It Hurt, But I'm Fine 2

3.8K 422 66
                                        

"Sayang, kenapa Kau begitu peduli pada Lisa? Apa Kau jatuh cinta padanya?" tanya Serly.

Jungkook menatap Serly, ia tampak berpikir sejenak. "Tidak. Tentu saja tidak!" ucap Jungkook. Serlypun tersenyum dan menarik tengkuk Jungkook lalu mencium bibirnya.

Brakk...

Tanpa sadar Lisa menjatuhkan paper bag yang diberikan Jackson padanya sebelum ia meninggalkan rumah Lisa.

Jungkook dan Serly segera menoleh ke sumber suara. Serly tersenyum bangga sementara Jungkook menatap Lisa dengan tatapan yang sulit diartikan. Lisa tersenyum sedih dan dengan segera mengambil paper bag itu lalu berlari dengan cepat menaiki anak tangga. Kecewa, sedih, marah menjadi satu hingga ia tak dapat lagi membendung air matanya.

Lisa menutup pintu kamarnya dengan keras dan menjatuhkan tubuhnya di atas kasur. Ia menangis namun tanpa suara. Hatinya sakit. "Kenapa...kenapa hik...hik...." pilunya.

Jungkook masih berdiri di ruang tamu menatap ke arah kamar Lisa. Entah kenapa di hatinya muncul rasa bersalah.

"Sayang!" bisik Serly. "Apa Kau tak mau tidur di kamarku malam ini?"

Jungkook menatap Serly namun pikirannya dibayangi wajah sedih dan kecewa Lisa. "Maaf, Serly. Disini ada Lisa, setidaknya kita menghargainya. Bagaimanapun juga dia istriku."

"Kalau begitu kita ke apartmenku. Disana tak akan ada yang mengganggu kita! Aku merindukanmu Jungkook!" Serly memeluk manja Jungkook.

"Maaf, aku tak bisa." ucap Jungkook di pelukan Serly dengan mata masih menatap ke kamar Lisa. "Kita harus menikah dulu sebelum melakukan itu. Aku tak mau merusakmu!" ucap Jungkook dengan menoel lembut hidung Serly.

"Owh... Aku mencintaimu Jungkook!"

"Aku juga." ucap Jungkook. "Sekarang tidurlah di kamarmu. Aku sudah mengantuk!"

"Baiklah, selamat malam!" Serly mencium bibir Jungkook sekilas lalu menuju ke kamarnya.

Jungkook saat ini telah di kamarnya. Ia tak bisa tidur. Bayangan tatapan kecewa Lisa terus mengganggunya. Ia keluar kamarnya dan melangkah ke depan kamar Lisa. Ia akan mengetuk pintu kamar Lisa, namun niatnya ia urungkan. Jungkook berdiri cukup lama di depan kamar Lisa. Hingga ia memutuskan untuk kembali ke kamarnya. Namun sebelum ia melangkah ia samar-samar mendengar suara Lisa dari dalam kamarnya.

"Aku ingin segera bercerai, Ma...!"

????

"Aku sudah tak tahan lagi!"

???

"Apa?!? Enam bulan lagi? Tapi kenapa?"

???

"Kalau begitu biarkan aku pulang. Aku tak mau di rumah ini!"

???

"Mama tidak akan mengerti!"

Jungkook mematung di depan kamar Lisa. Ia tak menyangka Lisa ingin berpisah dengannya sebelum kontrak itu berakhir. Bukankah sebelumnya semua baik-baik saja!?

🌷🌷🌷

Pagi ini Lisa turun dari kamarnya dengan hanya menggunakan celana pendek dan baju tidur seadanya. Saat itu Serly dan Jungkook sedang di meja makan.

"Lihatlah istri kontrakmu itu, Jung! Jika dirumah hanya menggunakan pakaian seperti itu, suami manapun akan mencari wanita lain hahaha!" ucap Serly remeh.

Penampilan Lisa memang sedikit berantakan dan sangat sederhana.

Jungkook hanya diam, matanya mengikuti gerakan Lisa. Lisa menuju lemari es, tanpa memperdulikan Jungkook dan Serly yang duduk di meja makan. Seolah tak ada siapapun di meja itu, ia mengambil air lalu meminumnya.

oneshoot Liskook areaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang