiku. Dan ia mengatakan jika pernikahan kita akan di percepat " sejenak yuki terdiam, jujur ia pun merasa kaget karena baru mendengarnya. Namun sedetik kemudian ia kembali menampilkan senyuman nya, siap tidak siap harus ia lakukan demi keluarganya.
" ya.. Aku sudah siap untuk menikah dengan mu, sesuai janji ku juga pada mu barusan. Yasudah kau pulang lah, aku akan masuk sekolah. Mungkin hari ini menjadi hari terakhir ku bersekolah " ujar yuki sebelum meninggalkan kei yang masih terdiam. Walau pun rasa nya berat dan mungkin saja tidak akan mudah. Namun yuki tidak akan menyerah, ia akan kembali merebut milik nya. Dan melindungi ibu juga kakaknya yang masih terbaring koma.