Tidak henti hentinya manik mata Anjani melihat kearah pintu dan jam dinding yang menunjukkan pukul 23:40
Saat ini dia benar benar khawatir dengan Abraham yang tak kunjung pulang ditambah diluar sana sedang hujan cukup deras
Sudah lama Abraham tidak pulang selambat ini kalau bukan karena kejadian beberapa jam yang lalu
"Anjani..." panggil Bi Sasi
Anjani menoleh sedikit "Iya nek?"
"Sudah larut malam, kamu tidur yah" Pintah Bi Sasi lembut
Anjani mengangguk pelan "Anjani masuk kamarnya sebentar. Eh, Anjani mau buat susu dulu" Ucap Anjani kikuk
Lalu setelah Bi Sasi masuk kamar barulah ia membuat secangkir susu hangat. Dengan ragu ragu Anjani menaiki tangga menuju kamar Abraham
Niatnya membuat susu adalah untuk Abraham minum saat pulang nanti. Sampai depan pintu kamar milik Abraham, Anjani membukanya perlahan
Perlahan ia masuk. Ini kali pertamanya melihat kamar Abraham yang terlihat bersih dan minimalis
Anjani taruh segelas susu hangat itu di meja belajar putih milik Abraham. Sebelum keluar Anjani melihat tulisannya tertempel sempurna di dinding dekat cermin Abraham
"Sekeras itu kamu belajar?" Gumam Anjani lalu memilih keluar
Sebelum masuk kamar Anjani melihat pintu lagi dan lagi tapi masih sama tidak ada tanda tanda Abraham pulang
"Assalamu'alaikum..." Suara serak itu kembali membuat Anjani berbalik hanya untuk memastikan
"Wa'alaikumussalam" jawab Anjani
Dan benar, itu Abraham. Dia datang dengan pakaian yang sedikit basah wajahnya yang terlihat muram dan luka lebam ditangannya
Ada 5 detik mereka bersitatap sampai dimana Abraham memalingkan pandangannya lalu berjalan sambil menunduk menuju tangga
"Hatcuu" suara bersin Abraham
Anjani masih terus menatap setiap langkah Abraham yang dimana pemuda itu terus bersih dan mengusap usap hidungnya
"Maaf..." Gumam Anjani kecil
Abraham terus naik keatas, sampai didalam kamarnya ia lembar jas hitamnya kesembarang arah lalu membuka satu persatu kancing kemejanya
Kakinya melangkah ke meja karena melihat segelas susu yang masih terlihat sedikit asap asapnya. Ia ambil segelas susu itu
"Siapa yang-"
"Ssstt..." Panggil Aneska yang mengintip di sela sela pintu yang masih terbuka sedikit
Abraham berbalik malas "Apa?"
"Itu kak Anjani yang buat, tadi dia masuk tapi lama banget berdiri depan pintu. Apa mungkin takut?" Cicit Aneska
Tanpa disangka Abraham menaruh segelas susu itu kembali hanya untuk masuk ke kamar mandi. Jika Abraham yang sebenarnya ia pasti akan meminumnya sekarang dengan lahap
Aneska menutup pintu kamar abangnya itu dengan perasaan aneh karena melihat abangnya yang sedih "Anes udah gak usah ikut campur masalah cinta cintaan" Ucap Aneska sambil berjalan
Pagi tiba dengan cerah setelah malam yang hujan. Hari ini adalah hari anak sekolah libur panjang
Abraham bangun pukul 5:00 hanya untuk sholat subuh lalu kembali tidur dan kembali bangun lagi pukul 7:30 untuk sarapan
Setelah berpakaian santai. Ia memakai hoodie tebal karena merasa dingin mungkin akibat hujan hujan tadi malam
Sebelum turun untuk sarapan Abraham memilih meminum susu yang ia anggurkan. Meski sudah tidak hangat tapi masih terasah manis
Barulah ia turun kebawah. Disana sudah ramai dengan keluarganya yang sarapan sambil berbincang
Abraham dengan lesuh duduk di samping ayahnya "Pagi ayah" Sapah Abraham
"Pagi..." Jawab Aksa
"Tadi malam kamu pulang jam berapa?" Tanya Adila tegas
"Tengah malam kayanya Bun" Jawab Abraham malas sambil memakan smoothie milik Aneska
"Cih cih... Terus kamu tinggalkan Anjani pulang sendiri" Sentak Adila
"Abraham yang suruh dia pulang, gak baik perempuan pulang larut malam" Elak Abraham
"Ohh jadi laki laki baik pulang larut gitu?"
"Hem..." Deheman Abraham
Aksa tersenyum melihat Abraham yang aneh tidak ceria seperti pagi biasanya
"Bram, ayah punya hadiah buat kamu" Ucap Aksa dengan nada kecil
Abraham menatap ayahnya bingung "Hadiah?"
"Iya pulang kantor ayah akan berikan"
Abraham tersenyum tipis "Makasih ayah"
KAMU SEDANG MEMBACA
ABRAHAM [SELESAI]
De Todo❝Kelak kamu akan mengerti disayangi Abraham itu menyenangkan.❞ ❝Ya Allah, jangan kau takutkan hatiku kepada sesuatu yang tidak ditakdirkan menjadi milikku.❞ Ini cinta Abraham. Mencintai gadis tertutup adalah hal paling sulit untuk seorang Abraham Ya...
![ABRAHAM [SELESAI]](https://img.wattpad.com/cover/243425186-64-k299740.jpg)