12. Ribut

862 134 8
                                        


Setelah memasuki ruangannya Jennie mengasuh sakit dengan keras.

"Aaaa kakikuu" teriak Jennie

Lisa sebagai sahabat yang baik menuntun Jennie menuju sofa ruangannya.

"Gila si Nayeon pake jurus tendangan apa sih" omel Jennie

"Jen!"

"Apa?" tanya Jennie sewot

Lisa pun menggelengkan kepalanya.

"Kaki kamu harus diamputasi nih" ucap Lisa polos

"Ku tampol ya" ucap Jennie sambil menonyor kepala Lisa.

"Kakiku cuma kena tendangan Nayeon Lisa" ucap Jennie frustasi.

"Hehehe maaf ya" ucap Lisa membentuk jari tangannya peace.

Jennie pun mendengus kesal.
Tapi dia lebih kesal dengan Jaehyun, gara-gara Jaehyun dia jadi terkena amuk Naeyon.

"Lis tolong beliin soda dong"

"Oh gitu jadi aku disuruh-suruh mentang-mentang kakinya sakit huh?!"

Walaupun Lisa berkata seperti itu dia langsung melenggang pergi untuk membelikan soda.

Jennie meluruskan kakinya, ternyata kakinya memerah.

SIALAN!

Memutuskan untuk memejamkan matanya sejenak, kenapa hari ini dia mengantuk ya?

Seharusnya dia menyuruh Lisa membelikan kopi bukan soda. Yasudahlah dia bisa mencuci mukanya.

"Nih Jen sodanya"

"Makasih Lisa"

Jennie pun menegak soda tersebut.

"Jen aku ke ruanganku dulu ya" ucap Lisa sambil melambaikan tangannya

Setelah Lisa benar-benar pergi dari ruangannya dia pun memutuskan melanjutkan pekerjaannya.

Selama bekerja Jennie sesekali merenggangkan badannya, menguap, dan sesekali meringis kesakitan karena kakinya yang ditendang Naeyon.

Jennie melirik jam tangannya ternyata jam kantor telah usai.

Tiba-tiba seseorang mengetuk pintu ruangan Jennie dengan kasar.

"Masuk"

Lisa pun masuk dengan tampang panik.

"Ada apa Lis? Kok--"

"Husshhh gausah banyak omong buruan ikut ada ribut-ribut nih" ucap Lisa memotong pembicaraan Jennie

"Tapi--"

"Halah gausah banyak tanya deh alu ga tau nih, tapi ributnya ga jauh dari sini"

Jennie hanya bisa mengumpat dalam hati melihat Lisa yang dari tadi memotong pembicaraannya terus.

Jennie pun mengambil tasnya ,dan sialnya Lisa menariknya dengan tergesa-gesa.

"Ayo Jen cepetan ributnya keburu selesai kan ngga seru kalau kita ga lihat. Bisa jalan ngga?" tanya Lisa.

"Bisa tapi pelan-pelan aja kakiku masih --"

"Iya -iya ayo buruan" ucapnya menarik tangan Jennie

Sialan! Lisa berjalan dengan cepat sambil menarik Jennie, mau tidak mau dia harus mengimbangi langkah Lisa agar tidak tersungkur dengan langkah yang terseok-seok.

Jennie ingin menangis dan memukul Lisa. Jangan lupakan untuk membuangnya juga.

Ternyata pertengkaran tersebut didepan ruang Nayeon.

Disana ada Nayeon dengan keadaan hidung merah serta maskara nya yang luntur.

Ya sudah dipastikan Nayeon habis menangis.

Wait

Disitu ada Jaehyun.

"Nayeon saya ulang sekali lagi,kita putus!" ucap Jaehyun.

"A-aku gamau Jaehyun!!" ucap Nayeon kekeh dengan pendiriannya.

"Apa ini gara-gara Bitch satu itu hah?!" tanya Nayeon menunjuk Jennie dengan meninggikan suaranya.

Jennie pun mengerjapkan mata nya. Kok dia dibawa-bawa sih padahal dia kan baru sampai.

Sesekali ia meringis karena tersenggol beberapa karyawan lainnya karena ingin melihat pertengkaran tersebut, maupun melihat Jaehyun.

"Nayeon!" ucap Jaehyun dengan tegas

"Apa hah?! Benerkan semua itu karena bitch itu??"

"Ini ngga ada hubungannya sama Jennie Yeon!" ucap Jaehyun tegas tetapi tetap tenang.

Naeyon pun tiba-tiba melangkah kearah Jennie lalu menampar Jennie dengan keras. Sampai-sampai wajah ia terhuyung.

Jennie pun memegang pipinya yang memerah lalu menatap nyalang Nayeon.

Sebelum Jennie membalas perbuatan Naeyon Jaehyun pun mengintrupsi mereka.

"NAYEON!" ucap Jaehyun membentak Nayeon lalu menariknya kebelakang agar menjauh dari Jennie.

Jaehyun pun sekilas melihat kearah Jennie sebelum melanjutkan omongannya.

"Saya mutusin kamu karena saya dari awal terpaksa dan ditambah sifat kamu yang tidak membuat saya nyaman" ucap Jaehyun tenang

Karyawan dan para penulis mulai berbisik-bisik.

Jennie dan Lisa mengerutkan keningnya.

Apa katanya karena terpaksa??

"T-tapi Jae--"

Belum selesai berbicara Nayeon pun ditinggalkan oleh Jaehyun.

Nayeon pun terisak karena kepergian Jaehyun.

Jennie jadi merasa sedikit iba kepada Nayeon. Ya sedikit! seperti sejumput remahan biskuit.

"Jen pulang yuk, daripada terkena amukan Nayeon lagi" ucap Lisa yang langsung disetujui oleh Jennie.


















-BERSAMBUNG-

Jangan lupa untuk tinggalkan jejak kalian dengan vote dan comment.

Semangat buat UAS nya ya(◍•ᴗ•◍)❤

Terimakasih sudah membaca cerita ini ✨

DREAM• JAEHYUNCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang