Yuki hanya bisa diam dan menuruti setiap keinginan sang ibu. berjalan seperti boneka itu lah hidup nya. Namun yuki tidak pernah menunjukan rasa lelah nya di hadapan siapapun.
Yuki begitu pintar menyembunyikan luka, di hati nya
Pertemuan nya dengan a...
Kei mengangkat tubuh nya dari atas tubuh yuki, dan menyudai ciuman nya, walaupun sebenar nya ia seakan tidak rela melepaskan nya. Namun kei merasa belum saat nya untuk ia melakukan hal yang lebih jauh terhadap yuki, sebelum gadis itu benar benar mencintai nya. Kei hanya tidak ingin jika pada akhirnya gadis itu akan menyesal.
Kei terdiam ketika pandangan nya kembali terarah kepada yuki yang juga sedang menatap nya. Terlihat jelas rona merah yang ada pada pipi yuki, membuat kei tersenyum dan merasa lega. Kei meraih tangan yuki, dan membatu gadis itu terbangun.
Yuki mengalihkan pandangan nya, merasa malu jika harus terus bertatapan dengan kei. " maaf, jika aku menyakiti mu " yuki menoleh dan kembali menatap kei.
" aku akan memaafkan mu, jika kau pindahkan semua barang ku disini, aku tidak ingin tidur terpisah" ujar yuki yang langsung di setujui oleh kei. Tidak ada salah nya juga jika yuki tidur bersamanya, toh sebelum nya juga mereka memang tidur bersama ketika di jepang. Hanya saja kei akan kembali menahan hasrat nya setiap kali berdekatan dengan yuki, dan sungguh itu menyiksanya. Namun kei tak punya pilihan lain, jika kei mau gadis itu memaafkan nya.
Yuki tersenyum begitu kei menyetujui keinginan nya, dan yuki akan terus berusaha agar kei yakin jika ia mampu menjadi istri yang baik untuk nya, dan ia tidak main main dalam pernikahan nya.
" apa kau merasa lapar ?" kei yang tiba tiba bertanya, mengalihkan perhatian nya. Dan mengangguk sebagai jawaban untuk kei.
" ingin makan diluar ?" kembali bertanya namun kali ini yuki menggelengkan kepalanya.
" tidak, aku ingin makan di rumah saja " setelah mengatakan itu yuki merapihkan kemeja nya. Dan mulai keluar untuk menyuruh pelayan menyiapkan makanan untuk nya bersama kei.
Sedangkan kei hanya tersenyum melihat kepergian yuki yang masih mengenakan kemejanya. Dan sungguh hari ini kei merasa bahagia, dan melupakan sejenak tujuan nya. Saat ini kei akan mencoba untuk mengikuti keinginan hati nya.
Yuki duduk di teras belakang kamar nya, sambil menunggu para pelayan yang menyiapkan makanan untuk mereka. Mata nya terpejam, ketika angin berhembus menerpa tubuh nya. Pemandangan yang sangat indah membuat yuki merasa nyaman dengan mansion nya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kei ikut keluar menyusul yuki yang terlihat sedang menikmati suasana sore yang sangat indah. Kei sengaja mendesign sendiri halaman belakang kamar nya untuk tempat bersantai nya bersama yuki dengan begitu indah, dan ternyata yuki menyukainya membuat kei semakin merasa senang. Apa lagi jika mengingat tadi, sungguh membuat kei seakan tak ingin hari ini berakhir.
Kei berjalan mendekati yuki dan duduk di samping nya.
" kau menyukai nya ?" tanya kei membuat yuki menoleh padanya. Yuki tersenyum lalu mengangguk. " ya.. Tempat ini sangat indah, membuat ku langsung nyaman di buat nya ".