[Completed]
Jennie merupakan salah seorang penulis yang sedang kekurangan ide untuk menciptakan sebuah cerita baru. Hingga pada malam harinya terlintas ide di dalam pikirannya untuk menulis kisah hidupnya.
WARNING!!
BANYAK TYPO
BAHASA BERANTAKAN
Tid...
Setelah mengganti pakaiannya Jennie menghampiri Jaehyun.
"Ayo berangkat Jae!"
Jaehyun mengiyakan ajakan Jennie.
"Oh ya kaki kamu gimana Jen?"
" Sudah baikan sih" ucap Jennie sambil membuat gerakan menendang.
Jaehyun mengangguk.
"Jen?"
"Kenapa?".
"Saya gandeng ya?"
"Ngga u--"
Tiba-tiba Jaehyun langsung menggandeng tangan Jennie.
Lalu gunanya dia ijin kepada Jennie itu apa?
"Biar semua orang tau kalau kamu punya saya" ucap Jaehyun tersenyum manis, sangat manis.
Siapa saja yang melihat senyuman Jaehyun tersebut bisa terkena diabetes.
Jennie menanggapi ucapan Jaehyun dengar memutar bola matanya malas.
Enak saja Jaehyun mengklaim bahwa ia miliknya. Memangnya dia siapa?
Jaehyun menggandeng Jennie menuju ke mobilnya.
Setelah sampai di kedai es krim Jaehyun menggandeng kembali tangan Jennie dan tiba-tiba mengecupnya.
Apa tangan Jennie ga bau ramyeon?
Setelah mengecup tangannya, Jennie menarik tangannya dengan cepat.
"Jaehyun duluan dulu"
Jaehyun menurut dengan perkataan Jennie.
Setelah Jaehyun berjalan di depannya Jennie mengendus tangannya sendiri, untung saja tangannya ga bau ramyeon.
Jaehyun yang sempat melirik Jennie tertawa geli.
Menurut Jaehyun sendiri Jennie itu unik. Tapi dia ga bisa jelasin gimana uniknya Jennie.
Jennie menyusul Jaehyun,kembali mensejajarkan langkah mereka.
"Jen?"
"Iya?"
"Saya ngecup tangan kamu karena saya sayang sama kamu, bagi saya tangan kamu selalu wangi Jen"
Eumm Jennie merasa sedikit malu dengan perkataan Jaehyun.
"Iya Jae"
"Mau pesen apa Jae?" tawar Jennie ketika melihat buku menu
"Ada eskrim yang hambar ga?" tanya Jaehyun.
"Hah? Aku gatau, bukannya es krim itu identik dengan yang manis ya? Memangnya ada apa Jae?"
"Kamu sudah manis Jen, walaupun hambar kalau lihat kamu nanti jadi manis"
Tunggu dulu! Seharusnya kan Jennie yg berbicara seperti itu ya? Sedari tadi Jaehyun tersenyum kelewat manis sampai-sampai banyak perempuan yg terpana oleh Jaehyun.
"Ih! Beneran Jae! Kamu mau eskrim apa?"
"Vanilla aja deh"
"Okay"
"Saya pesan eskrim vanilla sama strawberry ya" ucap Jennie
"Baik, atas pesanan nona?"
"K--"
Belum selesai Jennie berbicara sudah terpotong oleh Jaehyun
"Nyonya Jung"
"B-baik tuan" ucap sang pelayan tersebut.
Toh siapa yang tidak tahu bahwa Jaehyun seorang pengusaha muda, sukses, dan berkharisma.
"Tuan dan nyonya Jung harap menunggu pesanan Anda" ucapnya dengan ramah, yah walaupun begitu memang matanya sedikit melirik ke arah Jaehyun.
"K-kamu kenapa bilang begitu? Margaku kan Kim Jae!" ucap Jennie sedikit kesal.
Yah walaupun begitu dia tak menampik bahwa hatinya sedikit berbunga-bunga.
"Kan saya bilang kamu akan jadi istri saya!"
"Kata siapa mau?"
"Lihat saja kalau kamu tidak mau. Saya akan melakukan hal apapun agar kamu terikat oleh saya" ucap Jaehyun bersmirk.
Kenapa Jennie sedikit ngeri dengan ucapan Jaehyun tersebut ya?
Setelah pesanan mereka datang, Jennie memakan eskrim nya dengan lahap, sesekali memejamkan matanya karena menikmati eskrim tersebut.