part 10

10.3K 443 3
                                        

Algan menoleh kearah sumber suara ia melihat Aira terjatuh pingsan dan ia bergegas menghampiri gadisnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Algan menoleh kearah sumber suara ia melihat Aira terjatuh pingsan dan ia bergegas menghampiri gadisnya.

Algan langsung menggendong Aira seperti bridal style, walaupun Randy ingin menggendong Aira tetapi dicegah oleh Algan karena Algan lah yang boleh menyentuh Aira, ia tidak akan biarkan pria lain menyentuh Aira.

Algan tidak membawa Aira ke UKS ia langsung membawa Aira ke rumah sakit ia sangat khawatir kepada Aira.

Sudah sampai di rumah sakit yang cukup mewah Algan langsung membawa Aira ke ruang pribadinya.

"Al apa yang terjadi?" tanya Daddy sambil menggandeng tangan istrinya yang sudah sampai di rumah sakit.

Bukan cuman Daddy Mommy Aira yang datang Papa dan Mama Algan juga datang, mereka kaget mendapat kabar kalo Aira masuk ke rumah sakit.

"Ada yang melempar bola ke arah Aira"jawab Algan dingin.

"Siapa?" Papa Algan.

"Randy"

Jujur saja Algan tidak suka kepada Randy dari awal ketemu ia merasa Randy ingin merebut Aira darinya.

"Randy Pratama?"tanya Daddy yang memastikan.

Algan mengangguk.

"Dia..."ucap Papa Algan terputus mendengar pintu ruang terbuka.

"Gimana keadaan anak saya dok"tanya Mommy kepada dokter perempuan.

Algan sengaja memilih dokter perempuan ia tidak mau dokter laki-laki yang memeriksa gadisnya. Sekali lagi Algan sangat posesif.

"Nona baik baik saja Nyonya, untungnya tidak ada benturan keras sekarang Nona sudah sadar "jawab Dokter perempuan senyum.

Algan yang mendengar Aira sadar ia langsung masuk dan meninggalkan mereka semua.

"Al"ucap Aira melihat Algan menghampiri.

"Apa sayang"ucap Algan lembut sambil mengelus rambut Aira.

"Aku mau minta maaf"ucap Aira menunduk.

"Minta maaf apa sayang"ucap Algan masih mengelus rambut Aira.

"Gara gara aku tadi kamu berhenti tanding basket"ucap Aira.

"Tanding itu gak penting sayang yang penting kamu"ucap Algan mengecup tangan mungil Aira.

"Terus tadi kamu kenapa jalan hmm"lanjut Algan.

"Tadi aku beli minum buat kamu eh malah aku kena bola"ucap Aira polos.

"Lain kali gak usah."ucap Algan lembut.

"Tapi kan aku mau kasih minum buat kamu, pasti kamu cape."rajuk Aira.

"Aku lebih baik gak minum dari pada kamu pingsan kaya gini,  lain kali gak usah ya"ucap Algan mengelus tangan Aira.

My Sweet BoyfriendCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang