(Only for 21+)
DON'T PLAGIARISM! I DON'T HAVE ANY RESPECT FOR SOMEONE WHO COPY MY WORK!
••••••••••••••••
Cinta dan benci adalah dua perasaan yang tidak dapat terpisahkan bagi Rosemary. Mencintai seorang Cain yang memiliki rahasia gelap, membuat Ros...
Oke langsung aja ke cerita, semoga kalian suka dan happy reading 😁😁
Vote comment share
Follow recommend
Love, DyahUtamixx
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jonathan Taylor melangkah keluar ruangan dimana Rosemary dirawat. Ia menoleh sedikit ke arah pintu yang tertutup sebelum melepaskan jas lab yang dikenakannya dan meletakkan jas tersebut dengan asal di lantai. Ia mengeluarkan name tag dari dalam kantung celananya dan melihat nama yang tertulis di dalam sana. Anastasia Gerald. Dokter yang merupakan pemilik dari jas lab yang dicarinya dan juga dokter yang menangani Rosemary.
Sudut bibirnya terangkat sedikit dan setelah melempar name tag tersebut, mengikuti jas lab yang sudah tertinggi di lantai. Ia menoleh ke kanan dan kiri untuk memastikan tidak ada orang yang melewati lorong dimana dirinya berada sebelum berjalan meninggalkan area tersebut. Biarkan perawat atau siapapun yang mengembalikan dua benda tersebut pada pemilik yang sebenarnya. Ia membetulkan dasi yang melingkari kerah kemejanya dan memasuki sebuah ruangan yang cukup gelap. Setelah itu Ia memejamkan kedua mata dan seketika penampilannya berubah. Berubah menjadi seorang pria yang menjadi tangan kanan seorang Cain.
Russel.
Ia menarik napas dan mengacak sedikit rambutnya yang terlalu rapih karena gel rambut. Russel memejamkan mata dan mengunci seluruh informasi yang Ia baca di dalam laporan mengenai kesehatan Rosemary. Sesuai dengan janjinya pada Tuannya, Ia akan menjaga dan mengawasi Rosemary selama kepergian sang Tuan. Selama ini Ia datang dan Rosemary dalam keadaan mata terpejam, namun yang tidak Ia sangka ketika Ia datang dan mengecek perkembangan kesehatan Rosemary, ternyata wanita itu bangun dari tidur panjangnya. Beruntung Ia langsung bertindak cepat dan langsung improvisasi atas kehadirannya di dalam ruangan. Lagipula, apa yang Ia katakan adalah benar. Dokter Anastasia akan datang satu jam lagi untuk mengecek keadaan Rosemary.
Russel mengecek arloji di tangannya. Satu jam lagi sebelum Ia harus kembali ke mansion. Russel sudah mendapatkan pesan sore tadi mengenai keadaan Tuannya.
Sekarang yang harus Ia lakukan adalah mempersiapkan diri untuk menduduki posisi yang diberikan Tuannya untuk dirinya. Russel menggertakkan gigi dan menahan diri untuk tidak membalas perbuatan Rosemary pada Tuannya, Ia sudah berjanji untuk melindungi, menjaga, bahkan mengawasi Rosemary. Tidak ada yang boleh menyakiti wanita itu, bahkan Ia sendiri. Apapun yang terjadi, dan semua itu adalah perintah terakhir dari sang Tuan.
Russel melangkah keluar ruangan dan menoleh ke arah lorong dimana kamar rawat Rosemary berada sebelum berjalan pergi.
Setelah Rosemary pulih, Ia akan terbebas dan kembali ke dunianya.