Flasback
Sehari sebelum Ny. Tiffani datang ke toko Lisa.
Jungkook sudah menunggu Lisa di depan tokonya setelah Lisa menutupnya.
"Jungkook...!"
"Hai...! Ayo aku antar pulang!" ajak Jungkook yang hanya dibalas anggkan oleh Lisa.
Dalam perjalanan hanya kecanggungan yang ada diantara mereka. Jungkook yang bertingkah tidak seperti biasanya membuat Lisa sedikit heran.
"Ada apa, Jung?" tanya Lisa sebelum mereka sampai di depan rumah Lisa.
"Lisa... Emm... Sebenarnya ada yang ingin aku katakan padamu!"
"Hem... Katakan saja, kenapa Kau tidak bicara dari tadi?"
"Bisakah kita masuk dulu ke rumahmu?"
"Baiklah!" Lisa membuka pintu gerbangnya dan masuk ke halaman rumahnya. Saat Lisa akan berjalan menuju pintu rumahnya, Jungkook menarik lembut pergelangan tangan Lisa. "Hem..."
"Tunggu Lisa..., bisakah kita berbicara disini saja?"
"Katakan saja, Jung!"
"Lisa...e...e..." ucap Jungkook ragu. Ia menarik kedua tangan Lisa dan menggenggamnya. "Kita telah lama saling mengenal. Maksudku, bisakah hubungan kita lebih dari ini?" Jungkook menatap Lisa penuh harap.
"Tapi Jung..."
"Aku tahu, Kau belum bisa membuka hatimu untukku. Tapi biarkan aku mencintaimu Lisa. Let me love you!"
"Jung, Aku..."
"Ssst...." Jungkook menutup bibir Lisa dengan telunjuknya. "Aku akan menunggu, Lisa. Sampai Kau siap untuk membuka hatimu untukku. Dan aku akan berusaha untuk itu. Kau tak perlu menjawabnya sekarang."
Lisa hanya menatap Jungkook. Ia tak tahu apa yang harus ia katakan pada laki-laki yang saat ini berdiri di hadapannya.
"Masuklah, udara sudah mulai dingin. Jangan terlalu memikirkan ucapanku. Hanya cukup biarkan aku selalu ada di sampingmu!" ucap Jungkook dengan memperbaiki posisi rambut Lisa yang sedikit berantakan. Menyelipkan rambutnya di belakang telinga gadis itu. "Selamat malam, Lisa." ucap Jungkook lalu berlalu dari hadapan gadis yang saat itu hanya berdiri dengan menatap punggungnya.
Lisa masuk ke dalam rumahnya. Sang ibu menyambut Lisa dengan hangat.
"Sayang..." ucap Ny. Yoona.
"Ibu... Ibu sudah makan? Bagaimana keadaan ibu?" tanya Lisa dengan memeluk tubuh ibunya yang duduk di sofa ruang tamu.
"Ada apa dengan putri Ibu, hem?"
Lisa hanya menggeleng, di kepalanya masih terngiang ucapan Jungkook tadi.
"Apa terjadi sesuatu?"
"Tidak Ibu, aku hanya sedikit lelah."
"Masuklah ke kamarmu dan beristirahat!"
Lisa mengangguk dan memeluk lebih erat tubuh ibunya. "Aku sangat menyayangimu, Ibu!" ucap Lisa yang dibalas pelukan hangat oleh ibunya.
Lisa masuk ke dalam kamarnya, ia mengambil buku harian dari dalam tasnya dan menulis apa yang terjadi padanya hari ini.
Flasback off.
🌷🌷🌷
Jungkook menemui Seokjin di cafe, namun saat sampai di cafe itu ia tidak melihat Seokjin, melainkan Rose.
KAMU SEDANG MEMBACA
oneshoot Liskook area
FanfictionKenapa dadaku berdegup kencang setiap ada di dekatnya....?? Gak mungkin kan aku suka padanya...!? Gak gak gak.... Ini tidak benar....
