T I G A B E L A S

1K 100 3
                                        

Disclaimer : Masashi Kishimoto
Pair : SasuSaku, SaIno, NaruHina, NejiTen.
Genre : T or M
Warning : Banyak Typo, gaje, Halu, Lemon, Dll
Author : A.C
.
.
.
.
.
Sasuke menatap selembaran berkas di tangannya, onyx nya kini bergulir menatap beberapa pria yang kini memasuki ruang kerjanya. Bisa-bisanya mereka masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, benar-benar sahabat tak ada akhlak. Mau marah pun percuma.

"Akhirnya aku bisa bertemu dengan cinta ku, love you Teme" pekikan yang terdengar cempreng kini terdengar di pendengaran Sasuke, Uzumaki Naruto siapa lagi yang suka berkata seperti itu pada Sasuke jika bukan pria kuning itu. Sasuke bergidik dengan kelakuan si kuning bodoh itu, Naruto sudah berancang-ancang berlari memeluk Sasuke namun terhenti karena suara dingin pria itu mengalun dalam pendengarnya.

"Jika kau mendekat ku jamin kau tidak akan memiliki keturunan" ancam Sasuke membuat Naruto bergidik ngeri, lelaki itu seketika memilih menutup bagian bawanya.

"Teme Kau tidak seru-ttebayo" ucap Naruto cemberut

"Kau menjijikan Naruto, bahasa mu juga alay" sahut Neji yang dari tadi diam mendengar ucapan menjijikan Naruto "Aku heran kenapa adikku bisa mencintai mu, dia lebih pantas dengan pria lain" ucap Neji membuat Naruto menatap lelaki itu dengan tatapan tersakiti.

"Aku hanya bercanda –ttebayo, Hinata mencintai ku karena apa adanya, bukan ada apanya" sahut Naruto bijak

"Ah sudalah, Sasuke jam berapa rapat di berlangsungkan?" tanya Neji

Sasuke melirik jam tangannya "2 jam lagi" jawab Sasuke

"Masih ada 2 jam lagi, kalau begitu ikuti aku, aku butuh Saran kalian untuk mengembangkan sekolah yang ku bangun di Sini" Ucap Naruto semangat

"Bagaimana Sasuke kau mau?" tanya Neji

"Hn" jawab Sasuke

"Ya ampun Teme, Hn itu ya atau tidak, jangan memakai bahasa planet mu itu" dengus Naruto kesal, Sasuke selalu saja menggunakan bahasa ambigu nya membuat mereka repot sendiri menerjemahkan maksud dari perkataannya itu.

"Ya" Sasuke menjawab malas

🖤🖤🖤

Ketiga pria itu kini sudah berada di sekolah Kurama Junior high School atau biasa di singkat KJHL, sekolah ternama di sana, fasilitas yang memadai dan murid-murid berprestasi. Sasuke dan Neji hanya diam ketika melihat beberapa guru wanita yang mencoba mencari perhatian mereka, Naruto hanya tersenyum menanggapi mereka sedangkan Sasuke dan Neji hanya menampilkan wajah Flat mereka, untuk apa juga menanggapi guru-guru centil itu. Dengan pawang Neji yang mengerikan akan lebih baik ia tak aneh-aneh, lagian juga Neji tak akan tertarik pada wanita-wanita menjijikan itu. Sasuke? Lelaki itu sudah sangat berubah sejak menghilang nya Sakura, pertahanan nya menjadi berkali-kali lipat ia tak akan peduli dengan wanita-wanita kurang belaian itu. Prioritas nya sekarang menemukan keberadaan Sakura, itu saja tak lebih.

"Aku ingin menemui kepala sekolah, kalian ingin ikut atau berkeliling?" tanya Naruto

Sasuke tidak menanggapi ucapan Naruto dan memilih jalan menjauh begitu pula dengan Neji, Naruto hanya bisa menarik nafas kasar "Huh sabar Naruto, orang ganteng harus sabar, punya teman dinginnya mirip gunung es" umpat Naruto kesal

Sasuke dan Neji berjalan mengelilingi Sekolah itu, bukan hanya guru-guru yang menatap berbinar-binar pada mereka tetapi anak-anak yang sekolah di tempat itu juga menatap kagum pada kedua pria itu. Keduanya terlihat seperti pahatan dewa dengan tubuh atletis serta wajah bak pahatan dewa yunani membuat siapa pun tak mudah mengalihkan tatapannya.

Permainan TakdirCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang