22. Akhirnya?

1.9K 213 0
                                        

Jika akhirnya seperti ini, lebih baik dari awal kita tak perlu mengenal dan tertawa bersama karena pada akhirnya hanya ada air mata.

• • •

"Fatim" Suara rendah itu memanggil dengan penuh percaya, berharap yang dipanggil menoleh

Gadis yang sudah lama tak Abraham ganggu itu berbalik perlahan sambil mengatakan ada apa seperti tak terjadi apa-apa

Abraham seketika menjadi kikuk, salah tingkah, kehabisan kata-kata. Mungkin efek sudah tak lama berbicara

"Aku mau dibuatkan susu pake gelas kaya biasanya" Ucapnya tapi jika boleh jujur bukan itu yang ingin Abraham ucapakan melainkan apa kabar? Atau mungkin Fatim aku rindu!!! Tapi tidak bisa

"Oke" Jawaban singkat sebelum Anjani meninggalkan Abraham untuk membuat susu

Setelah membuat susu Anjani menoleh kearah ruang tengah tapi tak ada tanda keberadaan Abraham disana dan dengan terpaksa dan gemetar Anjani memberanikan diri untuk pergi kedalam kamar Abraham. Sesampai disana ia membuka pintu kamar itu

Kamarnya nampak gelap tak ada sinar lampu atau apapun bahkan suara pun tak ada sampai ketika Nadin mendengar suara

"Kamu kesini?"

Anjani sedikit kaget tapi masih bisa menetralkan dirinya "Kenapa gelap?" Tanya Anjani

"Aku suka, tolong nyalakan lampunya"

Dengan segera Nadin melakukan perintah Abraham, mencari saklar lampu lalu menekannya membuat seisi kamar terlihat. Anjani suka dengan dekor kamar Abraham ditambah kamar ini tampak bersih dan rapih seperti pemiliknya

"Kamu ngapain kesini?"

Abraham bertanya tanpa menoleh karena sibuk membuat sesuatu seperti sedang mengikat sesuatu

"Ini... Saya taruh dimana?" Tanya Anjani

"Terserah"

Anjani berjalan mendekati Abraham hanya untuk menaruh segelas susu itu tepat di atas meja dimana Abraham sedang disana yang sedang membuat gelang. Abraham tak melihat Anjani ia hanya melihat gelas itu

Abraham sedikit heran Anjani tidak takut dekat dengannya bahkan sekarang mereka hanya berdua tapi memang sih pintunya terbuka sangat lebar. Itu membuat Abraham teringat saat dimana pertama kali ia membuat Anjani menangis karena hanya ingin memberikan coklat

Anjani berjalan untuk keluar

"Fatim..."

Anjani berhenti tapi tak berbalik

"Aku ingin bertanya"

Anjani menunduk siap untuk mendengar pertanyaan Abraham dan semoga bisa ia jawab

"Apa kamu pernah atau bahkan sedang mencintaiku?"

Hening~

Kalian harus tau perasaan Anjani saat ditanya seperti itu, rasa takut. Takut salah menjawab pertanyaan itu karena ia sudah mengalami hal itu berulang-ulang kali, mendapat pertanyaan yang sudah sering Abraham tanyakan yang pada akhirnya ia tolak. Tapi kali ini Abraham menanyakan pernah? Jelas saja Anjani tidak tau karena akhir-akhir ini ia bimbang dengan perasaan nya sendiri terhadap Abraham

Kalau soal suka Anjani berani menjawab Iya karena dirinya sudah menyukai Abraham yang sekarang tapi kalau soal cinta Anjani tidak tau harus apa karena pada dasarnya ia tidak mau mencintai seseorang atau bahkan terlibat dalam percintaan

"Saya tidak tau" Jawaban itu keluar begitu lancar dari bibir Anjani bersamaan dengan orangnya yang segera keluar dari kamar itu

Akhirnya Abraham harus pergi dengan jawab yang tidak tentu. Padahal pertanyaan itu adalah terakhir yang akan ia tanyakan pada Anjani dan dengan maksud agar ia pastikan perasaannya

Jika Anjani menjawab iya nanti disana Abraham akan menjaga perasaan nya tapi jika tidak ia akan berusaha melupakan Anjani sebisa mungkin

Tapi nyatanya ia mendapat jawaban lain yang sanggup membuatnya bingung antara terus berjuang meski akan berjauhan atau melupakan karena memang seharusnya seperti itu

"Apa aku harus berjuang, lupain, berjuang, lupain. Gitu?" Cicit Abraham

"Astaga kenapa mencintai itu repot sekali, kalau gini mah mending nunggu jodoh datang sendiri kan kalau udah mencintai susah buat ngelupain" Ucapnya geram sendiri pada dirinya

_________________________________

Akhirnya!


kamu percaya pertemuan itu adalah takdir semesta, lalu kenapa perpisahan tidak pernah kamu percayai sebagai hadiah dari sebuah pertemuan oleh takdir?

-Zaa

ABRAHAM [SELESAI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang