Catatan:
Semua karakter KnB BUKAN milik Author. Typo pasti akan bertebaran dan OOC kemungkinan besar akan terjadi.
Happy reading!
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Libur musim panas adalah hal yang amat sangat ditunggu-tunggu setiap murid di Teiko High School. Begitu pula dengan Kasamatsu.
Sudah 3 hari dia di rumah dan belum juga punya kegiatan. Yah, sebenarnya ada. Ibunya baru mendapat 2 tiket ke maldives. Namun, sang ibu malah mendapat panggilan tugas.
Akhirnya, Kasamatsu berakhir dengan ditinggal di rumah. Pemuda bersurai hitam itu memandangi tiket penerbangan menuju maldives. Sayang kalau disia-siakan. Tapi, tidak seru kalau cuma sendirian.
Niitt... niitt... niitt...
Kasamatsu mengambil ponsel yang tergeletak di meja. Ah... sudah waktunya untuk bertemu dengan Kise. Tanpa banyak berpikir, Kasamatsu mengirimkan pesan bahwa dia akan berangkat setelah berganti pakaian.
Tanpa menunggu jawaban dari Kise, pemuda bersurai hitam itu langsung pergi ke kamar untuk berganti baju. Hanya celana jeans pendek dengan t-shirt polos disertai sepatu kets dan topi.
Hah... kencan kedua mereka di musim panas.
***
Dua pemuda berbeda surai itu duduk berhadapan, dipisahkan sebuah meja bundar kecil yang hanya diisi cup besar es serut yang tinggal setengah. Keduanya mengobrol ringan tentang berbagai hal. Tugas liburan. Rencana sepanjang liburan. Atau sekedar acara TV khusus musim panas.
Kise menghela nafas. "Yukio-cchi punya rencana liburan-ssu?"
"Tidak," jawab Kasamatsu. "Yah, awalnya ada. Tapi gagal."
"HEEH?! Kenapa gagal-ssu?!"
Kasamatsu menelan sesuap es serut. "Yah, Mama tiba-tiba ada kerjaan. Jadi, gagal deh."
"Memangnya rencana apa itu-ssu?" tanya Kise.
"Liburan ke maldives," jawab Kasamatsu. "Yah, karena keberuntungan Mama di acara undian itu sih."
Kasamatsu kaget ketika melihat ada sinar cerah di kedua mata Kise. Berkilauan layaknya anak kecil yang baru saja diberi mainan baru. Kise mencondongkan tubuhnya, membuat Kasamatsu refleks sedikit memundurkan tubuhnya.
"Sayang, kan, kalau tiketnya sia-sia ssu?"
Kasamatsu mengangguk. "Tentu saja."
"Bagaimana kalau kita berdua saja yang pergi-ssu?"
***
"Serius cuma teman, kan?"
Melihat sorot serius di mata Mamanya berhasil membuat Kasamatsu takut. Dia mengangguk ragu-ragu, terpaksa berbohong akan hubungannya dengan Kise. Yah, kalau sampai ketahuan matilah dia. Bisa-bisa dia disuruh pindah sekolah.
Helaan nafas terdengar dari Mamanya. "Baiklah. Mama akan pesankan cottage di saja."
"Terima kasih, Ma."
Mamanya mengulas senyum lembut khas seorang ibu. "Iya. Lagipula nilai ujianmu cukup memuaskan. Liburlah untuk 10 hari."
Sang ibu pun pergi ke ruang kerja, katanya hendak mencari cottage yang akan di pesan. Seperti biasa, Kasamatsu mengambil bekas makan di meja dan mencucinya cepat sebelum masuk ke kamar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Summer Season
FanfictionBuku kedua dari Season Series. Menceritakan bagaimana lima pasangan yang sedang berlibur di Maldives. ⚠️Warning⚠️ Mengandung Yaoi
