Seorang gadis terganggu oleh sinar matahari yang menerpa wajahnya.
Jennie lalu membuka gorden kamarnya lalu dia melihat jam dinding, ternyata sudah jam 6 pagi.
Jennie merenggang kan badannya supaya rileks,lalu ia segera menuju dapur untuk membuat breakfast.
Roti bakar.
Merupakan sarapan setiap pagi Jennie karena menurut Jennie sendiri dengan memakan roti saja sudah kenyang.
Berbeda denganku:)
Jennie mengoleskan selai strawberry diatasnya lalu memanggang menggunakan toaster oven.
Jennie menikmati roti bakar dengan susu tersebut sembari melihat ke arah jendela yang terbuka.
Melihat burung yang terbang. Serta ada satu-dua orang yang membawa peliharaan mereka untuk keliling di sekitar apartemen mereka.
Setelah Jennie selesai breakfast, Jennie segera mandi.
Setelah mandi Jennie pun segera mengambil tas serta kunci mobilnya. Sebelum keluar ia tak lupa untuk mengunci apartemennya.
Didalam mobil dia menghidupkan musik untuk memecah keheningan di mobilnya.
Saat lampu lalu lintas menunjukkan warna merah, Jennie melihat Nayeon dari kejauhan bergelayut manja di lengan seorang lelaki menuju ke dalam mall.
Jennie tidak melihat wajah dari laki-laki yang terlihat hanya punggung saja.
Sepertinya itu lelaki yang cukup tampan. Dengan punggung lebar, tinggi sekitar 180 an.
Mengapa laki-laki itu mau dengan Nayeon ya?
Jennie menggelengkan kepalanya, seharusnya dia tidak memikirkan urusan orang lain.
Setelah lampu lalu lintas berwarna hijau, Jennie pun segera melajukan mobilnya menuju ke kantor.
.....
Sesampainya dikantor Jennie buru-buru memasuki ruangan Lisa.
"Lisa"
Lisa yang mendengar suara Jennie pun segera menarik Jennie ke kantin.
Lalu Lisa pun memesan makanannya.
Jennie tau dari dulu memang Lisa kalau sarapan di kantor. Karena Lisa jika bangun jam 6.15 belum lagi dia yang malas untuk masak.
"Jennie kamu mau bicara apa?" tanya Lisa sambil menyeruput secangkir kopi panasnya
"Itu, aku sudah punya ide" ucap Jennie berbinar
"Idenya apa Jen?" tanya Lisa dengan semangat
"Aku mau nulis kisah hidupku" ucap Jennie lesu
Lisa yang mendengar hal tersebut sontak tersedak kopi yang dia minum.
Lisa pikir Jennie sudah gila, bagaimana tidak, setahu Lisa kisah asmara Jennie tidak semenarik itu. Ya bisa di bilang sangat memprihatikan.
Lalu apa yang ingin ditulis Jennie dalam cerita nya. Kehidupan dari bangun tidur hingga tidur lagi?
Jennie itu bukan seorang putri kerajaan yang kisah hidupnya menarik, seperti berkuda, acara minum teh, bahkan mengikuti acara pesta dansa, atau mengikuti kelas tata Krama.
Hidup Jennie itu tidak ada yang menarik menurut Lisa. Bisa dibilang kehidupan Jennie seperti orang lain pada umumnya.
Mungkin yang menarik bagi Lisa sendiri pun pencapaian Jennie dan sifat Jennie yang agak bar-bar.
Lisa melihat ke arah Jennie, sahabatnya kini sedang dalam keadaan yang bisa dibilang tidak baik-baik saja.
Walaupun matanya tidak bengkak atau tampilan yang acak-acakan seperti orang yang memiliki pikiran cukup berat. Tetapi Lisa tahu bahwa Jennie sebenarnya cukup tertekan dengan kondisi seperti ini.
Lisa pun menghembuskan nafasnya pelan.
"Jennie kamu yakin?" tanya Lisa
"Ntahlah" ucap Jennie sedikit lesu
Jennie mengerti mengapa Lisa menanyakan hal tersebut kepadanya.
Lisa pun berinisiatif memesankan Jennie jeruk hangat.
Makanan Lisa pun datang, Jennie pun menunggu Lisa breakfast sembari mengecek hp nya.
Yah walaupun sebenarnya tidak ada yang mengechat Jennie.
Setelah selesai makan, mereka pun kembali keruangan masing-masing.
Sedangkan diruangannya Jennie hanya mengetuk-ngetukkan bolpoin di mejanya.
Jennie pun bingung sendiri diruangannya ingin mengerjakan apa.
Jennie pun mendapatkan pesan chat dari Lisa, katanya semua penulis akan berkumpul.
Tapi harinya belum pasti dan Jennie sudah menebak apa yang besok dibahas dalam perkumpulan para penulis di kantornya ini.
Jennie pun memutuskan untuk ke supermarket membeli beberapa kebutuhannya, termasuk selai strawberry.
Jennie melangkahkan kakinya menuju ke parkiran mobilnya sesekali bersenandung kecil.
Walaupun dia sedang dilanda masalah, Jennie tak lupa untuk bahagia.
Sesampainya di supermarket Jennie pun mengambil trolinya.
Sebelum berbelanja Jennie pun berinisiatif untuk menanyakan sesuatu yang Lisa ingin titipkan kepada Jennie.
Lisa hanya menitipkan beberapa Snack dan soda kepada Jennie.
Saat ini troli Jennie sudah berat dengan kebutuhannya dan beberapa jajanan Lisa.
Hingga tak sengaja troli yang dia dorong ini menabrak troli lain.
"Maaf saya tidak sengaja" ucap Jennie canggung
"Iya gapapa" balas orang tersebut
Gila.
Orang yang dihadapan Jennie ini sangat tampan dan suaranya berat.Tetapi jika wajah dilihat-lihat orang ini seperti tidak asing.
Jennie pun buru-buru tersadar dari lamunannya.
Setelah berpamitan dengan sang pria tersebut, Jennie segera bergegas menuju kasir.
Disisi lain sang pria menyeringai melihat Jennie.
-BERSAMBUNG-
Tinggalkan jejak kalian dengan vote dan comment.
Aneh ga sih ceritanya guys?
Tapi makasih sudah mau membaca cerita ini😭
KAMU SEDANG MEMBACA
DREAM• JAEHYUN
Fanfic[Completed] Jennie merupakan salah seorang penulis yang sedang kekurangan ide untuk menciptakan sebuah cerita baru. Hingga pada malam harinya terlintas ide di dalam pikirannya untuk menulis kisah hidupnya. WARNING!! BANYAK TYPO BAHASA BERANTAKAN Tid...
