Sepasang laki-laki dan perempuan sedang berjalan terburu dengan fokus pada ponsel masing-masing. Mereka tidak memperhatikan sekitar hingga saat jarak mereka dekat...
Brak....
Jungkook, lelaki itu menabrak tubuh Lisa, gadis yang saat ini tubuhnya tidak seimbang. Mata mereka bertemu, dengan cepat Jungkook menarik pinggang Lisa hingga gadis yang terhuyun sedikit ke belakang itu dapat kembali berdiri normal.
"Maaf Nona... Aku tadi berjalan tidak fokus" ujar Jungkook.
"Aku juga tidak fokus pada jalanku karena sedang buru-buru. Terimakasih" balas Lisa lalu kembali berjalan dengan sedikit berlari meninggalkan Jungkook yang masih menatap punggung Lisa dengan tersenyum.
Saat Jungkook melangkahkan kakinya sesuatu jatuh dari dadanya.
"Gelang" gumam Jungkook saat melihat sebuah gelang tergeletak di bawahnya. "Lily" ucapnya saat melihat tulisan yang tertera di gelang itu. Ternyata gelang Lisa tersangkut di kancing kemeja Jungkook. Dengan cepat ia menoleh ke arah belakang, berharap sang pemilik masih terlihat. Namun sayangnya Lisa telah menghilang dari pandangan Jungkook. Jungkook menggenggam gelang itu dan memasukkan ke saku kemejanya. "Semoga kita bisa bertemu lagi Nona Lily" bisiknya dengan senyum mengembang di bibirnya.
💜💜💜
Jungkook sedang duduk di sofa ruang tamu rumah salah satu temannya, Seokjin. Sejak beberapa hari lalu Seokjin terus mengundangnya untuk datang ke rumahnya, namun baru saat ini ia bisa datang. Di ruang tamu tampak kedua orang tua Seokjin Tn. Choi Siwon dan Ny. Choi Tiffani serta dua adik perempuannya Rose dan Yeji sedang duduk bersama Jungkook.
"Nak Jungkook, Kau sering-seringlah bermain kemari. Tante senang jika Kau dan Rose bisa lebih dekat." ucap Ny. Tiffani.
"Mama..." rengek Rose manja.
"Iya Tante, jika tidak sibuk saya pasti berkunjung" Jawab Jungkook sopan.
"Oh, Tante lupa. Kau pasti sibuk. Memimpin perusahaan besar dan melanjutkan kuliah secara bersamaan, pasti sangat sulit membagi waktu." ucap Ny. Tiffani yang hanya dibalas senyuman oleh Jungkook.
Tiba-tiba pintu rumah keluarga Choi berbunyi, seseorang menggedor pintu dengan sedikit kasar kendati di pintu itu terdapat bel.
Tok...tok....tok....
Tok...tok....tok....
Seorang pelayan membuka pintu "Nona Muda..." ujarnya.
"Bi, apa ayah ada?" tanya seseorang dari depan pintu dan dijawab dengan anggukan oleh pelayan.
Gadis itu masuk ke dalam rumah dengan sedikit terburu. Dan semua mata yang ada di ruang tamu itu tertuju padanya.
"Ayah... Ayah..." ucap gadis itu sedikit berteriak.
"Lily..." gumam Jungkook. Ia masih ingat wajah gadis yang hampir sebulan lalu ditabraknya.
"Lisa" geram Tn. Siwon kemudian berdiri.
Lisa berlari mendekati ayahnya tanpa memperdulikan tatapan nyalang Ny. Tiffani kepadanya.
"Ayah... Aku mohon tolong ibu. Saat ini ibu sedang sakit dan aku membutuhkan bantuan ayah!" ucap Lisa.
"Tidak!" ucap Ny. Tiffani. "Beraninya Kau masuk ke rumahku!" lanjutnya dengan tatapan tajam pada Lisa.
"Aku mohon Bibi, untuk kali ini saja. Aku mohon tolong ibuku!" Isak Lisa nemohon.
"Tidak!! Keluar dari rumahku, aku tidak sudi rumahku diinjak anak haram sepertimu!" geram Ny. Tiffani.
"Tiffa!" bentak Tn. Siwon. "Dia juga putriku, Kau tidak pantas mengatakan itu padanya!"
KAMU SEDANG MEMBACA
oneshoot Liskook area
FanfictieKenapa dadaku berdegup kencang setiap ada di dekatnya....?? Gak mungkin kan aku suka padanya...!? Gak gak gak.... Ini tidak benar....
