"Jen buka baju kamu"
"M-mau ng-ngapain?" tanya Jennie gugup
Jaehyun mengeluarkan smirknya. Lalu terkekeh.
"Sini saya balurin minyak kayu putih"
Jaehyun membaringkan Jennie secara paksa.
Membuka baju Jennie sedikit, lalu mengoleskan kayu putih, mengusapkannya dengan pelan.
"Gimana Jen? Sudah baikan?"
Jennie mengangguk. Dia sangat gugup sekali.
"Sudah Jae" ucap Jennie sambil membenarkan bajunya.
"Mau saya peluk?"
Jennie menggeleng tetapi Jaehyun yang pada dasarnya pemaksa tidur disebelah Jennie.
"Jen kamu saya peluk dari belakang aja ya, kalau dari depan takut khilaf"
"AAAAA" teriak Jennie karena terkejut dengan omongan Jaehyun
"Aduh aduh Jen, sakit iya maaf- maaf saya ga begitu lagi" ucap Jaehyun sambil mengelus-elus kepalanya.
"Jangan bicara gitu lagi Jae, saya jadi parno sama kamu" ucap Jennie cemberut.
"Iya saya ga ngomong gitu lagi deh, tapi ya kalau kelepasan ngomongnya maklumi ya, habisnya kamu gemesin sih" ucap Jaehyun sambil mencubit pipi Jennie.
Jennie memberikan sumpah serapah kepada Jaehyun.
Jaehyun mulai menarik dirinya untuk mendekat kepada Jennie.
Ketahuilah bahwa jantung Jennie pada keadaan tidak baik-baik saja saat ini. Sialan kenapa pipinya harus terasa panas sih, mana kaki Jennie menjadi dingin lagi.
Jaehyun memeluk Jennie menaruh salah satu kakinya diatas kaki Jennie.
Ia membenamkan kepalanya pada punggung, dia tersenyum. Rasanya dia ingin memeluk Jennie lebih erat, tapi dia tidak mau Jennie kehabisan nafas.
"Jen?"
"Hm"
"Sudah makan belum?"
"Sudah tadi"
Jaehyun mengangguk lalu semakin membenamkan kepalanya.
Jennie semakin sesak karena pelukan Jaehyun.
"Jen aku minta minum kamu ya?"
"Iya Jae ambil aja di kulkas"
"Saya tinggal agak lama ga Jen?"
Jennie menyeritkan dahinya. Bukan karena tidak mau ditinggal tetapi merasa aneh saja, karena daritadi yang nempel terus kepadanya kan Jaehyun.
"Kenapa memangnya?"
"Mau menenangkan diri, kalau saya deket kamu terus saya benar-benar takut khilaf"
Jennie yg mendengar pernyataan Jaehyun bergidik ngeri.
Apa semua laki-laki seperti itu?
Jennie mengangguk cepat.
"Saya gajadi lama-lama deh, takut kangen kamu. Saya ambil minum dulu saja"
Jaehyun melangkahkan kakinya dengan cepat membuka kulkas dan mengambil soda.
Sialan! Jennie kan belum mandi
Ketika Jaehyun memasuki kamar nya dia langsung duduk di samping Jennie.
"Jaehyun kamu keluar dulu ya?"
"Kenapa? Kamu gasuka saya disini?" ucap Jaehyun cemberut.
Sialan! Kenapa menggemaskan sekali sihh Jennie kan jadi ingin---
Sudahlah lupakan.
"Aku mau mandi"
"Mau saya antar?"
"Yang sakit kan perut aku bukan kaki aku"
Jaehyun mengangguk.
"Tapi kan perut kamu nyeri Jen? Atau jangan-jangan kamu ga sakit ya?"
Jennie dibuat gelagapan oleh Jaehyun.
"Sakit kok"
"Yaudah anterin ke kamar mandi" ucap Jennie pasrah.
Senyum Jaehyun pun merekah, senang sekali dia mengerjai Jennie.
Jaehyun menuntun Jennie ke kamar mandinya.
"Sudah Jae, kenapa masih disini"
"Saya kira mau ditemenin"
Sebelum terkena amukan Jennie Jaehyun buru-buru keluar dari kamar mandi.
Padahal mana berani Jennie memarahi Jaehyun.
Sekitar setengah jam Jaehyun masuk kembali dan ternyata Jennie sudah di tempat tidurnya.
Jaehyun bergabung dengan Jennie memeluknya dari belakang.
Jennie yg merasakan pergerakan seseorang menengoknya.
"Ayo Jen kita tidur"
"Hmm"
Memang dasarnya sedari tadi dia mengatuk Jennie pun mengiyakan saja perkataan Jaehyun.
☀️☀️☀️☀️☀️
Sudah tak terasa hari sudah siang Jennie pun terbangun dari tidurnya.
Melirik jam dinding, lalu melihat tangan Jaehyun yang ada di perutnya.
Jennie turun dari ranjangnya. Jaehyun yg merasakan pergerakan di ranjang Jennie memutuskan untuk membuka matanya.
"Eh Jen kamu sudah bangun?" tanya Jaehyun sambil mengucek matanya.
"Iya, maaf ya jadi kebangun"
"Ngga kok, kamu mau ngapain?"
"Mau masak, ini sudah siang Jae. Memangnya kamu ga lapar?" tanya Jennie
Jaehyun mengangguk
"Saya mau makan pipi kamu aja Jen"
-BERSAMBUNG-
Tinggalkan jejak kalian dengan vote dan comment ya
Kalian ga bosen sama ff ini kan?
😭
Jangan lupa nonton MV terbaru NCT "RESONANCE (gua lupa bilang kemarin)
Pada ganteng-ganteng woy😭
Dan terimakasih sudah membaca cerita ini 🙂🙂
KAMU SEDANG MEMBACA
DREAM• JAEHYUN
Fanfic[Completed] Jennie merupakan salah seorang penulis yang sedang kekurangan ide untuk menciptakan sebuah cerita baru. Hingga pada malam harinya terlintas ide di dalam pikirannya untuk menulis kisah hidupnya. WARNING!! BANYAK TYPO BAHASA BERANTAKAN Tid...
