BUDAYAKAN VOTE SEBELUM MEMBACA (TEKAN BINTANG DI POJOK KIRI BAWAH)
Drama korea adalah drama yang paling banyak diminati oleh rata-rata remaja, khususnya perempuan baik di negara ginseng itu sendiri maupun di luar negeri. Meskipun Indonesia memiliki banyak film tetapi selera seseorang tetap berbeda-beda bukan? Ada yang suka film dalam negeri, ada juga pecinta film barat atau drama korea dan lain sebagainya.
Begitulah manusia, punya kesukaan serta kriteria masing-masing. Hal itu seperti Rain dan Tasha. Mereka menyukai drama korea, bahkan tak jarang mereka menangis bersama hanya gegara drama yang mereka tonton.
Jika Tasha pecinta semua yang berbau Korea mulai dari dramanya, Kpop-nya hal itu sangat berbeda dengan Rain. Gadis berzodiak libra itu sedikit menyukai drama korea karena virus yang dibawa Tasha, sebab Rain lebih menyukai kartun dibandingkan film. Tepatnya kartun doraemon saja.
Hari ini sepulang sekolah langit nampak cerah sekali. Biarpun sore telah datang tetap saja langit masih cerah, tidak tertutup awan mendung. Kali ini Tasha sedang main di rumah Rain. Mereka berniat nonton bareng drama horor. Rain tidak suka horor namun mau bagaimana lagi? Tasha pasti akan memaksanya.
"Sha! Lo niat nonton nggak, sih? Ini udah gue temenin lo malah tutupan boneka?!"
"Itu nyeremin banget Rain. Gue takut kalo lihat darah tapi rasa kepo gue besar banget. Terus gue kudu eottheokke!" ujar Tasha sembari mengintip dari balik boneka doraemon besar milik Rain yang ia jadikan penutup wajah saat adegan menyeramkan dalam drama.
Rain memutar bola mata malas seraya berkata, "Aishh terus apa gunanya lo ngajakin gue nobar kalo gue doang yang nonton!"
"Ya nggak papa dong! Kalo gue nggak tahu isi ceritanya, kan nanti tinggal nanya lo."
Rain hanya memasang wajah datar. Malas menghadapi sahabat aneh bin kurang waras seperti Tasha.
✥✾✥
Dua gadis dengan seragam SMA yang rapi bersenandung kecil di koridor panjang sekolahnya. Tidak jauh dari mereka ada seorang laki-laki yang memperhatikannya dengan tatapan sulit diartikan. Ada rasa kagum pada salah satu gadis tadi karena suaranya yang terdengar merdu dan menenangkan hati.
Dari parkiran tak jauh dari koridor, Awan memperhatikan Rain. Ada rasa senang tersendiri kala melihat raut wajah berseri-seri gadis itu. Entahlah apa sebabnya.
Rain dan Tasha bersahut-sahutan menyanyikan lagu love story yang dipopulerkan oleh Taylor Swift. Lagu itu adalah lagu yang paling mereka sukai.
"Ah kapan Romeo datang jemput gue, Rain?!"
"Besok kalo gue udah ketemu Dorami di abad dua puluh dua," ujar Rain sembari tertawa kecil. Tawa yang berhasil menutupi sisi kerapuhannya.
"Dasar bocil! Kapan tontonan lo nggak kayak anak kecil?!" Tasha memutar bola matanya malas.
"Annyeonghaseo yeorobun," sapa seorang laki-laki yang tak lain dan tak bukan ialah Ardan, si fanboy sekaligus playboy cap badak.
Jika ada Ardan sudah pasti ada si manusia es dan Azka juga sebab mereka selalu bersama kecuali dalam bidang ektrakurikuler. Ardan terpisah dengan keduanya jika dalam bidang tersebut.
KAMU SEDANG MEMBACA
Brittle [Tamat]
Roman pour AdolescentsRain Oktavia Pradipta, gadis rapuh yang selalu terlihat kuat di depan semua orang. Hal langka baginya jika mendapatkan sebuah kebahagiaan. Hidup dengan topeng yang menutupi semua kesedihannya. Selalu berusaha menjadi gadis ceria di depan semua orang...
![Brittle [Tamat]](https://img.wattpad.com/cover/229715410-64-k347770.jpg)