Coincidence

4.9K 354 29
                                        

Aku lagi seneng-senengnya nulis ni. Maka jika ada waktu dan inspirasi pasti langsung jadi.

New story, semoga suka

Happy reading... 😘😘

💕💕💕💛💜

Seorang gadis sedang mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. Ia bahkan menerobos beberapa lampu merah yang dilaluinya. Hatinya begitu panas dan perih saat seorang temannya mengirim foto kekasihnya sedang duduk mesra berdua dengan seorang wanita di sebuah cafe. Mobil sport merah miliknya itu memasuki parkir sebuah cafe, namun kemarahannya semakin memuncak saat hendak memarkir mobilnya, entah dari mana datangnya mobil sport yang sama dengan mobilnya namun berwarna hitam menyerobot dan berhenti pada tempat parkir yang di tujunya. Lisa, gadis itu membuka kaca mobilnya dan berteriak.

"Heh Tuan, tak bisakah Kau mencari parkir yang lain? Apa kau tak lihat. Aku akan memarkir mobilku disana?"

Laki-laki itu melihat Lisa sekilas, "Tapi mobilku sudah parkir disini jadi silahkan Anda mencari parkir lain, Nona!" ucap datar laki-laki yang baru keluar dari mobilnya itu.

"Sial!" umpat Lisa. "Aku harap hari ini harimu juga sial!" teriak Lisa.

"Jangan bawa-bawa aku dalam kesialanmu. Kau tampak seperti seorang wanita yang sedang diselingkuhi pasangannya, menyedihkan dan frustasi!" balas laki-laki itu yang membuat Lisa semakin naik darah. Iapun segera mencari tempat parkir dan memarkir mobilnya dengan asal.

Lisa berlari ke pintu masuk cafe, dan tanpa diduganya lelaki yang tadi ribut dengannya di parkir sedang mematung menatap ke dalam cafe.

"Sial, apa yang dilakukannya disana? Menghalangi jalan!" umpat Lisa dan dengan sengaja menabrak lengan laki-laki itu menggunakan bahunya saat melewati pintu. Namun langkah Lisa yang tadi memburu kini berganti melambat saat kedua matanya menatap sepasang pria dan wanita sedang saling menyuapi dengan bahagianya.

"Jimin!" teriak Lisa dan saat bersamaan terdengar teriakan dari arah belakang Lisa.

"Rose!"

Pasangan yang sedang saling menyuapi segera menoleh saat mendengar nama mereka disebut.

"Lisa..."

"Jungkook...!"

Pasangan itu berdiri secara tiba-tiba dan bersamaan, mereka telah tertangkap basah berselingkuh. Namun sepertinya mereka hanya pasrah dan tidak peduli.

"Oh, jadi dia mamamu? Bukankah Kau mengatakan akan mengantar mamamu ke mall?" teriak Lisa pada Jimin setelah jaraknya hanya satu meter dari pasangan itu.

"Lisa dengar!" ucap Jimin mencoba menjelaskan pada Lisa.

"Jadi ini kelakuanmu di belakangku, Rose. Aku tidak melihat salon disini." ucap Jungkook yang saat ini berdiri di sebelah Lisa.

"Dengarkan dulu penjelasanku Jung!" ucap Rose.

Namun ucapan Rose terpotong oleh Lisa " Oh jadi dia kekasihmu?" tanya Lisa dengan menatap Jungkook. "Seharusnya Kau menjaga kekasihmu sehingga dia tidak menggoda laki-laki lain!"

"Heh, kekasihmu itu pasti lelaki penggoda yang merayu kekasihku dan mengajaknya bertemu disini!" balas Jungkook.

"Jimin tidak seperti itu, ini pasti karena kekasihmu yang penggoda itu. Sama seperti kau!" ucap Lisa semakin emosi.

"Aku yakin kekasihmu itu yang terus merayu kekasihku. Oh tentu saja, lihat dirimu tubuhmu bahkan rata dari atas sampai ke bawah!" balas Jungkook.

Mendengar ucapan Jungkook, Lisa semakin emosi dan mulai mendorong pundak kiri Jungkook, "Maksudmu apa membawa-bawa tubuhku?"

oneshoot Liskook areaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang